Desentralisasi Fiskal, Pertumbuhan Ekonomi, Dan Ketimpangan Pembangunan Regional Di Kawasan Timur Indonesia

Farida, Nur and Prof. Dr. Agus Suman,, SE., DEA., Ph.D and Dr. Rachmad Kresna Sakti,, SE., M.Si (2021) Desentralisasi Fiskal, Pertumbuhan Ekonomi, Dan Ketimpangan Pembangunan Regional Di Kawasan Timur Indonesia. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Studi ini menganalisis keterkaitan antara desentralisasi fiskal, pertumbuhan ekonomi, dan ketimpangan pembangunan regional di Kawasan Timur Indonesia. Data yang digunakan adalah data panel dari tiga belas Provinsi di Kawasan Timur Indonesia selama periode Tahun 2016-2019 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. Dengan menggunakan model persamaan simultan yang diestimasi dengan metode Three Stage Least Square (3SLS) ditemukan bahwa desentralisasi fiskal belum sepenuhnya menyokong pertumbuhan ekonomi dan mengoreksi ketimpangan pembangunan regional di Kawasan Timur Indonesia. Pelimpahan kewenangan dalam pengelolaan anggaran belum dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah, diindikasikan dengan kurangnya alokasi belanja produktif dan proporsinya yang semakin menurun selama periode penelitian. Lemahnya kualitas SDM perencana dan pengelola anggaran berdampak pada minimnya kuantitas dan kualitas barang publik dalam mendukung pelayanan publik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang pro pemerataan. Dibutuhkan daya dukung modal fisik dan modal manusia yang berkualitas, untuk mengimbangi aktivitas ekonomi yang sedang berlangsung sebagai upaya menurunkan ketimpangan pembangunan regional.

English Abstract

This study analyzes the relations between fiscal decentralization, economic growth, and regional development inequality in eastern Indonesia using 2016-2019 panel data of thirteen eastern Indonesia provinces obtained from Statistics Indonesia and the Directorate General for Fiscal Balance. Using simultaneous equations estimated through the Three-Stage Least Squares, this study finds that fiscal decentralization has not fully supported economic growth and corrected the regional development inequality in Eastern Indonesia. The mandate for managing the budget has not been optimally used by the local governments, indicated by poor allocation for productive expenditures and its decreasing proportion during the research period. Poor human resource quality in budget planning and management has an impact on the lack of public goods quantity and quality in supporting public services to encourage pro-equality economic growth. Supports from physical and human capital are required to keep up with the occurring economic activities so that regional development inequality can be reduced

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: 0421020031
Uncontrolled Keywords: desentralisasi fiskal, pertumbuhan ekonomi, ketimpangan pembangunan regional, 3SLS, fiscal decentralization, economic growth, regional development inequality, 3SLS
Subjects: 300 Social sciences > 330 Economics
Divisions: S2/S3 > Magister Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Depositing User: Nur Cholis
Date Deposited: 12 Jul 2022 04:35
Last Modified: 12 Jul 2022 04:35
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/191932
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
Nur Farida.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2023.

Download (3MB)

Actions (login required)

View Item View Item