Potensi Nanopartikel Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum) sebagai Antimetastasis Karsinoma Sel Skuamosa: Tinjauan Literatur

Damayanti, Karina and drg. Astika Swastirani,, M.Si. (2020) Potensi Nanopartikel Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum) sebagai Antimetastasis Karsinoma Sel Skuamosa: Tinjauan Literatur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Latar Belakang: Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Diantara semua jenis kanker, kanker mulut memiliki prevalensi yang cukup tinggi. Nanopartikel digunakan dalam aplikasi biomedis karena menawarkan banyak keuntungan seperti luas permukaan dan serapan yang lebih besar oleh sel kanker. Pengobatan kanker dapat dilakukan dengan kemoterapi, pembedahan, maupun radiasi. Namun, pengobatan tersebut berpotensi untuk menghasilkan kerusakan jaringan rongga mulut atau produksi sel hematopoietik. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kemangi memiliki aktivitas sitotoksik dan mampu menghambat pertumbuhan sel kanker. Tujuan: Mengetahui potensi nanopartikel ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum) sebagai antimetastasis karsinoma sel skuamosa. Metode: Penyusunan literatur menggunakan metode PRISMA- P. Metode PRISMA-P adalah pencarian literatur menggunakan database dan kata kunci yang spesifik sesuai dengan tema yang diangkat. Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan artikel yang dianalisis, daun kemangi (Ocimum sanctum) memiliki beberapa senyawa fitokimia yang berperan sebagai antimetastasis pada sel kanker yang dapat dikemas dalam sediaan nanopartikel untuk meningkatkan efektivitas drug delivery. Kesimpulan: Nanopartikel ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum) berpotensi sebagai antimetastasis karsinoma sel skuamosa.

English Abstract

Background: Cancer is one of the leading causes of death worldwide. Among all types of cancer, oral cancer is diagnosed most often. Nanoparticles are used in biomedical applications because they offer many advantages such as greater surface area and uptake by cancer cells. Cancer treatment can be performed with chemotherapy, surgery, or radiation. However, the treatment has the potential to result in oral tissue damage or the production of hematopoietic cells. Several studies have shown that basil has cytotoxic activity and can inhibit the growth of cancer cells. Objective: To determine the potential of basil leaf extract nanoparticles (ocimum sanctum) as an antimetastatic squamous cell carcinoma. Methods: The preparation of literature uses the PRISMA-P method. The PRISMA-P method is a literature search using a database and specific keywords according to the theme used. Results and Discussion: Based on the 10 articles analyzed, basil leaves (ocimum sanctum) have several phytochemical compounds that act as antimetastasis in cancer cells that can be packaged in nanoparticle preparations to increase the effectiveness of drug delivery. Conclusion: Basil leaf extract nanoparticles (ocimum sanctum) have potential as antimetastatis squamous cell carcinoma.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520140053
Uncontrolled Keywords: Ocimum sanctum, metastatic, antimetastasis, oral carcinoma cell squamosa, nanoparticles,Ocimum sanctum, metastatic, antimetastasis, oral carcinoma cell squamosa, nanoparticles.
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 617 Surgery, regional medicine, dentistry, ophthalmology, otology, audiology > 617.6 Dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > Kedokteran Gigi
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 17 Jun 2022 06:17
Last Modified: 17 Jun 2022 06:17
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/191289
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
KARINA DAMAYANTI.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2022.

Download (2MB)

Actions (login required)

View Item View Item