Jaringan Sosial Pada Transaksi Seks di Kota Wisata (Studi Kasus Keterlekatan Aktor dalam Kegiatan Prositusi Terselubung Berbasis Penginapan Moro Seneng di Kota Sumber Rejeki)

Patriawan, Andika Bayu (2017) Jaringan Sosial Pada Transaksi Seks di Kota Wisata (Studi Kasus Keterlekatan Aktor dalam Kegiatan Prositusi Terselubung Berbasis Penginapan Moro Seneng di Kota Sumber Rejeki). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang jaringan sosial dalam pengamanan kegiatan prositusi terselubung berbasis penginapan di kota Sumber Rejeki. Moro Seneng merupakan sebuah kawasan penginapan bagi para wisatawan. Namun kenyataannya terdapat kegiatan transaksi seks yang dijalankan oleh aktor-aktor tertentu. Banyak aktor yang terlibat dalam kegiatan transaksi seks seperti pemilik villa, pramuwisata, PSK, TNI POLRI, elit desa, dan bank. Mereka memainkan peran yang berbeda dalam pengamanan di daerah Moro Seneng. Selain itu aktor tersebut juga sebagai penghubung dengan aktor lainnya baik individu atau instansi terkait. Aktor yang mempunyai peran kuat dalam kegiatan transaksi seks di Moro Seneng yaitu Mr Papi. Ia sebagai penghubung aktor internal dan eksternal. Faktor utama munculnya kegiatan prositusi di Moro Seneng adalah kondisi ekonomi yang rendah, serta rasa solidaritas yang tinggi masyarakatnya untuk pengembangan dan pengelolahan kepariwisataan. Penelitian ini menggunakan teori keterlekatan (embeddedness) dari Mark Granovetter (1985). Menurut Granovetter dalam jaringan sosial pasti terdapat unsur yang melekatan antar anggota (aktor) sehingga mereka tidak dapat dipisahkan. Unsur yang paling kuat untuk melekatkan antar anggota yaitu ekonomi dan sosial. Kedua unsur tersebut saling mempengaruhi sehingga tidak dapat dipisahkan. Selain itu dalam jaringan sosial terdapat aturan yang harus dipatuhi oleh para anggotanya. Aturan tersebut juga menerapkan sanksi bagi para anggota yang melanggar aturan tersebut. Di lingkungan Moro Seneng kuat lemahnya jaringan akan mempengaruhi seseorang untuk mendapatkan suatu pekerjaan entah sebagai pramuwisata, pemilik villa, PSK, dan lainnya. Selain itu kepadatan jaringan yang ada di Moro Seneng juga akan mempengaruhi eksistensi kegiatan bisnis penginapan dan transaksi seks.

English Abstract

This research explains about social network in securing of covert prostitution activities based of lodging in Sumber Rejeki city. Moro Seneng is a lodging area for tourists. But in reality there is sex transactions activities that conducted by related actors. Many actors are involved in sex transaction activities such as villa owners, guides, prostitutes, Army of the State of Indonesia (TNI), Police of the State of Indonesia (POLRI), village elite, and bank. They play a different role in securing in the Moro Seneng area. In addition, the actors are also as liaison with other actors either individuals or related agencies. The actor who has a strong role in sex transaction activities in Moro Seneng is Mr Papi. He connects of internal and external actors. The important factors in the emergence of prostitution activities in Moro Seneng are the low economic condition, and high community solidarity for developing and managing tourism. This study used the embeddedness theory from Mark Granovetter. According to Granovetter in social networks there must be elements that attach between members (actors) so that they can not be separated. The strong elements to attach between members are economic and social. Both elements are mutually influence so can not be separated. In addition, in social networks there are rules that must be obeyed by the members. That rules also impose sanctions for members who violate the rules. In the Moro Seneng area, strong and weak network will affect someone to get a job either as a guide, villa owners, prostitutes, and others. In addition, network density in the Moro Seneng area will also affect the existence of lodging business activities and sex transactions.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FIS/2017/871/051711204
Uncontrolled Keywords: Jaringan sosial, pariwisata seks, dan keterlekatan (embededness)
Subjects: 300 Social sciences > 306 Culture and institutions > 306.7 Sexual relations > 306.733 Premarital sexual relations > 306.74 Prostitution
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 13 Nov 2017 00:56
Last Modified: 22 Oct 2020 07:03
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/5285
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (608kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (892kB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (262kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (392kB)

Actions (login required)

View Item View Item