Optimasi Ekstraksi Senyawa Antioksidan Tanaman Krokot (Portulaca Oleracea, L.) Menggunakan MicrowaveAssisted Extraction (MAE) dan Potensinya Sebagai Sediaan Kosmetik: Gel Moisturizer.

Priskka Angelina, Rumambi and Dr. Ir. Sukardi,, MS., and Beauty Suestining Dyah Dewanti,, ST., MT., PhD. (2023) Optimasi Ekstraksi Senyawa Antioksidan Tanaman Krokot (Portulaca Oleracea, L.) Menggunakan MicrowaveAssisted Extraction (MAE) dan Potensinya Sebagai Sediaan Kosmetik: Gel Moisturizer. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Tanaman krokot memiliki kualitas nutrisi yang sangat baik dimana senyawasenyawa yang terkandung dalam tanaman krokot ini mengandung aktivitas antioksidan yang memiliki kemampuan untuk menetralkan radikal bebas yang berpotensi untuk merusak sel di dalam tubuh, salah satunya yang berasal dari sinar UV yang dapat memicu kerutan, penuaan dan kerusakan pada kulit. Oleh karena itu diperlukan suatu bentuk pemanfaatan dari tanaman krokot dengan melakukan ekstraksi senyawa antioksidan yang terkandung dalam tanaman menggunakan Microwave-Assisted Extraction (MAE) untuk dijadikan sediaan kosmetik berupa gel moisturizer. Metode MAE dipilih karena dapat meningkatkan efisiensi ekstraksi dibandingkan dengan metode konvensional, yaitu dapat meminimalkan jumlah pelarut serta waktu ekstraksi, dan meningkatkan rendemen yang diperoleh. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pengaruh waktu dan rasio bahan:pelarut terhadap rendemen, total fenol, dan aktivitas antioksidan dari ekstrak tanaman krokot (Portulaca oleracea, L.), mengetahui berapa waktu dan rasio bahan:pelarut yang optimal untuk mendapatkan rendemen, total fenol, dan aktivitas antioksidan terbaik dari ekstrak tanaman krokot (Portulaca oleracea, L.)., serta mengetahui formulasi gel moisturizer dari ekstrak tanaman krokot (Portulaca oleracea, L.) sebagai sediaan kosmetik sumber antioksidan. Penelitian dilakukan dengan optimasi 2 faktor yaitu waktu ekstraksi (X 1 ) (8, 9, 10 menit) dan rasio bahan:pelarut (X 2 ) (1:30, 1:40, dan 1:50 g/mL) menggunakan Response Surface Methodology (RSM) dengan bantuan software Design Expert 10.0. Respon yang diuji adalah jumlah rendemen (%), total fenol (mg GAE/g), dan aktivitas antioksidan (ppm) dengan daya microwave sebesar 200W. Hasil optimal yang diperoleh akan digunakan sebagai bahan tambahan sediaan gel moisturizer yang kemudian akan diuji kadar airnya, daya sebar, pH, serta aktivitas antioksidan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Rekayasa Proses Agroindustri (RPA) dan Laboratorium Kimia Dasar, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya dari bulan Januari sampai dengan bulan Agustus tahun 2023. Hasil penelitian menunjukan rendemen terbesar (45,6%) memiliki waktu ekstraksi 8 menit dan rasio bahan pelarut 1:50 g/mL, total fenol terbesar (67,88 mg GAE/g) memiliki waktu ekstraksi 9 menit dan rasio bahan pelarut 1:40 g/mL, dan aktivitas antioksidan terbesar (144,09 ppm) memiliki waktu ekstraksi 9 menit dan rasio bahan pelarut 1:40 g/mL. Setelah dilakukan running pada Design Expert didapatkan hasil optimal pada sampel 4 dengan perlakuan waktu ekstraksi 10 menit dengan rasio bahan:pelarut 1:50 g/ml. Sampel tersebut kemudian ditambahkan dalam sediaan gel moisturizer sebagai salah satu bentuk pemanfaatan aktivitas antioksidan ekstrak tanaman krokot. Hasil pengujian sediaan kontrol dan sediaan dengan penambahan ekstrak berturut-turut memiliki nilai kadar air 0,93% dan 2,30%, nilai pH 6,82 dan 6,41, daya sebar 8 cm dan 9,2 cm, dan nilai aktivitas antioksidan 364,533 ppm dan 215,993 ppm.

English Abstract

Purslane plants have excellent nutritional quality. The compounds contain antioxidant activity that can neutralize free radicals that can damage cells in the body, for example, free radicals from UV, which can trigger wrinkles, aging, and damage to the skin. Therefore, a form of utilization of purslane is needed by extracting antioxidant compounds contained in plants using Microwave-Assisted Extraction (MAE) to and using it as cosmetic preparations in the form of moisturizing gels. The method chosen is the MAE method because it can increase extraction efficiency compared to conventional methods, minimizing the amount of solvent and extraction time and increasing the yield obtained. The purpose of this study is to find out how the effect of time and the solid: liquid ratio to yield, total phenols, and antioxidant activity of purslane plant (Portulaca oleracea, L.) extracts, find out what time and solid: liquid ratio is optimal to get the best yield, total phenol, and antioxidant activity of purslane plant (Portulaca oleracea, L.) extracts, and to find out how the moisturizing gel formulation from purslane (Portulaca oleracea, L.) extract as a source of antioxidants in cosmetic preparation. The research was conducted by optimizing two factors, extraction time (X1) (8, 9, 10 minutes) and solid: liquid ratio (X2) (1:3, 1:40, 1:50 g/mL) using Response Surface Methodology (RSM) in Design Expert 10.0 software. The responses tested were total yield (%), total phenol (mg GAE/g), and antioxidant activity (ppm) with microwave power used at 200W. The optimal results obtained will be used as an additional ingredient in moisturizer gel preparations, which also will be tested for water content, spreadability, pH, and antioxidant activity. The research was conducted at Rekayasa Proses Agroindustry Laboratory (RPA) and Kimia Dasar Laboratory, Faculty of Agricultural Technology, Brawijaya University from January to August 2023. The results showed that the highest yield (45.6%) had an extraction time of 8 minutes and a solid: liquid ratio of 1:50 g/mL, the highest total phenol (67.88 mg GAE/g) had an extraction time of 9 minutes, and solid: liquid ratio of 1: 40 g/mL, and the highest antioxidant activity (144.09 ppm) had an extraction time of 9 minutes and solid: liquid ratio of 1:40 g/mL. After running on the Design Expert, optimal results were obtained on sample 4 with an extraction time treatment of 10 minutes and a solid: liquid ratio of 1:50 g/ml. Then, the sample is added to a moisturizer gel preparation to utilize the antioxidant activity of purslane plant extract. The test results for control preparations and preparations with the addition of extracts had a water content value of 0.93% and 2.30%, pH value of 6.82 and 6.41, spreadability of 8 cm and 9.2 cm, and antioxidant activity value of 364.533 ppm and 215.993 ppm.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 052310
Uncontrolled Keywords: Antioksidan, Krokot, Microwave-Assisted Extraction (RSM), Response Surface Methodology (RSM) Antioxidant, Microwave-Assisted Extraction (RSM), Purslane, Response Surface Methodology (RSM)
Divisions: Fakultas Teknologi Pertanian > Teknologi Industri Pertanian
Depositing User: Unnamed user with username verry
Date Deposited: 16 Jan 2024 07:57
Last Modified: 16 Jan 2024 07:57
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/211107
[thumbnail of Dalam Masa Embargo] Text (Dalam Masa Embargo)
Priskka Angelina Rumambi.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2025.

Download (5MB)

Actions (login required)

View Item View Item