Analisis Yuridis Prinsip First To File Dan Asas Kebaruan Pada Kasus Desain Industri Kemasan Pakaian Dalam (Studi Putusan Ma Nomor 554 K/Pdt.Sus-Hki/2015 Dan Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat Nomor 74/Pdt.Sus-Desainindustri/ 2014)

Ardhiansyah, Akbar Aprillia (2018) Analisis Yuridis Prinsip First To File Dan Asas Kebaruan Pada Kasus Desain Industri Kemasan Pakaian Dalam (Studi Putusan Ma Nomor 554 K/Pdt.Sus-Hki/2015 Dan Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat Nomor 74/Pdt.Sus-Desainindustri/ 2014). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Perlindungan desain industri first to file system dan asas kebaruan masih menjadi permasalahan di Indonesia. Dalam praktiknya, para produsen di Indonesia masih belum memiliki kesadaran ataupun keinginan untuk mendaftarkan Desain Industri miliknya yang dalam bentuknya cepat berubah sesuai permintaan konsumen., seperti dalam Putusan MA Nomor 554 K/Pdt.Sus- Hki/2015 Dan Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat Nomor 74/Pdt.Sus-Desain- Industri/2014, dalam putusan tersebut terdapat perbedaan Putusan dan penafsiran oleh Majelis Hakim, sehingga perbedaan tersebut dapat memberikan ketidakjelasan hukum dalam pelaksanaan tujuan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri. Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis prinsip first to file dan asas kebaruaan pada kasus Desain Industri kemasan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 554 K/Pdt.Sus-HKI/2015 dan Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat Nomor 74/PDT.SUS-DESAIN-INDUSTRI/2014. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan metode pendekatan kasus (case approach) Penggunaan jenis penelitian yuridis normatif ini dapat dilihat dari dua aspek yaitu aspek yuridis penelitian ini mengkaji kasus dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 554 K/Pdt.Sus-HKI/2015 dan Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat Nomor 74/PDT.SUS-DESAIN-INDUSTRI/2014, Sedangkan aspek normatif ialah menganalisa permasalahan yang ada didalam putusan tersebut. Hasil penelitian diperoleh bahwa Penulis menyimpulkan bahwa Putusan Mahkamah Agung yang memutuskan Desain Industri kemasan pakaian dalam “multicolour bunga” dan “kuning hijau” milik Tergugat sebagai public domain merupakan Putusan yang paling sesuai dengan ketentuan yang terdapat pada UU Desain Industri dan sesuai dengan asas Res Judicata Pro Veritate Habetur yang memiliki arti putusan yang djatuhkan Majelis Hakim itu harus dianggap benar, apapun isi putusan tersebut sampai ada putusan pengadilan lain yang menganulirnya.

English Abstract

The protection of industrial design in the matter of first to file system and novelty are still being a problem in Indonesia. Practically, Indonesian producers are not aware or willing to register their industrial design which change dynamically following the comsumers demand as it is stated in the verdict of Indonesian Supreme Court No.554 K/Pdt.Sus-Hki/2015 and the verdict of Central Jakarta Commercial Court No.74/Pdt.Sus-Desain-Industri/2014. There is different decision and interpretation made by the judges in both verdict that contribute the legal absurd in implementation of Law No. 31 of 2000 on Industrial Design. This thesis aims to analyze the first to file system and novelty on industrial design case based on the verdict of Indonesian Supreme Court No.554 K/Pdt.Sus- Hki/2015and the verdict of Central Jakarta Commercial Court No.74/Pdt.Sus- Desain-Industri/2014. The research method of this thesis is normative legal research, using statute approach and case approach. Normative legal research is a process to find a legal rules, legal principles and doctrines of the law to address the legal issues at hand in the verdict of Indonesian Supreme Court No.554 K/Pdt.Sus-Hki/2015 and the verdict of Central Jakarta Commercial Court No.74/Pdt.Sus-Desain- Industri/2014. The result of this research shows that the Supreme Court verdict says the Defendant’s industrial design of “multicolour flowers” and “yellow green” packaging belongs as public domain, is the most proper decision based on the provisions of Industrial Design Law and the principle of Res Judicata Pro Veritate Habetur which means a thing adjudged is regarded as as truth until a new verdict withdraws it.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FH/2018/41/05182089
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 300 Social sciences > 343 Military, defense, public property, public finance, tax, commerce (trade), industrial law > 343.07 Regulation of economic activity
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 24 Apr 2018 06:29
Last Modified: 22 Oct 2021 08:29
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/9829
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (52kB) | Preview
[thumbnail of BAB V.pdf]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (40kB) | Preview
[thumbnail of BAB III.pdf]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (58kB) | Preview
[thumbnail of BAB II.pdf]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (179kB) | Preview
[thumbnail of BAB IV.pdf]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (224kB) | Preview
[thumbnail of BAGIAN DEPAN.pdf]
Preview
Text
BAGIAN DEPAN.pdf

Download (4MB) | Preview
[thumbnail of BAB I.pdf]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (601kB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item