Intensi Kewirausahaan Siswa-Siswi Smk Jurusan Perikanan Dan Non-Perikanan Yang Memiliki Misi Kewirausahaan Di Malang, Jawa Timur

Rosyidah, Iffatur (2017) Intensi Kewirausahaan Siswa-Siswi Smk Jurusan Perikanan Dan Non-Perikanan Yang Memiliki Misi Kewirausahaan Di Malang, Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP RI No. 29 Tahun 1990) Pasal 3 tujuan dari pendidikan menengah umum (SMA) adalah mengutamakan penyiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang pendidikan tinggi, sedangkan tujuan dari pendidikan menengah kejuruan (SMK) lebih mengutamakan penyiapan siswa untuk memasuki lapangan kerja dan mengembangkan sikap profesional. Siswa dari sekolah kejuruan lebih dimatangkan untuk memasuki dunia kerja dari pada siswa sekolah menengah umum. Seperti yang diungkapkan oleh Swasono (2003) bahwa banyak pihak yang kurang yakin kewirausahaan dapat diajarkan melalui upaya-upaya pendidikan. Mereka yang berpendapat semacam ini bertitik tolak dari suatu keyakinan bahwa kewirausahaan adalah suatu property budaya dan sikap mental, oleh karena itu bersifat attitudinal dan behavioral. Penenlitian ini memilih SMKN 2 Turen dan SMKN 13 Malang sebagai objek sekolah menengah kejuruan yang memiliki misi kewirausahaan untuk diperbandingkan bagaimana intensi kewirausahaan siswa-siswi Jurusan Perikanan dan non-Perikanan dari dua SMK di Malang tersebut. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif dengan sumber data meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, kuisioner, observasi, dan studi pustaka. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dengan observasi, dokumentasi dan wawancara langsung dengan menggunakan kusioner. Sedangkan data sekunder pada penelitian ini berupa profil dan sejarah dari masing-masing sekolah serta referensi penunjang dalam pelaksanaan penelitian berupa jurnal maupun buku yang berkaitan. Pengujian instrumen penelitian menggunakan uji validitas, uji reliabilitas dan uji asumsi multikolinieritas. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji logistik dan uji Crosstab dan Chi-Square. Berdasarkan hasil uji validitas yang dilakukan pada penelitian ini dari setiap butir pertanyaan pada setiap variabel baik dependen maupun independen didapatkan hasil dari 144 jumlah responden dengan tingkat signifikan pada 0,05 (5%) dari variabel kepribadian, pendidikan kewirausahaan, lingkungan keluarga, dan keikutsertaan kegiatan kewirausahaan serta variabel intensi kewirausahaan dapat dikatakan bahwa terdapat kesamaan antara data yang terkumpul dengan data yang sesungguhnya ada pada subyek yang diteliti atau valid karena r hitung > r tabel dan signifikan <0,05. Hasil uji simultan (Uji G) dari tabel Omnibus Tests of Model Coefficients didapatkan nilai Chi-square sebesar 24,840 dengan nilai sig. 0,000. Dari nilai tersebut dapat dikatakan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yaitu variabelvariabel independen kepribadian, pendidikan kewirausahaan, lingkungan keluarga, dan keikutsertaan kegiatan kewiraushaan bersama-sama mempengaruhi secara nyata terhadap variabel dependen intensi kewirausahaan, dimana diketahui hasil p-value < 0,005 (0,000 < 0,005). Hasil uji parsial (uji Wald)regresi logistik dari keempat variabel independen, terdapat dua variabel independen yang tidak berpengaruh secara nyata dan signifikan terhadap intensi kewirausahaan siswa-siswi SMK Jurusan Perikanan dan Non-Perikanan yang Memiliki Misi Kewirausahaan di Malang, Jawa Timur yaitu variabel pendidikan kewirausahaan dan variabel keikutsertaan kegiatan kewirausahaan dikarenakan nilai p-value > nilai signifikan 5% (0,05). Dengan menggunakan empat variabel independen dalam model ini, menunjukkan bahwa kebenaran prediski model intensi kewirausahaan pada Siswa-siswi SMK Jurusan Perikanan dan Non-Perikanan yang Memiliki Misi Kewirausahaan di Malang, Jawa Timur yang dimasukkan dalam kategori Tidak Berintensi Kewirausahaan sebesar 57,6%, sedangkan kebenaran prediksi untuk yang Berintensi Kewirausahaan sebesar 67,9% dengan ketetapan prediksi (Overall Precentage) sebesar 63,2%. Persamaan regresi logistik yang terbentuk berdasarkan hasil regresi logistik pada tabel Variables in the Equation dibawah ini: Intensi Kewirausahaan = - 7,384 + 0,149 kepribadian – 0,022 pendidikan kewirausahan + 0,490 lingkungan keluarga + 0,276 keikutsertaan kegiatan kewirausahaan Hasil persamaan regresi logistik diatas tidak bisa langsung diinterpretasikan secara langsung dari nilai koefisiennya seperti dalam regresi linier biasa. Menafsirkan koefisien dalam model regresi logistik dilakukan berdasarkan koefisien odds ratio. Hasil uji Crosstab dan Chi-Square didapatkan nilai Pearson Chi-Square dengan nilai Asimp.Sig sebesar 0,801. Karena nilai Asimp.Sig memiliki nilai yang lebih besar dari pada niliai α (0,801 > 0,05), maka dapat disimpulkan bahwa Tidak terdapat perbedaan yang signifikan intensi kewirausahaan antara Jurusan Perikanan dan Jurusan Non-Perikanan dari kedua SMK yang bermisi kewirausahaan.

English Abstract

Entrepreneurship can be defined as the ability to seize business opportunities in a creative and innovative way that used as tips, resources, processes, and struggles to create a value of goods and services to face risks. Entrepreneurship education in schools will invent the mindset of students about the importance of entrepreneurship early on. The aim of this research is to analyze (1) the effects of student's personality, entrepreneurship education, and family environment to entrepreneurship intentions of Fisheries and Non-Fisheries Vocation High School Students which Have Entrepreneurship Mission in Malang (2) comparison of entrepreneurship intentions of Fisheries and Non-Fisheries Vocation High School Students which Have Entrepreneurship Mission in Malang (3) variable that have dominant effect agains entrepreneurship intense of Fisheries and Non-Fisheries Vocation High School Students which Have Entrepreneurship Mission in Malang. The type of this research is descriptive with quatitative approach and analyze statistically for hypothesis test.This research uses several tests such as instruments test, logistic test, Crosstabs and Chi-square test. Personality, entrepreneurship education, family environment and participation of entrepreneurial activities have simultant effect on entrepreneurship intense amount 21,2% and the remains 78,8% were effected from other variable outside the research. Independent variable that affected the most dependent variable is family environment variable (X3) with Odds Ratio value 1.632.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2017/432/051706521
Uncontrolled Keywords: intensi kewirausahaan, Sekolah Menengah Kejuruan, kepribadian, lingkungan keluarga, entrepreneurship intense, Vocation High School, personality, family environment.
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 650 Management and auxiliary services
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Sosial Ekonomi Agrobisnis Perikanan
Depositing User: Nur Cholis
Date Deposited: 07 Dec 2017 02:57
Last Modified: 13 Dec 2020 12:34
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/6608
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item