Pengaruh Dosis Stimulan Etefon Terhadap Produktivitas Lateks Pada Dua Umur Tanaman Karet (Hevea brasilliensis Muell Arg.)

Tarigan, Hiskia (2017) Pengaruh Dosis Stimulan Etefon Terhadap Produktivitas Lateks Pada Dua Umur Tanaman Karet (Hevea brasilliensis Muell Arg.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Karet (Hevea brasiliensis Muell Arg.) merupakan salah satu komoditas tanaman perkebunan yang penting di Indonesia. Masalah utama dari perkebunan tanaman Karet ialah produksi lateks yang mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi lateks ialah dengan pemberian stimulan etefon dengan memperhatikan faktor-faktor seperti umur pohon dan klon, karena setiap klon dan umur pohon memiliki respon yang berbeda terhadap stimulan. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengetahui pengaruh dosis stimulan etefon yang paling optimal dalam meningkatkan produktivitas lateks pada umur tanaman Karet yang berbeda. Hasil percobaan menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara umur pohon dengan dosis stimulan etefon pada pengamatan volume lateks dan laju aliran lateks, tetapi interaksi terjadi pada pengamatan Kadar Karet Kering (KKK) dan Produksi Karet Kering. Produktivitas tanaman Karet dengan umur pohon 10 tahun menunjukkan hasil yang lebih produktif dibandingkan dengan umur pohon 20 tahun, hal tersebut terlihat pada hasil pengamatan volume lateks, laju aliran lateks, Kadar Karet Kering (KKK) dan Produksi Karet Kering.Dosis stimulan etefon yang paling optimum untuk meningkatkan volume dan laju aliran lateks tanaman Karet klon BPM 24 ialah 1,2 cc pohon-1 pada kedua umur tanaman. Perlakuan dosis stimulan etefon tidak memberikan pengaruh yang nyata pada pengamatan Produksi Karet Kering.

English Abstract

Rubber (Hevea brasiliensis Muell Arg.) is one of the important plantation commodities in Indonesia. The main problem of Rubber plantation is the production of latex which decreased from year to year. One way to increase latex production is giving the ethephon stimulants by considering factors such as the age of trees and clones, as each clone and age of the tree have different responses to the stimulant. The experimental results showed that there was no interaction between tree age and dose of etefon stimulant on latex volume observation and latex flow rate, but interaction occurred on observation of Dry Rubber Content (DRC) and Dry Rubber Production. Rubber plant productivity with 10 years old tree age shows more productive results compared to 20 year old trees, as seen from latex volume observation, latex flow rate, dry rubber content (DRC) and Dry Rubber Production. The most optimum etefon stimulant dose to increase the volume and flow rate of plant latex Rubber clone BPM 24 is 1,2 cc of tree-1 in both plant age. Treatment of etefon stimulant dose did not give a real effect on observation of Dry Rubber Production.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2017/241/051705256
Uncontrolled Keywords: Dosis Stimulan Etefon, Produktivitas, Tanaman Karet, Umur Pohon
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 678 Elastomers and elastomer products > 678.2 Rubber
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroekoteknologi
Depositing User: Sugiantoro
Date Deposited: 19 Jul 2017 03:07
Last Modified: 09 Nov 2020 06:22
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/340
[thumbnail of Hiskia Tarigan.pdf]
Preview
Text
Hiskia Tarigan.pdf

Download (1MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item