Relasi Pemerintah Daerah, Swasta, dan Masyarakat dalam Tata Kelola Industri UMKM Keripik Tempe (Studi Perbandingan di Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Madiun)

Pratiwi, Arlita Dian (2017) Relasi Pemerintah Daerah, Swasta, dan Masyarakat dalam Tata Kelola Industri UMKM Keripik Tempe (Studi Perbandingan di Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Madiun). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Madiun merupakan daerah yang saling berbatasan dan memiliki produk khas daerah yang sama yaitu keripik tempe. Namun dalam perkembangannya industri UMKM keripik tempe di Kabupaten Ngawi memiliki jumlah unit usaha yang lebih banyak yaitu 396 unit, sedangkan di Kabupaten Madiun yaitu sebanyak 51 unit. Hal tersebut juga berpengaruh pada jumlah tenaga kerja yang diserap, nilai investasi, nilai produksi dan nilai bahan baku atau biaya produksi industri UMKM keripik tempe di Kabupaten Ngawi yang lebih besar dibandingkan di Kabupaten Madiun. Dengan kondisi tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seperti apa tata kelola industri UMKM keripik tempe pada masing-masing kabupaten, dan bagaimana relasi antar masing-masing aktor yang terlibat. Sehingga dapat diketahui faktor apa yang menyebabkan Kabupaten Ngawi memiliki jumlah unit usaha keripik tempe yang lebih banyak daripada Kabupaten Madiun dan sebaliknya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, sedangkan jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian komparatif atau perbandingan. Adapun teori yang digunakan yaitu Teori Governance dan Konsep Good Governance menurut UNDP. Sesuai dengan teori tersebut maka dari hasil penelitian ini tata kelola industri UMKM keripik tempe di Kabupaten Ngawi melibatkan beberapa aktor yaitu Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi, Pemerintah Desa Karangtengah Prandon, PT. INKA (Persero), Primkopti Mekar Jaya, Masyarakat pelaku UMKM, masyarakat selaku konsumen, dan distributor. Sedangkan di Kabupaten Madiun hanya melibatkan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Pemerintah Desa Slambur, masyarakat palaku UMKM, masyarakat selaku konsumen, dan distributor. Good Governance dalam tata kelola industri UMKM keripik tempe di Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Madiun masih belum terlaksana dikarenakan peran masing-masing aktor yang belum seimbang.

English Abstract

Kabupaten Ngawi and Kabupaten Madiun are adjacent areas having the same local specialty products namely keripik tempe. The development of UMKM industry keripik tempe in Kabupaten has 396 units, while Madiun has 51 units. It also affects the amount absorbed labor, the value of investment, the value of production and value of raw materials or industrial production costs of SMEs keripik tempe in Kabupaten Ngawi larger than in Kabupaten Madiun. Under these conditions, this study aimed to find out what kind of SME industry management keripik tempe in each kabupaten and how the relation between each of the actors involved. So it could be known what factors that cause the Kabupaten Ngawi has a number of keripik tempe business units more than in Kabupaten Madiun and vice versa. This research used qualitative research methods, while the type of research in this study is comparative study. The theory used is Theory of Governance and Concept of Good Governance according to UNDP. Based on the theory, the results of this study involved several actors namely Department of Commerce, Industry and Labor Kabupaten Ngawi, Village Administrators Karangtengah Prandon, PT. INKA (Persero), Primkopti Mekar Jaya, Community of UMKM perpetrator, society as consumer, and distributor. However in Kabupaten Madiun only involved the Department of Trade, Cooperatives, and Micro Enterprises Madiun District, Slambur Village Administrators, community of SMEs UMKM, the community as consumers, and distributors. Good governance in the SME industry governance of keripik tempe in Kabupaten Ngawi and Kabupaten Madiun have not been implemented due to the role of each actor who has not been balanced.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIS/2017/988/051711312
Uncontrolled Keywords: Relasi antar aktor, Tata kelola, Industri UMKM
Subjects: 300 Social sciences > 320 Political science (Politics and government) > 320.8 Local government
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 14 Nov 2017 08:36
Last Modified: 03 Dec 2020 03:48
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/5481
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item