Keberlanjutan Desa Wisata Dan Strategi Pengembangannya (Studi Pada Desa Wisata Di Kabupaten Malang)

Nurhayati, Yetty and Prof. Dr. M. Pudjihardjo,, SE.,MS. and Dr.,Susilo, SE.,MS. and Dra.,Marlina Ekawaty, M.Si.,Ph,D (2022) Keberlanjutan Desa Wisata Dan Strategi Pengembangannya (Studi Pada Desa Wisata Di Kabupaten Malang). Doktor thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Mengetahui status keberlanjutan dari tiap dimensi yang diteliti antara lain dimensi lingkungan, ekonomi, sosial-budaya, aksesibilitas dan utilitas, serta kelembagaan pada Desa Wisata di Desa Pujon Kidul, Sanankerto dan Gubugklakah, Kabupaten Malang (2) Mengetahui faktor-faktor yang sensitif dari lima dimensi tersebut untuk meningkatkan status keberlanjutan Desa Wisata di Desa Pujon Kidul, Sanankerto dan Gubugklakah, Kabupaten Malang, dan (3) Mengetahui strategi untuk meningkatkan status keberlanjutan Desa Wisata di Desa Pujon Kidul, Sanankerto dan Gubugklakah, Kabupaten Malang. Penelitian dilakukan dengan mewawancarai para ahli di bidangnya masing-masing. Sampel penelitian yaitu 36 judgement expert. Judgement experts tersebut antara lain Dinas Sosial, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, wisatawan, Kepala Desa pada masing- masing Desa Wisata, pengelola Desa Wisata. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan analisis penelitian menggunakan metode Multi Dimensional Scalling (MDS) pendekatan RAPFISH dan Analytical Hierarchy Process. Secara teoritis hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya dan melengkapi khasanah ilmu pengetahuan di bidang pembangunan berkelanjutan terutama teori triple bottom line sehingga dapat bermanfaat bagi para akademisi dan praktisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) semua Desa pada setiap dimensi memiliki status cukup berkelanjutan, hanya dimensi ekonomi di Pujon Kidul saja yang statusnya sangat berkelanjutan; (2) Pujon Kidul dan Sanankerto memiliki dimensi kelembagaan yang paling sensitif dalam mempengaruhi keberlanjutan sedangkan Gubugklakah dimensi paling sensitif dalam mempengaruhi keberlanjutan adalah dimensi ekonomi; (3) strategi terbaik untuk meningkatkan keberlanjutan di Pujon Kidul adalah mengumpulkan aspirasi masyarakat sekitar terkait fasilitas apa yang dibutuhkan dan melibatkan masyarakat lokal dalam membangun akses jalan untuk menuju lokasi Desa Wisata. Untuk Sanankerto yaitu pengadaan seminar dan pelatihan rutin pengelolaan dan pengembangan arboretum serta meningkatkan nilai tambah dari bambu. Strategi untuk Gubugklakah yaitu dengan melibatkan masyarakat lokal untuk melakuka promosi terpadu terkait paket hiking Gunung Bromo dengan memanfaatkan media sosial.

English Abstract

The objectives of this research are to identify (1) the sustainability status of environmental, economic, sociocultural, accessibility, utility, and institutional dimensions in Pujon Kidul, Sanankerto, and Gubugklakah as tourism villages in Malang regency, (2) the sensitive factors of those dimensions to improve the villages’ sustainability status, and (3) strategies to advance the sustainability of the villages. The data of this research was harvested through interviews with 36 purposive sampling selected judgment experts from the Social Service, Tourism and Cultural Service, Communityand Village Empowerment Service, tourists, village heads, and tourism village managers and was analyzed using Multi-Dimensional Scaling (MDS) with RAPFISH approach and AnalyticalHierarchy Process. The findings are expected to enrich and complete the treasury of science insustainability development particularly the triple bottom line which can be beneficial for academics and practitioners. This study finds that, first, the statuses of all villages in all dimensions are quite sustainable, while the economic dimension of Pujon Kidul is highly sustainable. Second, Pujon Kidul and Sanankerto have the most sensitive institutional dimension affecting their sustainability, while the most sensitive dimension affecting the sustainability of Gubugklakah is economy. Third, the best strategies to increase the sustainability of Pujon Kidul are collecting the surrounding people’s aspiration concerning required facilities and involving them in constructing road access, while the best strategies for Sanankerto are conducting seminars and regular trainings about arboretum management and development and increasing the added values of bamboo plants, and the best strategies for Gubugklakah are involving the local community in activities to promote Bromo mountain hiking packages through social media.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Doktor)
Identification Number: 0622020002
Uncontrolled Keywords: Desa Wisata, Pariwisata berkelanjutan, Multi Dimensional Scalling RAPFISH, Analytical Hierarchy Process, tourism village, sustainable tourism, RAPFISH Multi-Dimensional Scaling, Analytical Hierarchy Process
Subjects: 300 Social sciences > 330 Economics
Divisions: S2/S3 > Doktor Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Depositing User: Nur Cholis
Date Deposited: 07 Jul 2022 03:03
Last Modified: 07 Jul 2022 03:03
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/191677
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
YETTY NURHAYATI.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2024.

Download (5MB)

Actions (login required)

View Item View Item