Uji Pengaruh Campuran Insektisida Berbahan Aktif Abamectin Dan Chlorfenapyr Terhadap Plutella Xylostella L. (Lepidoptera: Plutellidae) Pada Tanaman Brokoli (Brassica Oleracea L.

Obaidillah, Abdul Azis and Dr. Agr. Sc. Hagus Tarno,, SP., MP. (2020) Uji Pengaruh Campuran Insektisida Berbahan Aktif Abamectin Dan Chlorfenapyr Terhadap Plutella Xylostella L. (Lepidoptera: Plutellidae) Pada Tanaman Brokoli (Brassica Oleracea L. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Brokoli (Brassica oleracea L. var. italica) merupakan salah satu tanaman sayur dari suku kubis-kubisan (Brassicaceae) yang mengandung bermacam- macam zat gizi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Kegiatan budidaya tanaman brokoli tidak akan lepas dari suatu permasalahan yaitu hama dan penyakit yang dapat menyebabkan turunya kualitas maupun kuantitas. Salah satu hama utama yang menyerang tanaman brokoli adalah (Plutella xylostella) yang dikenal sebagai ulat daun kubis. Upaya pencegahan yang dilakukan petani untuk mengendalikan serangan P. xylostella yaitu dengan mengandalkan pada penggunaan pestisida sintetik untuk melindungi pertanamannya dari serangan OPT. Penggunaan bahan aktif campuran dapat memperlambat laju resistensi. Pencampuran insektisida yang tepat dapat mengatasi masalah resistensi hama terhadap insektisida yang digunakan yaitu meningkatkan keefektifannya dan mengurangi biaya aplikasi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Toksikologi Hama dan Penyakit Tumbuhan Universitas Brawijaya Malang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2019 - Februari 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi campuran insektisida berbahan aktif abamectin dan chlorphenapyr terhadap mortalitas P. xylostella pada tanaman brokoli. Pada penelitian ini terdapat 18 perlakuan menggunakan insektisida dengan bahan aktif abamectin dan chlorphenapyr serta campuran keduanya dengan konsentrasi yang sama yaitu kontrol, 0,125 ml/L, 0,25 ml/L, 0,5 ml/L, 1 ml/L dan 2 ml/L menggunakan larva instar III dari P. xylostella. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak empat kali. Pada setiap perlakuan menggunakan daun brokoli yang dicelupkan ke dalam larutan pestisida tersebut kemudian di letakkan pada cawan petri dengan 10 larva/cawan petri. Larva yang mati dicatat mulai dari 24 JSP hingga 96 JSP. Hasil didapatkan penggunaaan insektisida abamectin dan chlorphenapyr berpengaruh terhadap mortalitas larva P. xylostella. Penggunaan campuran kedua insektisida menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan penggunaan insektisida tunggal. Nilai mortalitas larva lebih tinggi seiring bertambahnya konsentrasi dan waktu pengamatan. Penggunaan insektisida tunggal abamectin, chlorphenapyr dan campuran keduannya menunjukkan nilai mortalitas tertinggi masing-masing sebesar 78%, 83% dan 95% pada 96 JSP. Insektisida abamectin dan chlorphenapyr lebih efektif digunakan dalam bentuk campuran daripada diaplikasikan dalam bentuk tunggal karena menghasilkan sifat sinergistik dan mampu meningkatkan daya racun insektisida sehingga berpengaruh terhadap nilai mortalitas larva P. xylostella yang lebih baik

English Abstract

Broccoli (Brassica oleracea L. var. Italica) is one of the vegetable plants of the cabbage tribe (Brassicaceae) which contains various nutrients that are very beneficial for the health of the human body. Broccoli cultivation activities will not be separated from a problem that is pests and diseases that can cause quality and quantity loss. One of the main pests that attack the broccoli plant is Plutella xylostella, known as cabbage leaf caterpillars. Preventive efforts by farmers to control P. xylostella attacks are by relying on the use of synthetic pesticides to protect their crops from attack by plant-disturbing organisms. The use of active ingredients mixtures can slow the rate of resistance. Proper mixing of insecticides can overcome the problem of pest resistance to the insecticide used, which is to improve its effectiveness and reduce application costs. The study was conducted in the Laboratory of Toxicology, Plant Pest and Diseases Department, Faculty of Agriculture, University Brawijaya. The research was conducted from December 2019 to February 2020. This study aimed to determine the effect of various concentrations of an insecticide mixture with active ingredients of abamectin and chlorphenapir on the mortality of P. xylostella in broccoli. In this study there were 18 treatments using insecticides with active ingredients abamectin and chlorphenapyr and a mixture of both with the same concentration of control, 0.125 ml / L, 0.25 ml / L, 0.5 ml / L, 1 ml / L and 2 ml / L uses instar larvae III from P. xylostella. Each treatment was repeated four times. In each treatment using broccoli leaves dipped in a solution of the pesticide is then placed in a petri dish with 10 larvae / petri dish. Dead larvae were recorded from 24 to 96 hour after treatment. The results obtained by the use of abamectin and chlorphenapir insecticides affect the mortality of P. xylostella larvae. The use of a mixture of the two insecticides showed better results compared to the use of a single insecticide. Larval mortality was higher with increasing concentration and observation time. The use of a single insecticide abamectin, chlorphenapir and a mixture of both showed the highest mortality values of 78%, 83% and 95% in 96 hour after treatment, respectively. Abamectin and chlorphenapir insecticides are more effectively used in mixed form rather than applied in a single form because they produce synergistic properties and are able to increase the toxicity of insecticides so that they affect the mortality value of P. xylostella larvae better

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520040034
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 632 Plant injuries, diseases, pests > 632.6 Animal pests
Divisions: Fakultas Pertanian > Hama dan Penyakit Tanaman
Depositing User: Nur Cholis
Date Deposited: 29 Sep 2022 08:05
Last Modified: 29 Sep 2022 08:05
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/195179
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
Abdul Azis Obaidillah.pdf
Restricted to Registered users only until 31 March 2023.

Download (3MB)

Actions (login required)

View Item View Item