Kajian Limpasan Permukaan Dan Erosi Di Berbagai Kerapatan Kanopi Vegetasi Pada Andisol Di DAS Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur

Rabbani, Abdul Lathif (2018) Kajian Limpasan Permukaan Dan Erosi Di Berbagai Kerapatan Kanopi Vegetasi Pada Andisol Di DAS Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

DAS Rejoso merupakan salah satu DAS kritis di Jawa Timur. Berdasarkan peta tinjau jenis tanah Kabupaten Pasuruan, DAS Rejoso terdiri dari beberapa jenis tanah yakni Entisol, Oxisols, Andisols, Inceptisols dan Alfisols. Khusus Andisols memiliki ciri khas irreversible drying yakni sifat yang menyebabkan tanah sulit dibasahi kembali jika kering mengakibatkan Andisols mudah terkena erosi baik erosi angin maupun air hujan. DAS Rejoso memiliki sumber mata air terbesar yakni sumber mata air Umbulan yang mengalami penurunan debit air yang mungin dikarenakan adanya perubahan penggunaan lahan hutan sebesar 43,58% menjadi pemukiman dan ladang. Perubahan penggunaan lahan mempengaruhi laju infiltrasi, limpasan permukaan serta potensi erosi. Salah satu faktor yang mempengaruhi limpasan permukaan dan erosi adalah tutupan kanopi. Adanya tutupan kanopi mampu mengintersepsi hujan melalui batang dan daun pohon sebelum hujan jatuh ke tanah menjadi infiltrasi dan limpasan permukaan. Selain berperan dalam mekanisme menurunkan limpasan permukaan, tutupan kanopi juga berperan dalam menekan erosi dikarenakan ketika terjadi hujan jatuh, maka energi kinetik hujan terintersepsi oleh tajuk tanaman terlebih dahulu sebelum mengenai tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji hubungan antara pengaruh kerapatan kanopi vegetasi dengan limpasan permukaan dan erosi pada Andisol di DAS Rejoso. Penelitian dilaksanakan 7 Maret-7 Mei 2017 di Kecamatan Tosari wilayah DAS Rejoso, Kabupaten Pasuruan-Jawa Timur. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dengan pendekatan stratified random sampling dengan pembuatan plot erosi untuk pengukuran limpasan permukaan dan erosi. Terdapat 5 plot pengamatan yang mewakili keragaman kondisi tutupan kanopi vegetasi mulai dari sangat rapat (P1), rapat (P2), sedang (P3), jarang (P4) dan sangat jarang (P5) yang masing-masing plot pengamatan memiliki 3 ulangan sehingga terdapat 15 plot erosi. Ada dua variabel yang diamati yakni variabel hidrologi yang meliputi limpasan permukaan dan erosi serta variabel biofisik yang meliputi ketebalan seresah, kondisi tanaman bawah dan tutupan kanopi. Hasil penelitian sangat dipengaruhi oleh tingkat kerapatan kanopi vegetasi. Limpasan permukaan terendah pada P1 yakni sebesar 25 mm, sedangkan limpasan permukaan tertinggi pada P5 yakni sebesar 302 mm. Erosi terendah pada P2 yakni sebesar 4,16 ton/ha, sedangkan erosi tertinggi pada P5 yakni sebesar 560,06 ton/ha. Limpasan permukaan terendah terjadi pada P1 tetapi erosi terendah terjadi pada P2 yang mungkin dikarenakan adanya tanaman bawah yang lebih banyak dibandingkan P1. Energi kinetik hujan dari lolosan kanopi pohon akan lebih banyak ditahan oleh tanaman bawah P2.

English Abstract

The Rejoso watershed is one of the critical watersheds in East Java. Based on map review type of land of Pasuruan Regency, Rejoso Watershed consists of several soil types namely Entisols, Oxisols, Andisol, Inceptisols and Alfisols. Especially andisols have characteristic irreversible drying is the nature causes the soil difficult to re-wet if dry, effect Andisols easily affected by erosion both wind and water erosion. Rejoso watershed has the largest source of springs Umbulan springs that experience a decrease in water debit that mungin due to changes in forest land use by 43.58% into settlements and fields. Land use changes affect infiltration rate, surface runoff and erosion potential. One of the factors affecting surface runoff and erosion is canopy cover. The existence of a canopy cover is capable of intercepting rain through stems and tree leaves before rain falls to the ground into infiltration and surface runoff. In addition to play a role in the mechanism of reducing surface runoff, canopy cover also plays a role in suppressing erosion because when rain falls, the kinetic energy of rain is intercepted by the plant canopy prior to the soil. The purpose of this study is to examine the relationship between the effect of vegetation canopy density with surface runoff and erosion on Andisol in Rejoso watershed. The research was conducted on March 7-May 7, 2017 in Tosari Sub-District of Rejoso Watershed, Pasuruan-East Java. This research was conducted by stratified random sampling approach with erosion plot for surface runoff and erosion measurement. There are 5 observation plots representing a variety of vegetation cover canopy conditions ranging from very densely (P1), densely (P2), moderate (P3), sperse (P4) and very sperse (P5) which each observation plot has 3 repetition there are 15 plot of erosion. There are two variables observed by hydrological variables covering surface runoff and erosion and biophysical variables including litter thickness, undercurrent condition and canopy cover. The results of the study are well known by the density level of the vegetation canopy. The low surface runoff on P1 is 25 mm in size, while the surface runoff at P5 measures 302 mm. While the lowest erosion on P2 is 4.16 ton /ha erosion on P5 it is 560,06 ton/ha. Surface runoff occurring in P1 erosion occurring in P2 is likely to occur in the presence of lower plants than P1. The kinetic energy of rain from the canopy will be retained by the presence of the lower plants of P2.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/1048/051801805
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.4 Soil science > 631.45 Soil erosion
Divisions: Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah
Depositing User: Yusuf Dwi N.
Date Deposited: 05 Apr 2018 07:11
Last Modified: 14 Jun 2022 07:53
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/9230
[thumbnail of Abdul Lathif Rabbani.pdf] Text
Abdul Lathif Rabbani.pdf

Download (3MB)

Actions (login required)

View Item View Item