Bioremediasi Limbah Cair Mengandung Merkuri Menggunakan Bioreaktor Sederhana

Lutfi, Saundra Rosallina (2017) Bioremediasi Limbah Cair Mengandung Merkuri Menggunakan Bioreaktor Sederhana. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Tumpang Pitu, Banyuwangi merupakan suatu wilayah di Indonesia sebagai penghasil tambang emas. Wilayah ini memiliki cadangan emas sebesar 1,7 gt/t emas. Namun dalam prosesnya penambang menggunakan logam berat berupa merkuri dalam ekstraksi emas sebagai proses amalgamasi dan merkuri tersebut langsung dibuang ke lingkungan. Hasil analisis kandungan merkuri pada tanah pembuangan limbah tambang emas yang ada di daerah Tumpang Pitu Banyuwangi adalah sebesar 38,01 ppm. Jumlah tersebut merupakan jumlah yang melebihi ambang batas limbah yang mengandung merkuri, yaitu sebesar 0,002 ppm hingga 0,005 ppm. Merkuri yang langsung dibuang ke lingkungan inilah yang menyebabkan dampak pencemaran. Salah satu teknik untuk menghilangkan merkuri adalah melalui proses bioremediasi. Bioremediasi merkuri dilakukan dengan merubah ion toksik dan bentuk merkuri anorganik menjadi rendah toksik seperti merkuri elemen, merkuri menguap atau merkuri sulfida menggunakan mikroorganisme khususnya bakteri. Pada penelitian ini, agar didapatkan hasil yang lebih baik maka ditingkatkan skalanya, yaitu setelah menggunakan skala laboratorium juga skala yang lebih besar (skala pilot) yaitu menggunakan bioreaktor. Bioreaktor adalah tempat berlangsungnya perubahan dalam proses tangki fermentasi yang dikendalikan oleh mikroba dalam lingkungan yang terkendali. Tujuan penelitian adalah menentukan Jenis isolat bakteri dari pembuangan limbah tambang emas Tumpang Pitu Banyuwangi yang berpotensi untuk mengurangi konsentrasi merkuri pada limbah; Menentukan persentase kemampuan bakteri pereduksi limbah merkuri dari limbah tambang emas Tumpang Pitu, Banyuwangi; Menentukan kombinasi faktor jenis media dan kecepatan aerasi yang paling sesuai untuk isolat bakteri dalam mereduksi kandungan merkuri dari limbah; serta menguji kemampuan bioreaktor buatan dalam mereduksi konsentrasi merkuri pada limbah. Untuk menjawab tujuan tersebut perlu dilakukan suatu metode dalam penelitian. Metode yang dilakukan dilakukan untuk menentukan jenis isolat bakteri yaitu dengan cara pengambilan sampel limbah dari penambangan emas Tumpang Pitu, Banyuwangi, isolasi, seleksi, dan identifikasi bakteri untuk mengetahui isolat yang berpotensi dalam proses bioremediasi, kemudian dilanjutkan dengan percobaan mengetahui media dan kecepatan aerasi yang terbaik, dengan menggunakan Rancangan Tersarang (Nested Design) yang dilanjutkan dengan uji DMRT 5% menggunakan program SPSS 20 untuk mengetahui apakah faktor yang digunakan dalam penelitian berpengaruh atau tidak dalam percobaan. Setelah diketahui media dan kecepatan aerasi terbaik, langkah selanjutnya adalah percobaan pada bioreaktor. Bioreaktor yang digunakan dalam penelitian ini merupakan bioreaktor sederhana hasil modifikasi dari penelitian sebelumnya. Hasil dari penelitian ini adalah Isolat yang berpotensi yaitu bakteri dengan jenis kemampuan hingga 92,46% dengan kombinasi yang paling baik dalam melakukan bioremediasi adalah komposisi media berupa ekstrak ragi yang ditambahkan gula dan kecepatan aerasi sebesar 2 vvm yang mampu untuk menghasilkan efektivitas yang paling tinggi dibanding dengan faktor lain, yaitu sebesar 98,20% serta didapatkan hasil kemampuan bioreaktor buatan dalam mengurangi konsentrasi merkuri pada limbah adalah sebesar 99,98%.

English Abstract

Tumpang Pitu, Banyuwangi is an area in Indonesia as a gold mining producer. This region has gold reserves of 1.7 gt / t gold. But in the process miners use heavy metals in the form of mercury in the extraction of gold as a process of amalgamation and mercury is immediately discharged into the environment. The result of mercury content analysis on gold mine waste disposal in Tumpang Pitu Banyuwangi area is 38,01 ppm. The amount represents the amount that exceeds the mercury-containing waste threshold, which is 0.002 ppm to 0.005 ppm. Mercury is directly discharged into the environment causing the impact of pollution. One technique for removing mercury is through bioremediation. Bioremediation of mercury is done by converting toxic ions and inorganic mercury forms into low toxic elements such as mercury, mercury vapor or mercury sulfide using microorganisms, especially bacteria. In this study, in order to obtain better results then scaled up, ie after using the scale of the laboratory is also a larger scale (pilot scale) that is using bioreactor. A bioreactor is a site for changes in the process of fermentation tanks that are controlled by microbes in a controlled environment. The objective of this research was to determine the type of bacterial isolate from the waste of Tumpang Pitu Banyuwangi gold mine waste that has the potential to reduce mercury concentration in the waste; Determining percentage of bacteria capability of mercury waste from Tumpang Pitu gold mine waste, Banyuwangi; Determine the most appropriate combination of media type and aeration rates for bacterial isolates in reducing mercury content from waste; and test the ability of artificial bioreactors in reducing mercury concentration in waste. To answer that goal needs to be done a method in research. The method used to determine the type of bacterial isolate is by taking samples of waste from gold mining Tumpang Pitu, Banyuwangi, isolation, selection, and identification of bacteria to identify potential isolates in the bioremediation process, then continued with experiment knowing the media and the best aeration speed , using the Nested Design followed by a 5% DMRT test using SPSS 20 program to find out whether the factors used in the study were influential or not in the experiment. After the best media and aeration speed is known, the next step is experiments on the bioreactor. The bioreactor used in this study is a modified bioreactor from the previous study. The result of this research is Isolate potency that is bacteria with type of ability up to 92,46% with best combination in doing bioremediasi is media composition in the form of yeast extract which added sugar and aeration velocity of 2 vvm which able to yield the highest effectivity with other factor, that is equal to 98,20% and got result of ability of artificial bioreactor to reduce mercury concentration in waste is equal to 99,98%.

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/628.5/LUT/b/2017/041801058
Uncontrolled Keywords: BIOREMEDIATION, WATER - WASTE, MERCURY - ENVIRONNMENTAL ASPECTS, BIOREACTORS
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 628 Sanitary engineering > 628.5 Pollution control and industrial sanitation
Divisions: S2/S3 > Magister Teknik Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian
Depositing User: Nur Cholis
Date Deposited: 11 Apr 2018 06:40
Last Modified: 21 Oct 2021 00:47
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/9358
[thumbnail of TESIS SAUNDRA BISMILLAH.pdf]
Preview
Text
TESIS SAUNDRA BISMILLAH.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item