Kajian Kecepatan Melingari Gerombolan Ikan dan Penarikan Purse Line serta Fase Bulan Penangkapan Terhadap Hasil Tangkapan Purse Seine di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi, Trenggalek, Jawa Timur

Setyawan, Aris (2017) Kajian Kecepatan Melingari Gerombolan Ikan dan Penarikan Purse Line serta Fase Bulan Penangkapan Terhadap Hasil Tangkapan Purse Seine di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi, Trenggalek, Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi sebagai wadah untuk meningkatkan kegiatan perikanan di peraian selatan di Kabupaten Trenggalek. Kabupaten Trenggalek merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi sumberdaya perikanan tangkap yang cukup besar di Jawa Timur, hal ini dapat dilihat dari total produksi hasil perikanan tangkap dalam 5 tahun terakhir mencapai 111 juta kg. Berbagai jenis alat tangkap dan kapal dengan ukuran yang bervariasi terdapat di Kabupaten Trenggalek, salah satunya adalah alat tangkap dan kapal penangkapan jaring lingkar purse seine. Jaring lingkar adalah jaring berbentuk empat persegi panjang yang terdiri dari sayap, badan, dilengkapi pelampung, pemberat, tali ris atas, tali ris bawah dengan tali kerut/pengerut dan salah satu bagiannya berfungsi sebagai kantong yang pengoperasiannya melingkari gerompolan ikan pelagis. Pengoperasian purse seine di Prigi menggunakan tipe dua buah kapal (two boat system). Kapal yang digunakan untuk melakukan kegiatan penangkapan terdiri atas kapal utama yang berfungsi untuk melingkarkan jaring purse seine, sedangkan kapal satunya adalah kapal johnson yang berfungsi untuk proses penarikan purse line, setelah pelingkaran jaring purse seine selesai kapal johnson juga berfungsi sebagai tempat hasil tangkapan. Penangkapan dengan menggunakan alat tangkap purse seine, terdapat faktor-faktor yang sangat mempengaruhi, antara lain adalah faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal diantaranya terdiri dari kecapakan Anak Buah Kapal (ABK), kecepatan pelingkaran gerombolan ikan, kecepatan tenggelamnya badan jaring. Faktor eksternal terdiri dari parameter oseanografi (arus, angin dan gelombang). Dari berbagai faktor tersebut, yang lebih menentukan keberhasilan penangkapan dengan purse seine adalah kecepatan pelingkaran gerombolan ikan, kecepatan penarikan purse line serta fase bulan saat penangkapan. Oleh karena itu dalam penelitian ini penulis mengambil topik tentang kajian kecepatan melingkari gerombolan ikan dan kecepatan penarikan purse line serta fase bulan penangkapan yang ada di perairan Prigi, Trenggalek. Tujuannya adalah untuk mengetahui korelasi dan pengaruh antara ketiga faktor tersebut dengan hasil tangkapan yang didaratkan. Penelitian menggunakan eksperimen kuasi. Ekperimen kuasi atau semu adalah untuk memperkirakan kondisi eksperimen murni dalam keadaan tidak memungkinkan untuk mengontrol dan atau memanipulasi semua variable yang relevan. Penelitian eksperimen semu bertujuan untuk menjelaskan hubungan-hubungan, mengklarifikasi penyebab terjadinya suatu peristiwa, atau keduanya. Desain penelitian kuasi sering digunakan pada penelitian lapangan. Metode pengolahan data di lakukan dengan analisis regresi menggunakan Microsoft Excel dan analisis Rancang Acak Kelompok (RAK) dengan menggunakan SPSS (Statistical Package for the Social Sciences). Pengambilan data dilakukan 12 kali, kecepatan tertinggi dalam pelingkaran jaring adalah 6,61 knot dengan hasil tangkapan 1200 Kg, sedangkan kecepatan terendah adalah 5,93 Knot dengan hasil tangkapan 300 Kg. Dari viii analisis regresi linear sederhana persamaan yang diperoleh yaitu y = 1020,7 x – 5557,2. Dari analisi diperoleh R2 = 0,76 atau 76 %. Hal ini berarti bahwa variabel x (kecepatan pelingkaran jaring), mampu menjelaskan 76 % variabel y (hasil tangkapan). Sisanya (dihitung dengan : 1 – 0,76) yaitu sebesar 0,24 atau 24% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam analisi ini. Pengambilan data dilakukan 12 kali, kecepatan tertinggi dalam penarikan tali kolor adalah 4,67 Knot dengan hasil tangkapan 1200 kg, sedangkan kecepatan terendah adalah 4,30 Knot dengan hasil tangkapan 300 kg. Dari analisis regresi linear sederhana persamaan yang yaitu : y = 2089,2 x – 85121,1. Dari analisis diperoleh nilai R2 = 0,78 Atau 78%. Hal ini berarti bahwa variabel X (kecepatan penarikan tali kolor), mampu menjelaskan 78 % variabel y (hasil tangkapan), sisanya (1 – 0,78) yaitu sebesar 0,22 Atau 22% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam analisis ini. Pengambilan data dilakukan 12 kali dengan mengkelompkan menjadi 3 perlakuan, fase bulan gelap sabit, setengah, dan cembung. Dari hasil analisis data dengan meggunakan metode RAK dengan SPSS diperoleh hasil analisis F Hitung > F Tabel (14,499 > 5,14). Jadi waktu penangkapan (fase bulan) berpengaruh terhadap hasil tangkapan (Kg) karena F hitung lebih besar dari F tab.

English Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2017/451/051706540
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 04 Dec 2017 07:49
Last Modified: 05 Oct 2020 10:51
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/6400
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item