Pengaruh Variasi pH Saliva terhadap Perbedaan Kckuatan Tekan Resin Modified Glass Ionomer Cement (RMGIC) dan Nano Ionomer

Lusianti, Afri and drg. Lalita El Milla,, M.Si (2021) Pengaruh Variasi pH Saliva terhadap Perbedaan Kckuatan Tekan Resin Modified Glass Ionomer Cement (RMGIC) dan Nano Ionomer. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Latar Belakang: RMGIC dan Nano Ionomer merupakan material restorasi dari hasil pengembangan GIC. Bahan restorasi yang berada di dalam rongga mulut akan selalu berkontak dengan saliva. Derajat keasaman (pH) saliva bisa berubah sesuai dengan keadaan individu. Kekuatan tekan selama proses pengunyahan makanan akan selalu diterima oleh gigi dan bahan restorasi pada gigi. Oleh karena itu, bahan restorasi harus memiliki sifat mekanis berupa kekuatan tekan yang baik agar dapat bertahan lama di dalam rongga mulut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi pH saliva terhadap perbedaan kekuatan tekan RMGIC dan nano ionomer. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium dengan post test only group design, sebanyak 24 sampel dibagi menjadi 6 kelompok yang direndam dalam 20 ml saliva buatan pH 5,5; 7; dan 8 selama 180 jam, kemudian dilakukan pengukuran kekuatan tekan dengan Universal Testing Machine dan dilakukan analisis data. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan nilai sig = 0.000 (p<0.05) yang artinya terdapat perbedaan kekuatan pada secara keseluruhan kelompok. Kesimpulan: Terdapat pengaruh variasi pH saliva terhadap perbedaan kekuatan tekan RMGIC dan nano ionomer, dimana kekuatan tekan paling tinggi berada pada kelompok nano ionomer yang direndam dalam saliva buatan pH 7 dan yang paling rendah pada klompok RMGIC yang direndam dalam saliva buatan pH 8.

English Abstract

Background: RMGIC and Nano ionomer are restorative materials obtained from the development of GIC. Restorative materials that are in the oral cavity will always be in contact with saliva. The degree of saliva acidity (pH) can change according to the individual's circumstances. The compressive strength during the chewing process will always be accepted by the teeth and its restorative materials. Therefore, the restoration materials must have mechanical properties in the form of good compressive strength in order to withstand in the oral cavity. Purpose: This study aims to determine the influence of saliva pH variation towards compressive strength difference of RMGIC and nano ionomer. Methods: A laboratory experimental study with a post test only group design, as many as 24 samples were divided into 6 groups immersed in 20 ml of artificial saliva pH 5,5; 7; and 8 for 180 hours, that later on the compressive strength was measured by using Universal Testing Machine and followed up by data analysis. Results: The result of statistic test showed the value of sig = 0.000 (p<0.05), which means that there is a difference in the strength of the whole group. Conclusion: There is an influence of saliva pH variation towards compressive strength difference of RMGIC and nano ionomer, where the highest compressive strength is in the nano ionomer group immersed in artificial saliva pH 7 and the lowest is in the RMGIC group immersed in artificial saliva pH 8.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0521140002
Uncontrolled Keywords: RMGIC, nano ionomer, kekuatan tekan, pH saliva,RMGIC, nano ionomer, saliva pH, compressive strength
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 617 Surgery, regional medicine, dentistry, ophthalmology, otology, audiology > 617.6 Dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > Kedokteran Gigi
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 17 Jun 2022 01:13
Last Modified: 17 Jun 2022 01:13
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/190897
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
Afri Lusianti.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2023.

Download (2MB)

Actions (login required)

View Item View Item