Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Efikasi Diri Keluarga Dalam Merawat Anggota Keluarga Dengan Skizofrenia Di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang Malang.

Yulidaningsih, Elok (2018) Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Efikasi Diri Keluarga Dalam Merawat Anggota Keluarga Dengan Skizofrenia Di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang Malang. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Schizophrenia merupakan suatu sindrom gangguan jiwa yang ditandai dengan penurunan atau ketidakmampuan berkomunikasi, gangguan realita (halusinasi dan waham), afek yang tidak wajar atau tumpul, gangguan kognitif (tidak mampu berfikir abstrak) dan mengalami kesukaran aktifitas sehari-hari. Hal ini dapat menghambat mereka untuk menjalani kehidupan, oleh karena itu pasien dengan schizophrenia memerlukan bantuan dari pihak lain untuk tetap bertahan hidup, atau bergantung pada bantuan orang lain yaitu keluarga yang merupakan orang terdekat dengan pasien. Perawatan yang baik dapat diberikan kepada anggota keluarga yang menderita skizofrenia bila keluarga mempunyai efikasi diri yang tinggi dalam memberikan perawatan kepada pasien. Efikasi diri yang tinggi dibutuhkan agar keluarga berupaya lebih keras dan gigih dalam menghadapi kesulitan, sehingga proses perawatan dapat dilakukan lebih optimal. Efikasi diri merupakan keyakinan seseorang terhadap kemampuan mengerjakan tugas dan bukan hanya semata-mata mengetahui apa yang dikerjakan. Orang yang memiliki efikasi diri yang tinggi berusaha atau mencoba lebih keras dalam menghadapi tantangan, sebaliknya orang yang memiliki efikasi diri yang rendah tidak mampu untuk bekerja dalam situasi yang sulit. Efikasi diri yang tinggi dibutuhkan agar keluarga berupaya lebih keras dan gigih dalam menghadapi kesulitan, sehingga proses perawatan dapat dilakukan lebih optimal. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi efikasi diri keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan skiozfrenia yaitu meliputi pengalaman merawat, dukungan sosial, kecerdasan emosi, stigma diri, dan pengetahuan. Penelitian ini adalah adalah penelitian analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional study terhadap 100 responden keluarga yang mendampingi anggota keluarga yang sedang melakukan kunjungan rawat jalan di poli rawat jalan kesehatan jiwa RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang Malang. Pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling, dengan instrumen yang digunakan kuesioner Experience Caregiver Inventory, kuesioner multidimensional scale of perceived social support (MPSS), kuesioner Emotional Intellegence , kuesioner pengembangan item stigma dari Schedule for clinical Assement in neuro psychiatry (SI dari SCAN), kuesioner Knowledge Questionnaireon Home Care 36 Schizophrenics , dan kuesioner Bandura Efikasi diri. Analisis uji menggunakan uji spearman dan regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji statistik spearman’s rho menunjukkan kelima variabel independen (pengalaman merawat, dukungan sosial, kecerdasan emosi, stigma diri, dan pengetahuan) memiliki p value < 0,05 yang menunjukkan bahwa korelasi antara pengalaman, dukungan sosial, kecerdasan emosi, stigma diri, dan pengetahuan dengan efikasi diri adalah signifikan. Sedangkan hasil uji regresi logistik ganda menunjukkan bahwa pengetahuan merupakan faktor yang memiliki hubungan paling dominan dengan efikasi diri keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan skizofrenia di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor pengetahuan berkontribusi terhadap efikasi diri keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan skizofrenia di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang sebagai faktor dominan.Semakin baik pengetahuan yang dimiliki oleh keluarga, maka akan berpeluang 8 kali memiliki efikasi diri yang tinggi, dibandingkan dengan keluarga yang memiliki pengetahuan kurang. Hal ini dimungkinkan karena pengetahuan dipengaruhi oleh beberapa faktor yang yang meliputi usia, pendidikan, pengalaman, dan informasi yang telah didapat oleh keluarga. Dimana faktor –faktor tersebut berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan nilai yang tinggi, sehingga mampu mempengaruhi pengetahuan dari keluarga menjadi lebih baik.Perlu sebuah penelitian lebih lanjut tentang analisis faktor yang berhubungan dengan pengetahuan perawatan keluarga tentang perawatan skizofrenia sebagai landasan dalam memberikan perawatan kepada keluarga dengan anggota keluarga yang menderita skizofrenia.

English Abstract

Schizophrenia is a mental disorder syndrome characterized by a decrease or inability to communicate, reality disorders (hallucinations and delusions), unnatural or blunt affect, cognitive impairment (unable to think abstractly) and experience difficulties in daily activities. This can prevent them from living a life, therefore patients with schizophrenia need help from other parties to survive, or depend on the help of others, namely the family who is the closest person to the patient. Good care can be given to family members who suffer from schizophrenia if the family has high self-efficacy in providing care to patients. High self-efficacy is needed so that families strive harder and harder in facing difficulties, so that the treatment process can be carried out more optimally. Self-efficacy is a person's belief in the ability to do a task and not just knowing what is done. People who have high self-efficacy try or try harder in the face of challenges, whereas people who have low self-efficacy will reduce their efforts to work in difficult situations. High self-efficacy is needed so that families strive harder and harder in facing difficulties, so that the treatment process can be carried out more optimally. Some factors that can affect family self-efficacy in caring for family members with schiozfrenia include experience, social support, emotional intelligence, self-stigma, and knowledge. This research is a correlative analytic study with a cross sectional study approach on 100 families who accompanied family members who were conducting outpatient visits in the outpatient psychiatric health department of Dr. RSJ. Radjiman Wediodiningrat Lawang Malang. Data collection used purposive sampling method, with instruments used in the Experience Caregiver Inventory questionnaire, multidimensional questionnaire scale of perceived social support (MPSS), Emotional Intellegence questionnaire, stigma item development questionnaire from Schedule for clinical Assurance in neuro psychiatry (SCAN), questionnaire Knowledge Questionnaireon Home Care 36 Schizophrenics, and Bandura Self-efficacy questionnaire. Test analysis using spearman test and multiple logistic regression. The results showed that the results of the Spearman ho rho statistical test showed the five independent variables (experience, social support, emotional intelligence, self-stigma, and knowledge) had p value <0.05 which showed that the correlation between experience, social support, emotional intelligence, self-stigma , and knowledge with self-efficacy is significant. While the results of multiple logistic regression tests show that knowledge is a factor that has the most dominant relationship with family self-efficacy in caring for family members with schizophrenia in Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. The conclusion of this study is that knowledge factors contribute to family self-efficacy in caring for family members with schizophrenia in Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang as the dominant factor. Good knowledge will have the opportunity to increase 8 times the family's self-efficacy, compared to families who have less knowledge. This is possible because knowledge is influenced by several factors which include age, education, experience, and information that has been obtained by the family. Where these factors are based on the results of this study obtained high scores, so that they can influence the knowledge of the family for the better. More research is needed on the analysis of factors related to family care knowledge about schizophrenia care as a basis for providing care to families with family members suffering from schizophrenia.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/616.898/YUL/a/2018/041809783
Uncontrolled Keywords: SCHIZOPHRENIA, SCHIZOPHRENIA--FAMILY RELATIONSHIPS, SCHIZOPHRENIA--TREATMENT
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 616 Diseases > 616.8 Diseases of nervous system and mental disorders > 616.89 Mental disorders > 616.898 Schizophrenia
Divisions: S2/S3 > Magister Keperawatan, Fakultas Kedokteran
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 17 Dec 2019 07:31
Last Modified: 21 Oct 2021 02:14
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/177066
[thumbnail of Elok Yulidaningsih (2).pdf]
Preview
Text
Elok Yulidaningsih (2).pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item