Pengaruh Penggunaan Pakan Komersial dan Konvensional terhadap Konsumsi Pakan, Bobot Telur, Konversi Pakan, dan Warna Kuning Telur Ayam Arab Fase Layer

Darmawan, Dwi Aji (2019) Pengaruh Penggunaan Pakan Komersial dan Konvensional terhadap Konsumsi Pakan, Bobot Telur, Konversi Pakan, dan Warna Kuning Telur Ayam Arab Fase Layer. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Ayam Arab memiliki prospek pasar yang baik untuk dikembangkan di Indonesia karena produksi telurnya relatif tinggi hampir menyerupai produktivitas ayam ras petelur yaitu sekitar 190–250 butir/tahun dengan karakteristik telur yang menyerupai telur ayam lokal dengan bobot telur sekitar 30 – 35 g dan hampir tidak memiliki sifat mengeram sehingga waktu bertelur menjadi lebih panjang. Pakan mempunyai proporsi terbesar dalam usaha peternakan yakni sekitar 60 – 70% dari biaya produksi. Pakan berfungsi untuk hidup pokok, kesehatan, produksi, reproduksi, dan kualitas produksi. Sementara itu, pakan komersial untuk ayam arab jarang ditemukan di pasaran. Permasalahan dalam pengembangan ayam arab, antara lain: belum adanya standar formula pakan ayam Arab yang baku dan harga pakan yang selalu naik serta tidak diimbangi dengan kenaikan harga telur sehingga peternak ayam arab mengalami kerugian. Pemanfaatan limbah kulit ari kelapa sebagai bahan pakan merupakan alternatif untuk solusi permasalahan pengembangan ayam Arab. Kulit ari kelapa merupakan salah satu hasil samping pasar yang mampu menyuplai energi yang tinggi dalam pemenuhan kebutuhan hidup pokok dan produksi ayam arab. Penggunaan kulit ari kelapa sebagai bahan pakan pada ayam Arab, diharapkan dapat mengurangi biaya pakan, meningkatkan produktivitas dan kualitas telur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan pakan komersial dan konvensional terhadap konsumsi pakan, bobot telur, konversi pakan dan warna kuning telur ayam Arab fase layer. Hasil penelitian diharapkan mampu menjadi pertimbangan dalam menentukan pakan mana yang paling efektif dan efisien untuk meningkatkan kualitas telur ayam Arab. Penelitian ini dilaksanakan di peternakan ayam arab di Jl. Kendalsari gang V, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang selama 31 hari mulai tanggal 24 November 2018 sampai 24 Desember 2018. Analisis laboratorium kandungan zat pakan dilakukan di Laboratorium Tanah Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang; Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya, Malang; dan Laboratorium Nutrisi Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah, Malang. Materi Penelitian terdiri dari 60 ekor ayam Arab Silver (umur 11 bulan), pakan komersial yang diproduksi oleh PT. Japfa Comfeed Indonesia, Tbk, pakan konvensional dengan menggunakan kulit ari kelapa, dan didukung kandang serta perlengkapannya. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji t (t-test) tidak berpasangan (Independent Sample T test). Hasil analisis statistik menunjukan bahwa pengaruh penggunaan pakan komersial dan pakan konvensional memberikan perbedaan pengaruh yang berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi pakan, konversi pakan, dan warna kuning telur dan memberikan perbedaan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap bobot telur. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: nilai konsumsi pakan dari P1 dan P2 secara berturut-turut adalah 2516,40 ± 69,92 g dan 2198,50 ± 112,11 g. Bobot telur dari P1 dan P2 secara berturut-turut adalah 44,81 ± 2,42 g dan 44,80 ± 2,18 g. Konversi pakan dari P1 dan P2 secara berturut-turut adalah 1,88 ± 0,12 dan 1,64 ± 0,12. Warna kuning telur dari P1 dan P2 secara berturut-turut adalah 9,17 ± 1,26 dan 13,40 ± 0,81. Kesimpulan hasil penelitian adalah penggunaan pakan konvensional pada ayam Arab fase layer memberikan hasil lebih baik terhadap konversi pakan dan warna kuning telur. Memberikan hasil lebih rendah terhadap konsumsi pakan. Memberikan hasil yang sama terhadap bobot telur. Dengan kata lain pakan buatan sendiri dengan kulit ari kelapa memberikan hasil yang lebih baik daripada pakan komersial.

English Abstract

The purpose of this research was to observe effect of using commercial feed and conventional feed on feed consumption, egg weight, FCR and yolk color of arabic laying hen. The material used were 60 silver arabic laying hen (11 month of age) and randomly alocated to 2 dietery treatments with 30 replications. Dietery treatments, were: commercial feed (P1) and conventional feed (P2). The variables observed were feed consumption, egg weight, FCR and yolk color. Data were analyzed using analysis of variance with Paired-Sample t Test. The result showed that the feed consumption P1 were (2516.0 ± 69.92 g) and P2 (2198.50 ± 112.11 g). Egg weight P1 were (44.81 ± 2.42 g) and P2 (44.80 ± 2.18 g). FCR at P1 were (1.88 ± 0.12) and P2 (1.64 ± 0.12). Weight of yolk at P1 were (15.45 ± 1.30 g) and P2 (15.40 ± 1.73 g). Yolk color at P1 were (9.17 ± 1.26) and P2 (13.40 ± 0.81). The result of this research showed that effect of using commercial feed and conventional feed give a significant influence (P<0,01) on feed consumption, FCR and yolk color and not significantly (P>0,05) affected on egg weight. Research concluded conventional feed give results better on FCR and yolk color. Give the same results on egg weight. Lower yields on feed consumption. In other words, conventional feed using thin brown layer of coconut sead coat provides better results than feed commercial.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FAPET/2019/576/051910349
Uncontrolled Keywords: Commercial feed , conventional feed, arabic laying hen
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.5 Chickens and other kinds of domestic birds > 636.508 5 Chickens and other kinds of domestic birds (Feeds and applied nutrition)
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 04 Sep 2020 06:19
Last Modified: 04 Sep 2020 06:20
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/175730
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item