BKG

Riski, RachmatReza (2013) Pengaruh Tegangan dan Kuat Arus Listrik Ketebalan Lapisan Oksida dan Kekasaran Permukaan Aluminium 6061 Hasil hard anodizing. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Penggunaan logam aluminium pada massa sekarang sangat banyak, baik dalam industry dan kehidupan sehari-hari. Hal ini disebabkan karena aluminium memiliki beberapa keunggulan diantaranya adalah ringan, mempunyai ketahanan korosi dan hantaran listrik yang baik, serta daya ikat yang tinggi dengan oksigen. Pada udara terbuka yang kering, aluminium akan membungkus dirinya sendiri dengan suatu lapisan oksida. Namun, hal itu dapat terjadi dengan membutuhkan waktu yang lama. Maka, perlu dilakukan satu cara untuk memperbaiki sifat dari alumunium itu sendiri. Salah satunya adalah dengan proses anodizing. Salah satu tipe anodizing yang biasa digunakan untuk meningkatkan kualitas permukaan adalah hard anodizing. Tujuan dari hard anodizing adalah untuk membentuk suatu lapisan oksida yang bersifat melindungi permukaan aluminium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu perendaman dan tegangan listrik terhadap kekasaran aluminium 6061 hasil hard anodizing Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh tegangan dan kuat arus terhadap ketebalan lapisan oksida dan kekasaran permukaan aluminium 6061 hasil hard anodizing. Pada penelitian ini metode yang di gunakan merupakan metode eksperimental, variabel bebas yang digunakan pada penelitian ini adalah tegangan listrik dengan variasi tegangan 15 , 20 , 25 dan 30 Volt, dan kuat arus dengan variasi 0.5, 0.75 dan 1 Ampere, sedangkan variable terkontrolnya adalah waktu proses hard anodizing selama 60 menit, konsentrasi larutan elektrolit 2 mol, jarak elektroda 5 cm dan suhu elektrolit di jaga pada kisaran 2o sampai 6o celcius. Variabel terikat pada penelitian ini adalah ketebalan lapisan oksida dan kekasaran permukaan Alumininum 6061 hasil hard anodizing. Pengukuran ketebalan lapisan oksida menggunakan alat Thickness Coating Gauge yaitu alat yang digunakan untuk mengukur ketebalan lapisan pada permukaan suatu benda dan untuk mengukur kekasaran permukaan aluminium menggunakan alat Surface Rougness Tester SJ 301. Sebelum di lakukan proses hard anodizing kekasaran awal specimen adalah 0,5 μm, kemudian setelah proses hard anodizing dilakukan pengukuran ketebalan lapisan permukaan aluminium hasil hard anodizing dimana nilai terendah terdapat pada tegangan 15 volt dengan kuat arus 0,5 ampere yaitu sebesar 0,65 μm ketebalan tertinggi terbentuk pada kuat arus 1 ampere dengan kuat arus 30 volt yaitu sebesar 73 μm, hal ini terjadi karena semakin meningkatnya tegangan listrik maka beda potensial yang terjadi akan semakin besar sehingga energi ionisasi yang digunakan untuk mengaktifkan ion-ion pada katoda dimana logam yang digunakan untuk katoda adalah logam titanium untuk berpindah ke permukaan aluminium semakin besar. Pada Pengujian kekasaran permukaan aluminium hasil hard anodizing dengan kuat arus 0,5 ampere dan tegangan 15 volt terbentuk ketebalan 38 μm. Sedangkan ketebalan tertinggi terbentuk pada kuat arus 1 ampere dengan kuat arus 30 volt yaitu sebesar 73 μm, hal ini disebabkan semakin meningkat kuat arus listrik yang diberikan maka energi yang di gunakan untuk menggerakan ion titanium dari katoda menuju anoda semakin besar dan menumbuk permukaan aluminium 6061 hasil hard anodizing semakin cepat. Hal ini akan menyebabkan struktur dari permukaan aluminium 6061 hasil hard anodizing menjadi tidak beraturan. Proses inilah yang menyebabkan kekasaran permukaan yang terbentuk juga akan meningkat.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2013/424/051309005
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/142154
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item