Pengaruh Mengunyah Permen Karet Xylitol Terhadap pH Saliva Anak Usia 10-11 tahun Setelah Mengkonsumsi Biskuit Coklat di SDN Merjosari 02 Malang

Putriana, Faradilla Ayu and Dr. Drg. Muhammad Chair Effendi,, Su,. Sp.KGA and drg. Edina Hartami,, Sp. KGA (2020) Pengaruh Mengunyah Permen Karet Xylitol Terhadap pH Saliva Anak Usia 10-11 tahun Setelah Mengkonsumsi Biskuit Coklat di SDN Merjosari 02 Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Karies merupakan suatu penyakit jaringan keras gigi sebab proses multifaktor yang terjadi melalui interaksi antara gigi dan saliva sebagai host, bakteri di dalam rongga mulut, serta makanan yang mudah difermentasikan. Saliva dan fermentasi makanan menjadi salah satu faktor yang mempunyai pengaruh besar terhadap keparahan karies gigi. Karies gigi masih menjadi permasalahan utama dalam dunia kedokteran gigi Indonesia maupun dunia dan seringnya terjadi pada usia anak sekolah dasar, 90% anak di seluruh dunia mengalami masalah kerusakan gigi, yang artinya anak sangat berisiko sekali terkena karies terutama pada usia 6-12 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pH saliva antara mengunyah dan tanpa mengunyah permen karet xylitol setelah mengkonsumsi biskuit coklat pada anak usia 10-11 tahun dengan mengclasterkan 2 perlakuan yaitu pada Kelompok A makan biskuit coklat dan kelompok B makan biskuit coklat kemudian mengunyah permen karet xylitol dengan perlakuan range waktu 5 menit, 10 menit, 15 menit dan 20 menit. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental dengan rancangan penelitian pre-test and post-test design. Sampel dipilih adalah siswa kelas IV dan V yang berusia 10-11 tahun yang bersekolah di SDN Merjosari 02 Kecamatan Lowokwaru Malang yang bebas karies atau karies rendah dengan nilai DMF-T = 0 – 2,6. Hasil Uji Beda Paired t-test pada kelompok A terdapat perbedaan yang signifikan (p = 0,000) dan pada kelompok B terdapat perbedaan yang signifikan (p = 0,000) kecuali pada pH saliva pre dan post makan permen karet xylitol menit ke 10, 15, dan 20. Hasil Uji Beda Independent t-test pada kelompok A dan B terdapat perbedaan bermakna pada menit ke 5 dan 10 (p = 0,000). Hasil analisis data menunjukkan bahwa mengunyah permen karet xylitol berpengaruh meningkatkan nilai pH saliva setelah mengkonsumsi biskuit coklat pada anak usia 10 – 11 tahun pada menit ke 5 dan 10 dengan pH saliva sebelum mengkonsumsi biskuit coklat adalah netral. pH saliva setelah mengkonsumsi biskuit coklat menurun pada menit ke 5 dan 10. pH saliva mengunyah dan tanpa mengunyah permen karet xylitol berbeda pada menit ke 5 dan 10. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh menguyah permen karet xylitol terhadap pH saliva anak usia 10-11 tahun setelah mengkonsumsi biskuit coklat di SDN Merjosari 02 Malang.

English Abstract

Caries is a hard tissue disease because of multifactorial processes that occur through interactions between teeth and saliva as hosts, bacteria in the oral cavity, and easily fermented food. Saliva and food fermentation become one of the factors which have a big influence on the severity of dental caries. Dental caries is still a major problem in the world of dentistry in Indonesia and the world and often occurs at the age of elementary school children, 90% of children around the world experience tooth decay problems, which means children are very at risk of caries, especially at the age of 6-12 years. The purpose of this study was to determine the salivary pH between chewing and without chewing xylitol gum after consuming chocolate biscuits in children aged 10-11 years by clustering 2 treatments in Group A eating chocolate biscuits and group B eating chocolate biscuits and then chewing xylitol gum with a treatment range of 5 minutes, 10 minutes, 15 minutes and 20 minutes. This is a quasi experimental research design with pre-test and post-test design. The sample selected was grade IV and V students aged 10-11 at SDN Merjosari 02, Lowokwaru Malang District, which was free of caries or low caries with DMF-T value = 0 - 2.6. Results of analysis variance differences Paired t-test in group A there was a significant difference (p = 0,000) and in group B there was a significant difference (p = 0,000) except in the salivary pH pre and post chewing xylitol gum in minutes 10, 15, and 20. Results of analysis variance differences Independent t-test in group A and B there was a significant difference in minutes 5 and10 (p = 0,000). The results of the data analysis showed that chewing xylitol gum can increase the pH value of saliva after consuming chocolate biscuits in children aged 10-11 years at minutes 5 and 10 with saliva pH before consuming chocolate biscuits is neutral. aliva pH after consuming chocolate biscuits decreased in minutes 5 and 10. The salivary pH chewing and without chewing xylitol gum is different in minutes 5 and 10. Based on the results of the study it can be concluded that there is an impact of chewing xylitol gum on the saliva pH of children aged 10-11 years after consuming chocolate biscuits at SDN Merjosari 02 Malang.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520140030
Uncontrolled Keywords: karies, xylitol, pH saliva, quasi experimental, pre-test, post-test design,caries, xylitol, pH saliva, quasi experimental, pre-test, post-test design.
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 617 Surgery, regional medicine, dentistry, ophthalmology, otology, audiology > 617.6 Dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > Kedokteran Gigi
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 17 Jun 2022 01:17
Last Modified: 17 Jun 2022 01:17
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/191060
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
Faradilla Ayu Putriana.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2022.

Download (3MB)

Actions (login required)

View Item View Item