Pengembangan Potensi Desa Tulungrejo Sebagai Agrowisata.

Darmawan, DanangRizky (2011) Pengembangan Potensi Desa Tulungrejo Sebagai Agrowisata. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Setiap daerah memiliki potensi / SDA yang berbeda-beda dan pada umumnya kawasan pedesaan bergerak pada sektor pertanian. Konsep pengembangan saat ini maka diharapkan mengacu / sesuai dengan kebijakan endogenous development yaitu menggunakan potensi SDM lokal, kelembagaan dan sumber daya fisik setempat. Salah satu pengembangan sektor pertanian melalui agrowisata. dimana mampu menciptakan multiplier effect dan keterkaitan lintas sektoral, maksudnya dalam hal penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan dan meningkatkan kegiatan ekonomi sektor-sektor lain. Pengembangan potensi Desa Tulungrejo sebagai Agrowisata merupakan wujud penerapan visi Kota Batu yaitu Kota Pariwisata dan Agropolitan bertujuan peningkatan perekonomian lokal serta keberlanjutan sektor pertanian. Metode analisis yang digunakan yaitu Analisis Deskriptif karakteristik wilayah studi, persepsi masyarakat terkait dampak pengembangan, kelembagaan, dan analisis supply (daya tarik wisata dan kelengkapan sarana prasarana). Analisis evaluatif yaitu analisis faktor dimana penentuan variabel didasarkan pada perumusan masalah serta pertimbangan pustaka (Kriteria Pengembangan Agrowisata dan Komponen Pengembangan Ekonomi Lokal). Selain itu, menggunakan analisis kemampuan dan kesesuaian lahan berdasarkan Permen PU No.20/PRT/M/2007. Analisis development menggunakan analisis SWOT dan kuadran IFAS/EFAS yang bertujuan untuk menentukan strategi dan arahan pengembangan. Desa Tulungrejo memiliki luas wilayah 807,019 Ha dengan penggunaan lahan terbesar budidaya apel. Komoditi yang dimiliki sangat beragam dan karakteristik fisik dasar sangat mendukung untuk berbagai jenis kegiatan pertanian. Karakteristik Sub Sistem Pertanian yaitu komoditas apel terbesar di Dusun Junggo dengan beraneka ragam varietas apel, pertanian sayuran terbesar di Dusun Wonorejo, tanaman hias di Dusun Wonorejo dan dikelola pihak swasta, budidaya jamur paling banyak di Dusun Junggo, sapi perah hanya skala kecil dikembangkan pada pekarangan rumah dan banyak dikembangkan di Dusun Wonorejo serta kelinci potong dan hias banyak dibudidayakan di Dusun Kekep dan Gondang. Petani mulai beralih dengan menggunakan bahan organik untuk memenuhi parameter sebagai lokasi agrowisata, beberapa dilakukan tumpangsari serta ada yang dikembangkan pada area hutan produksi. Permasalahan yaitu masih banyak penggunaan lahan tegalan di kemiringan 25-40% yang tidak disertai metode konservasi yang benar sehingga rawan longsor, produk olahan kurang beragam dan potensi pertanian sayuran belum dikembangkan sebagai atraksi wisata serta belum dilakukan pengolahan limbah ternak maupun sisa agroindustri rumah tangga. Mayoritas penduduk bekerja di sektor pertanian dan ketersediaan tenaga kerja usia produktif melimpah, namun untuk kualitas tenaga kerja masih rendah. Manajemen Agrowisata (Desa Wisata dan Kelompok Makmur Abadi) baru menjalin kerjasama kemitraan dengan Ingu Laut Florist dalam hubungan daya tarik wisata maupun pemanfaatan fasilitas sedangkan pada objek wisata lainnya belum terjalin kemitraan namun manajemen telah memanfaatkan fasilitas kepariwisataan pada Kawasan Selekta seperti Shuttle Bus dan pasar Agrobisnis. Kondisi agrowisata belum berkembang dibandingkan objek wisata lainnya yang berada di dalam Desa Tulungrejo, baik dari atraksi wisata, produk olahan kurang beragam, fasilitas kepariwisataan kurang memadai, manajemen belum berjalan optimal serta adanya kondisi penurunan kemampuan lahan maupun perubahan iklim. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan agrowisata diperoleh 4 faktor dimana faktor yang memiliki pengaruh paling besar yaitu Daya Tarik Wisata dan Integrasi Objek Wisata. Posisi kuadran SWOT berada di kuadran I Ruang B dengan Stable Growth Strategy , yaitu strategi pertumbuhan stabil dan pengembangan dilakukan secara bertahap dan target disesuaikan dengan kondisi. Strategi pertumbuhan stabil dimaksudkan mengintegrasikan wisata alam, pertanian dan pendidikan dengan memperhatikan keberlanjutan komoditas / sesuai dengan kemampuan lahan. Sedangkan, pengembangan bertahap dapat mengacu pada hasil analisis faktor yaitu melihat besarnya pengaruh terhadap pengembangan agrowisata Desa Tulungrejo. Arahan pengembangan potensi Desa Tulungrejo melalui Konsep Agrowisata Ruang Terbuka Alami yaitu pengembangan kegiatan pariwisata pada lahan pertanian dimana kegiatan utama masyarakat tetap sektor pertanian. Dalam penerapan atraksi wisata maupun penempatan fasilitas harus memperhatikan keberlanjutan komoditas / tidak mengganggu aktivitas pertanian Pembagian Zona Agrowisata diawali dengan mengidentifikasi potensi persebaran komoditas tiap dusun serta melihat kemampuan dan kesesuaian lahan serta parameter dari manajemen untuk kriteria lokasi destinasi wisata dan penentuan batas menggunakan batas fisik jalan, sungai, TGL, dan administratif. Pembagian Zona meliputi Special Areas (area konservasi meliputi sempadan sungai, mata air, kawasan rawan bencana serta kelerengan > 40%), Wilderness Recreation Areas (Zona O Dusun Wonorejo, hutan produksi sebagai lokasi trekking), Natural Environment Areas (Zona N, Coban Talun / Wisata alam), General Outdoor Recreation Areas

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2011/660/051200521
Subjects: 300 Social sciences > 307 Communities > 307.1 Planning and development > 307.121 6 City planning
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Perencanaa Wilayah dan Kota
Depositing User: Endang Susworini
Date Deposited: 10 Aug 2012 10:36
Last Modified: 21 Oct 2021 02:17
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/141158
[thumbnail of BAB_I.pdf]
Preview
Text
BAB_I.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of BAB_II.pdf]
Preview
Text
BAB_II.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB_IV.pdf]
Preview
Text
BAB_IV.pdf

Download (11MB) | Preview
[thumbnail of COVER.pdf]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB_V.pdf]
Preview
Text
BAB_V.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB_III.pdf]
Preview
Text
BAB_III.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Daftar_Isi,_Ringkasan,_Kata_Pengantar.pdf]
Preview
Text
Daftar_Isi,_Ringkasan,_Kata_Pengantar.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Daftar_Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar_Pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Lampiran_A-1_KUISIONER_MASYARAKAT.pdf]
Preview
Text
Lampiran_A-1_KUISIONER_MASYARAKAT.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Lampiran_A-4_KUISIONER_MASYARAKAT_TERLIBAT_PARIWISATA.pdf]
Preview
Text
Lampiran_A-4_KUISIONER_MASYARAKAT_TERLIBAT_PARIWISATA.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Lampiran_A-7_KUISIONER_FAKTOR-FAKTOR.pdf]
Preview
Text
Lampiran_A-7_KUISIONER_FAKTOR-FAKTOR.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of Lampiran_B_Hasil_Faktor.pdf]
Preview
Text
Lampiran_B_Hasil_Faktor.pdf

Download (1MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item