Strategi Pemerintah Daerah dalam Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) Melalui Pendekatan Gaya Kepemimpinan Demokratik(studi pada Pemerintah Kota Bandung)

Simarmata, Tagam May Fola (2018) Strategi Pemerintah Daerah dalam Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) Melalui Pendekatan Gaya Kepemimpinan Demokratik(studi pada Pemerintah Kota Bandung). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Pedagang Kaki Lima (PKL) merupakan salah satu pelaku ekonomi sektor informal yang memiliki potensi terpendam bagi Pemerintah Kota yang apabila dikelola dengan baik dapat menjadi sumber pemasukan bagi Pemerintah dan masyarakat setempat. Namun banyak di kota-kota besar yang tidak melihat potensi tersebut dan menganggap PKL sebagai faktor yang sangat mengganggu dan harus di musnahkan. Sehingga banyak Pemerintah Kota berusaha untuk melakukan penataan dan penertiban PKL dengan cara agresif dan tidak memperhatikan kesejahteraan dan keselamatan para PKL. Dari fenomena tersebut Pemerintah Kota Bandung berusaha melakukan penataan PKL dengan melakukan pendekatan kepemimpinan demokratik. Dimana setiap tindakan dan keputusan yang diambil terkait Penataan PKL di dasarkan pada kepentingan dan kebutuhan para PKL itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisa bagaimana penataan PKL yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung dengan menggunakan pendekatan gaya kepemimpinan demokratik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian ini antara lain (1) strategi Pemerintah Daerah Kota Bandung dalam penatan PKL di Kota Bandung melalui gaya kepemimpinan demokratik.(2) faktor pendukung dan penghambat dalam proses penataan PKL di Kota Bandung. Berdasarkan hasil penelitian dapat diperoleh bahwa Strategi Pemerintah Kota Bandung dalam melakukan penataan PKL sudah cukup baik yaitu dengan membentuk Satgasus PKL yang merupakan satuan tugas khusus yang dibentuk dari beberapa SKPD yang memepunyai tugas untuk membantu Walikota Bandung dalam penataan dan pembinaan PKL yang meliputi perencanaan, penataan, pembinaan, dan pengawasan. Gaya kepemimpinan yang dilakukan oleh Walikota Bandung dalam pelaksanaan strategi penataan PKL di Kota Bandung mencerminkan gaya kepemimpinan demokratik dengan proses pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan keputusan bersama dan mengikutsertakan partisipasi bawahan maupun PKL itu sendiri, proses komunikasi yang dilakukan sudah cukup efektif yang menjangkau semua pihak dengan cara persuasif, adanya pengawasan baik secara langsung dan tidak langsung, serta adanya pemberian motivasi dengan menetapkan tujuan akhir yang memuaskan serta pemberian janji yang konsisten terhadap para PKL.

English Abstract

Street Traders (PKL) is one of the informal sector of the economy that has the hidden potential for the City Government which, if managed properly can be a source of income for the local income, can increase people's income growth, and can become a tourism potential. But many in big cities do not see that potential and regard PKL as a very disturbing factor and should be destroyed. So that many City Government trying to do structuring and controlling street vendors in an aggressive way and do not pay attention to welfare and safety of street vendors. From the phenomenon of Bandung City Government trying to do structuring street vendors by doing approach of democratic leadership. Where every action and decision taken related to the arrangement of street vendors is based on the interests and needs of the street vendors themselves. This study aims to find, describe, and analyze how the arrangement of street vendors made by the Government of Bandung by using the approach of democratic leadership style. This research uses qualitative research type using descriptive method. Data collection used through observation, interviews, and documentation. The research sites are in Spatial Planning, Satpol PP, Small and Medium Enterprises Cooperative Office, and some street vendors. The focus of this research are: (1) the stategy of bandung city Government in the street vendors in the city og Bandug through the style of democratic leadership. (2) supporting and inhibiting factors in the process of arranging street vendors in the city of Bandung. Based on the research results can be obtained that Strategy of Bandung City Government in doing the arrangement of street vendors is good enough that by forming Satgasus PKL which is a special task force formed from some SKPD memepunyai task to help the Mayor of Bandung in structuring and fostering street vendors including planning , structuring, coaching, and supervision. Leadership style conducted by Mayor of Bandung in implementing strategy of arrangement of street vendors in Bandung reflects democratic leadership style with decisionmaking process done based on mutual decisions and involving participation of subordinates and street vendors themselves, communication process done is effective enough that reach all parties in the arrangement of street vendors in a persuasive way, the supervision of both directly and indirectly, and the provision of motivation by setting a satisfactory end goal and consistent appointment to the street vendors.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIA/2018/544/051807738
Uncontrolled Keywords: strategi, penataan PKL, gaya kepemimpinan demokratik strategy, structuring street vendors, democratic leadership style
Subjects: 300 Social sciences > 381 Commerce (Trade) > 381.1 Marketing channels > 381.18 Outdoor and streat markets
Divisions: Fakultas Ilmu Administrasi > Ilmu Administrasi Publik / Negara
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 30 Apr 2019 03:26
Last Modified: 16 Oct 2021 05:33
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/165749
[thumbnail of Tagam May Fola Simarmata.pdf]
Preview
Text
Tagam May Fola Simarmata.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item