Persepsi Konsumen Terhadap Perlakuan Marketing Mix pada Keputusan Pembelian Produk Terasi Desa Karang Agung di Kabupaten Tuban

Mubaroq, Suyudi Imam (2017) Persepsi Konsumen Terhadap Perlakuan Marketing Mix pada Keputusan Pembelian Produk Terasi Desa Karang Agung di Kabupaten Tuban. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kabupaten Tuban merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang mempunyai wilayah perairan laut sepanjang 65 km yang meliputi Kecamatan Palang, Tuban, Jenu, Tambakboyo dan Bancar. Dengan kondisi geografis tersebut, produksi perikanan laut di Kabupaten Tuban cukup melimpah, melebihi kebutuhan konsumsi ikan oleh masyarakat. Masyarakat desa Karang Agung Kecamatan Palang Kabupaten Tuban sebagian merupakan pembuat terasi. Ada lebih dari 20 pembuat terasi di desa karang agung dan masih berproduksi sampai hari ini. Jika dibandingkan dengan usaha-usaha yang lain,terasi memang sangat berpotensi dari segi ekonomi,namun juga membutuhkan modal yang besar namun dengan resiko yang sedang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Perlakuan Marketing Mix Terhadap Keputusan Pembelian Produk Terasi Desa Karang Agung Di Kabupaten Tuban. Variabel Independen penelitian yang diteliti, yaitu produk (X1), lokasi/tempat (X2), promosi (X3), dan harga (X4) dengan variabel dependen yaitu keputusan pembelian (Y) pada produk terasi desa karang agung. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif menggunakan bantuan program spss dengan uji intrumen yaitu uji validasi dan uji reliabilitas pada pertanyaan yang diajukan kepada konsumen untuk mengetahui kevalidan dari data yang digunakan. Selanjutnya analisis kuantitatif yaitu uji kendala linier atau uji asumsi klasik dengan tahapan yaitu uji normalitas, uji multikolinieritas dan uji heteroskedasitas. Selanjutnya dilakukan analisis linier berganda seta uji statistic dengan R2, uji F dan uji t. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 50 dengan menggunakan multivariate dari variabel yang ada. Responden sendiri berasal dari masyrakat desa karang agung dan sekitarnya. Kuisioner yang digunakan dapat digolongkan berdasarkan jenis kelamin, tingkat usia, pekerjaan. Jika dilihat dari jenis kelamin sebanyak 2 laki-laki dan 48 perempuan, berdasarkan tingkat usia menunjukan bahwa sebagian besar responden yang diteliti memiliki tingkat usia 30 sampai 39 tahun. Dari data penelitian jenis pekerjaan responden mayoritas ibu rumah tangga dan sebagian lainnya pedangang. Hasil uji validitas dengan melihat nilai korelasi disetiap item pernyataan dalam kuesioner ada 18 item yang dapat dikatakan valid karena nilai yang diperoleh dari hasil koefisien korelasi (r) ≥ 0,3. Dan untuk menentukan apakah instrument reliable atau tidak, melihat pada nilai reliabilitas yang jika nilai mendekati 1 maka data dianggap sangat reliabel dan dari 18 output tersebut dikatakan reliabel karena didapat nilai sebesar 0,887. Uji normalitas dapat dilihat pada hasil grafik P-P Plot menyatakan bahwa distribusi bersifat normal, karena terdapat titik-titik yang tidak jauh dari garis diagonal. Yang dimana garis diagonal tersebut adalah garis distribusi normal. Dan dari uji Kolmogorov-Smirnov diketahui 1)Variabel Y diperoleh adalah sebesar 0,065 > 0,05, maka dapat disimpulkaan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, artinya distribusi data tersebut normal. 2)Variabel X1 diperoleh sebesar 0,261 > 0,05, maka dapat disimpulkaan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, artinya distribusi data tersebut normal. 3)Variabel X2 diperoleh sebesar 0,000 > 0,05, maka dapat disimpulkaan bahwa Ha ditolak dan Ho diterima, artinya distribusi data tersebut tidak normal. 4)Variabel X3 diperoleh sebesar 0,0002> viii 0,05, maka dapat disimpulkaan bahwa Ha ditolak dan Ho diterima, artinya distribusi data tersebut tidak normal. 5)Variabel X4 diperoleh sebesar 0,102 > 0,05, maka dapat disimpulkaan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, artinya distribusi data tersebut normal Uji multikolinearitas dapat dilihat dari nilai VIF yang kurang dari 10, dan nilai tolerance lebih dari 0,1 atau sekitar angka satu, maka dapat dijelaskan bahwa variabel model regresi tidak terjadi masalah multikolinearitas. Hasil pengujian heteroskedastisitas pada grafik scatterplot menunjukkan tidak terdapat pola yang jelas dari titik-titik tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa model regresi tidak memiliki gejala adanya heteroskedastisitas, yang berarti bahwa tidak ada gangguan yang berarti dalam model regresi ini. Dari perhitungan hasil uji regresi didapatkan persamaan regresi sebagai berikut : Y = 4.317 + 0,014 X1 + (-0,049) X2 + 0,334 X3 + 0,474 X4 + e hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa. A)Nilai konstanta persamaan di atas adalah sebesar 4.317. Angka tersebut menunjukkan bahwa jika X atau Bauran Pemasaran (Kualitas Produk, Tempat/Lokasi, Promosi dan Harga) konstan atau X = 0, maka keputusan pembelian sebesar 4.317. B)Variabel Kualitas Produk dengan indikator pertanyaan kualitas produk, kemasan, produk tahan lama, kualitas bahan baku yang memiliki nilai koefisien regresi yang positif yaitu sebesar 0,014 menunjukkan bahwa setiap penambahan satu variabel produk, akan meningkatkan nilai keputusan pembelian sebesar 0,014. Jika variabel lain dianggap konstan. C)Variabel Tempat/Lokasi dengan indikator pertanyaan kenyaman dan keamana lokasi, akses, parkir yang memiliki nilai koefisien regresi yang negatif yaitu sebesar -0,049 menunjukkan bahwa setiap penambahan satu variabel Tempat/Lokasi, akan menurunkan keputusan pembelian sebesar 0,049. Jika variabel lain dianggap konstan. D)Variabel Promosi dengan indikator pertanyaan informasi keunggulan produk, media yang digunakan, informasi lebih pada produk yang memiliki nilai koefisien regresi yang positif yaitu sebesar 0,334 menunjukkan bahwa setiap penambahan satu variabel Promosi, akan meningkatkan nilai keputusan pembelian sebesar 0,334. Jika variabel lain dianggap konstan. Jika variabel lain dianggap konstan. E)Variabel Harga dengan indikator pertanyaan harga terjangkau, harga sesuai kualitas, potongan harga dan harga dapat bersaing yang memiliki nilai koefisien regresi yang positif yaitu sebesar 0,474 menunjukkan bahwa setiap penambahan satu variabel Harga, akan meningkatkan keputusan konsumen sebesar 0,474. Jika variabel lain dianggap konstan. Dari hasil analisis data SPSS menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi Adjusted R Square menunjukkan nilai sebesar 0,538 atau 53,8 %. Hal ini menjelaskan bahwa variabel bebas yaitu Kualitas Produk (X1), Tempat/Lokasi (X2), Promosi (X3), dan Harga (X4) memiliki kontribusi secara bersama-sama sebesar 53,8% terhadap variabel terikat (dependen) yaitu keputusan pembelian (Y), sedangkan sisanya sebesar 46,2% persen dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar dari penelitian ini contohnya keputusan waktu, keputusan metode pembayan dan keputusan merek. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa nilai F tabel sebesar 2.58 dan nilai F hitung sebesar 15.287. yang artinya nilai F hitung lebih besar dari nilai F tabel, maka dapat disimpulkan bahwa variabel bebas kualitas produk (X1), tempat (X2), promosi (X3) dan harga (X4) secara bersama-sama/simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian (Y). Berdasarkan hasil penelitian nilai t pada Produk (X1) nilai t hitung sebesar 0,114 yang nilai nya kurang dari nilai t tabel 2.014 dan nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,910 yang lebih dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa. H0 diterima ix dan H1 ditolak, yang artinya variabel kualitas produk (X1) berpengaruh tidak signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Tempat (X2) nilai t hitung sebesar - 0,398 yang nilai nya kurang dari nilai t tabel 2.014 dan nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,693 yang lebih dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa : H0 diterima dan H1 ditolak, yang artinya variabel tempat/lokasi (X2) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Promosi (X3) nilai t hitung sebesar 2.321 yang nilai nya lebih dari nilai t tabel 2.014 dan nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,025 yang kurang dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa : H0 ditolak dan H1 diterima, yang artinya variabel promosi (X3) berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Harga (X4) nilai t hitung sebesar 4.635 yang nilai nya lebih dari nilai t tabel 2.014 dan nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,000 yang kurang dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa : H0 ditolak dan H1 diterima, yang artinya variabel Harga (X4) berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Saran yang dapat diberikan oleh peneliti antara lain : 1)Bagi Produsen Terasi desa karang agung diharapkan menggunakan / menerapkan marketing mix dalam produknya. Karena dari hasil data yang digunakan memiliki penilaian rata-rata setiap variabel yang diteliti masuk dalam kategori 4 yang artinya banyak konsumen terasi desa karang agung setuju. 2) Sebesar 53,8% keputusan pembelian dipengaruhi oleh dari variabel independen yang dipilih dan sisanya sebesar 46,2% dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini contohnya keputusan waktu, keputusan merek, keputusan metode pembayaran dan keputusan jumlah pembelian. Oleh karena itu disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian terhadap variable-variabel lain yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada tempat dan periode penelitian yang berbeda.

English Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2017/358/051706154
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Sosial Ekonomi Agrobisnis Perikanan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 04 Dec 2017 07:16
Last Modified: 04 Dec 2020 08:13
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/6392
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item