Analisis Determinan Kualitas Lingkungan Hidup di Indonesia (Studi Empiris 32 Provinsi di Indonesia Tahun 2013-2019)

Butarbutar, Peris Frengki and Prof. Candra Fajri Ananda,, SE., M.Sc., Ph.D and Dr.rer.pol. Ferry Prasetyia,, SE., M.App.Ec.Int (2022) Analisis Determinan Kualitas Lingkungan Hidup di Indonesia (Studi Empiris 32 Provinsi di Indonesia Tahun 2013-2019). Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penelitian ini menganalisis determinan kualitas lingkungan hidup pada 32 Provinsi di Indonesia periode 2013-2019. Penelitian ini melihat pengaruh kelima variabel yaitu PDRB per kapita, Kemiskian, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Belanja Fungsi Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam terhadap Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel PDRB perkapita dan Kemiskinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Kualitas Lingkungan Hidup. Kedua variabel tersebut cenderung meningkatkan kategori Indeks Kualitas Lingkungan Hidup masing-masing sebesar 11,30 dan 1,13 kali. Sedangkan Variabel Indeks dan Belanja Fungsi Lingkungan Hidup berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Indeks Kualitas Lingkungan Hidup serta cenderung menurunkan kategori Indeks Kualitas Lingkungan Hidup masing-masing sebesar 0,84 dan 0,38 kali. Dari hasil penelitian ini diharapkan pemerintah daerah dan pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan berkerjasama dengan para pelaku usaha yang wajib melakukan Analisa Mengendai dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) untuk ikut serta dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) dan meningkatkan teknologi untuk efisiensi produksi, aktivitas dan produktivitas masyarakat.

English Abstract

This research analyses the determinants of environmental quality in 32 Indonesian provinces in the period of 2013-2019. Here the effects of five variables, i.e. per capita GDRP, poverty, Human Development Index (HDI), expenditures in environmental and forestry functions, and natural resource profit-sharing fund, on Environmental Quality Index are analyzed. This study finds that per capita GDRP and poverty have positive and significant effects on Environmental Quality Index. Those variables tend to increase the category of the index by 11.30 and 1.13 times. Human Development Index and expenditures in environmental and forestry functions have negative and significant effects on Environmental Quality Index. They tend to decrease the category of the index by 0.84 and 0.38 times. Based on the findings, local and central government through the Ministry of Environment and Forestry in cooperation with business people required to conduct Environmental Impact Analyses should participate in PROPER, a program that assesses the rank of company performance, and in enhancing technologies that support efficiencies in production and community activity and productivity.

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: 0421002016
Uncontrolled Keywords: Indeks Kualitas Lingkungan Hidup, Proper, Kerusakan Lingkungan, environmental index, PROPER, environmental damage
Subjects: 300 Social sciences > 330 Economics
Divisions: S2/S3 > Magister Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Depositing User: Nur Cholis
Date Deposited: 04 Jul 2022 02:58
Last Modified: 04 Jul 2022 02:58
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/191449
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
PERIS FRENGKI BUTARBUTAR.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2023.

Download (3MB)

Actions (login required)

View Item View Item