Analisis Potensi Sumberdaya Ikan Pelagis Kecil Yang Didaratkan Di Pelabuhan Dan Pengelolaan Sumberdaya Kelautan Dan Perikanan (P2SKP) Tamperan Kabupaten Pacitan Jawa Timur

Maulana, Arsen Triade (2017) Analisis Potensi Sumberdaya Ikan Pelagis Kecil Yang Didaratkan Di Pelabuhan Dan Pengelolaan Sumberdaya Kelautan Dan Perikanan (P2SKP) Tamperan Kabupaten Pacitan Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Ikan pelagis kecil merupakan kelompok ikan yang mempunyai sifat berenang bebas dengan melakukan migrasi secara vertical maupun horizontal mendekati permukaan dengan ukuran relatif kecil, tubuh pipih, warna relatif terang dan melakukan aktifitas begantung pada kondisi lingkungan. Potensi sumberdaya perikanan pelagis kecil di Perairan Kabupaten Pacitan cukup tinggi sehingga banyak yang memanfaatkan potensi tersebut melalui usaha penangkapan. Pada tahun 2016 jumlah hasil tangkapan mencapai 2.127 ton/tahun. Sedangkan standar produksi ikan yang didaratkan di P2SKP Tamperan (Tipe C) berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2006 tentang klasifikasi Pelabuhan Perikanan adalah sebesar 5 ton/hari. Sedangkan rata-rata produksi ikan pelagis kecil yang didaratkan mencapai 5,9 ton/hari (Data Statistik P2SKP Tamperan). Sehingga dapat dikatakan bahwa produksi ikan pelagis kecil di Kabupaten Pacitan yang didaratkan di P2SKP Tamperan sudah mencapai batas yang ditentukan sesuai dengan tipe pelabuhan. Oleh karena itu pengelolaan berkelanjutan sumberdaya ikan pelagis kecil perlu dilakukan supaya tidak mengganggu kelestarian sumberdaya tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui potensi maksimum sumberdaya, mengetahui jumlah tangkapan yang diperbolehkan dan tingkat pemanfaatan sumberdaya ikan pelagis kecil di Kabupaten Pacitan yang didaratkan di P2SKP Tamperan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan holistik yaitu menggunakan model surplus produksi melalui pendekatan equilibrium state model yaitu Schaefer, Fox dan non equilibrium state model yaitu Walter Hilborn. Jenis alat tangkap yang dominan menangkap ikan pelagis kecil di perairan Kabupaten Pacitan adalah alat tangkap Purse seine. Berdasarkan hasil perhitungan dari analisis model surplus produksi ikan pelagis kecil didapatkan hasil R square pada model Schaefer sebesar 17,98%, model Fox sebesar 14,63% dan Walter Hilborn 53,63% dari hasil regresi didapatkan nilai R square tertinggi menunjukkan bahwasannya variable x dan y memiliki hubungan keeratan yang paling tinggi dan model tersebut merupakan model yang terbaik, sehingga analisis menggunakan model Walter Hilborn. Berasarkan hasil analisis model Walter Hilborn didapatkan nilai YMSY sebesar 6.049 ton/tahun, FMSY sebesar 2.025 trip/tahun dan nilai YJTB 4.893 ton/tahun, FJTB sebesar 557 trip dengan tingkat pemanfaatan sebesar 23% pada status moderatly exploited dan lightly exploited. Dimana pada kondisi ini penangkapan ikan pelagis kecil belum mencapai nilai MSY yang ditentukan. Sehingga masih dapat disarankan penambahan upaya penangkapan karena akan mengganggu kelestarian sumberdaya.

English Abstract

Pacitan regency is included in the waters area of South East Java which has abundant fishery potential with long coastine reaches 70 km. Small pelagic fish is a group of fish that have the nature of free swimming by migrating vertically or horizontally toward the surface with a realtively small size, flat body, relatively bright colors and conducting activities depending on environmental conditions. The potential of small pelagic fishery resources in the waters of Pacitan Regency is high enough so many who use that potential by fishing effort. The purpose of this research is to know the maximum potential of the resource, to know the allowable catch amount and the utilization level of small pelagic fish resources in Pacitan Regency which landed at P2SKP Tamperan. The method of this research is descriptive method analysis with holistic approach that is using model of production surplus through equilibrium state model that is Walter Hilborn. Based on the results of the calculation model analysis of small pelagic fish production surplus obtained R square results on Schaefer model of 17.98%, Fox model of 14.63% and Walter Hilborn 53.63% of regression results obtained the highest R square value indicates that variable x and y has the highest linkage and this model is the best model, so the analysis used the Walter Hilborn model. Based on Walter Hilborn model analysis, the value of YMSY is 6,049 ton / year, FMSY 2,025 trip / year and YTJB 4,893 ton / year, FJTB 557 trip with 23% utilization rate on moderate exploited and lightly exploited status.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2017/712/051710258
Uncontrolled Keywords: Pacitan, Pelagis, Analisis, dan Surplus produksi
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing > 639.22 Fishing in salt waters
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan
Depositing User: Kustati
Date Deposited: 05 Dec 2017 02:01
Last Modified: 03 Nov 2020 05:39
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/6422
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item