Perbandingan Kinerja Purifikasi Biogas Menggunakan NaOH dan Ca(OH)2 di Sekitar Titik Jenuh Larutan

Wicahyo, Benidiktus Lovian (2017) Perbandingan Kinerja Purifikasi Biogas Menggunakan NaOH dan Ca(OH)2 di Sekitar Titik Jenuh Larutan. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Biogas adalah biomassa yang dapat terus dikembangkan karena secara ekonomis tidak memerlukan biaya produksi besar untuk mendapatkan bahan baku. Kandungan utama biogas adalah gas metana dan gas karbondioksida dimana kandungan gas karbon dioksida merupakan inhibitor pada proses pembakaran. Sehingga kandungan senyawa karbondioksida tersebut harus dihilangkan dengan cara purifikasi. Oleh karena itu pada penelitian ini dikaji pemurnian biogas dengan menggunakan Larutan NaOH pada fraksi volume 40% ; 45% : 50% ; 55% ,60 % dan juga Ca(OH)2 pada fraksi volume 0% ; 0,07% ; 0,15% ; 0.30% ,0.45% Yang berada disekitar titik jenuh larutan sekaligus membandingkan larutan manakah yang lebih efektif digunakan purifikasi. Diteliti juga hasil purifikasi tiap 4 menit ; 8 menit ; 12 menit ; 16 menit dan 20 menit. Hasil penelitian menunjukan Larutan NaOH dan larutan Ca(OH)2 dapat menyerap kandungan karbondioksida (CO2) didalam biogas. Kemampuan Menyerap karbondioksido (CO2) selama waktu 20 menit yaitu pada menit ke-4, ke-8, ke-12, ke-16 dan ke-20 adalah tidak terdapat perbedaan hasil purifikasi. Baik menggunakan larutan NaOH ataupun Larutan Ca(OH)2. Perbandingan Efesiensi penyerapan CO2 menggunakan larutan NaOH dan Ca(OH)2 adalah larutan NaOH memiliki efesiensi penyerapan tertinggi pada fraksi Volume 50% yaitu sebesar 91,288%. Sedangkan larutan Ca(OH)2 memiliki efesiensi penyerapan tertinggi pada fraksi volume 0.07% yaitu sebesar 68,108%. Dari kedua larutan tersebut dapat diketahui bahwa titik optimal penyerapan karbondioksida (CO2) terdapat pada titik jenuh larutan. Yaitu kemampuan zat terlarut untuk larut dalam zat pelarut. Pada Larutan NaOH dimana larutan jenuh berada di Fraksi Volume 50% sedangkan Ca(OH)2 berada pada fraksi volume 0,07%. Dan nilai kalor pembakaran biogas mengalami peningkatan setelah melewati larutan purifikasi.

English Abstract

Biogas is a biomass that can continue to be developed because it does not economically require production costs. The main content of biogas is methane gas and carbon dioxide gas where carbon dioxide gas content is an inhibitor in the combustion process. So the content of carbon dioxide compounds must be removed by purification. Therefore, in this study, biogas purification was examined by using NaOH solution at volume fraction 40%; 45%: 50%; 55% and 60% and also Ca (OH) 2 at volume fraction 0%; 0.07%; 0.15%; 0.30% and 0.45%. Which is located around the saturation point of the solution as well as compare which solution is more effectively used purification. Also studied purification results every 4 minutes; 8 minutes; 12 minutes; 16 minutes and 20 minutes. The results showed NaOH solution and Ca (OH) 2 solution can absorb carbon dioxide (CO2) content in biogas wherein the ability to absorb carbon dioxide (CO2) for 20 minutes at the fourth, eighth, 12th, 16 and 20 are not yet influenced by purification. Comparison CO2 absorption efficiency using NaOH and Ca (OH) 2 solution is NaOH solution has the highest absorption efficiency at fraction of Volume 50% that is equal to 91,288%. While Ca (OH) 2 solution has the highest absorption efficiency at volume fraction of 0.07% that is equal to 68,108%. From both solutions it can be seen that the optimal point of carbon dioxide absorption (CO2) is present in the saturation point of the solution. In NaOH solution where the saturated solution is at 50% Fraction Volume while Ca (OH) 2 is at 0.07% volume fraction. And The greater the efficiency of CO2 absorption, the greater the burning calorific value of biogas.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2017/451/051705352
Uncontrolled Keywords: Biogas, Larutan, Fraksi volume, NaOH, Ca(OH)2, dan Jenuh
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 665 Technology of industrial oils, fats, waxes, gases > 665.7 Natural gas and manufactured gases > 665.77 Production of manufactured gases > 665.772 Production of manufactured gases from coal and coke
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 07 Sep 2017 06:34
Last Modified: 05 Dec 2020 09:41
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/2223
[thumbnail of BENIDIKTUS LOVIAN WICAHYO.pdf]
Preview
Text
BENIDIKTUS LOVIAN WICAHYO.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item