Simbolon, Rosiana (2014) Hubungan Asupan Energi dan Protein dengan Kejadian Menarche pada Remaja Putri (studi kasus di 4 Kecamatan Kabupaten Malang). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.
Abstract
Faktor gizi termasuk faktor utama dalam percepatan atau terlambatnya usia menarche . Usia untuk mencapai fase terjadinya menarche dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain faktor gizi, suku, genetik, sosial, ekonomi, aktivitas fisik. Peneliti tertarik untuk meneliti dari faktor gizi yaitu asupan energi dan protein karena merupakan salah satu faktor yang meningkatkan persentasi lemak tubuh yang mana persentasi lemak tubuh yang berkolerasi positif dengan kematangan seksual. Penelitian ini bertujuan membuktikan adanya hubungan asupan energi dan protein dengan kejadian menarche pada remaja putri. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik observasional dengan pendekatan crossectional. Subjek (n = 99 remaja putri) dipilih dengan cara purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata usia menarche yaitu 11 – 12 tahun. Uji statistik Independent t-Test menunjukkan tidak ada hubungan antara asupan energi dan protein dengan kejadian menarche . Asupan energi ( p = 0,91 ) dan asupan protein (p= 0,20 ). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara asupan energi dan protein dengan kejadian menarche pada remaja putri. Diharapkan kepada pihak sekolah menjalin kerjasama dengan ahli gizi untuk memberikan penyuluhan gizi pada anak-anak SMP mengenai pola makan yang seimbang, atau pihak sekolah perlu mendirikan kantin sehat di sekolah .
English Abstract
Nutritional factors included major factor in accelerating or delayed of the age menarche. Age to achieve the phase menarche influenced by many factors among others: nutritional factors, ethnicity, genetic, social, economic, physical activity. Researchist interested in studying nutritional factors, namely energy and protein’s intake because it is one factor that increases the body fat percentage. Body fat percentage which is positively associated with sexual maturity. This study aims to prove the association of energy and protein’s intake with menarche in adolescent girls. The study design is a descriptive observational analytic with cross-sectional approach. Subjects ( n = 99 girls ) selected by purposive sampling is based on inclusion. The results of this study showed that the average age of menarche is 11-12 years. Statistical test Independent t –Test showed no association between energy and protein’s intake with menarche. Energy intake (p=0.91) and protein intake (p=0.200). Conclusion of this study is no association between energy and protein’s intake with menarche in adolescents girl. The school is expected to establish cooperation with a nutritionists at the the junior high school children about a balanced diet, or the school needs to establish a healthy school canteen .
Item Type: | Thesis (Sarjana) |
---|---|
Identification Number: | SKR/FK/2014/56/051401019 |
Subjects: | 600 Technology (Applied sciences) > 613 Personal health and safety > 613.2 Dietetics |
Divisions: | Fakultas Kedokteran > Ilmu Gizi |
Depositing User: | Endang Susworini |
Date Deposited: | 14 Feb 2014 16:06 |
Last Modified: | 22 Oct 2021 02:45 |
URI: | http://repository.ub.ac.id/id/eprint/124566 |
Preview |
Text
9._BAB_7.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text
10._Daftar_Pustaka.pdf Download (2MB) | Preview |
Preview |
Text
1._Cover_+_Daftar_Isi.pdf Download (2MB) | Preview |
Preview |
Text
3._BAB_1.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text
2._Abstrak_Indonesia_+_Inggris.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text
11._Lampiran.pdf Download (2MB) | Preview |
Preview |
Text
8._BAB_6.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text
5._BAB_3.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text
4._BAB_2.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text
7._BAB_5.pdf Download (2MB) | Preview |
Preview |
Text
6._BAB_4.pdf Download (2MB) | Preview |
Actions (login required)
![]() |
View Item |