Perencanaan Strategi Pemasaran CV Panadia Laboratory Untuk Meningkatkan Penjualan Dengan Metode SWOT dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM)

Dina, Atikah Aulia and Ir. Ishardita Pambudi Tama, ST.,MT., Ph.D.IPU and Ir. Wifqi Azlia., ST., MT., IPM (2021) Perencanaan Strategi Pemasaran CV Panadia Laboratory Untuk Meningkatkan Penjualan Dengan Metode SWOT dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

CV Panadia Laboratory merupakan industri yang bergerak pada bidang kimia yang ada di Kota Malang. CV Panadia Laboratory menjual beberapa produk kimia yang salah satunya adalah Pupuk Benvite. Pemasaran dalam teknologi kini semakin berkembang dengan pesat. Namun dalam pemasaran untuk CV Panadia Laboratory masih terbilang kurang. Sehingga perusahaan ini mengalami omset penjualan yang tidak signifikan dalam bulan ke bulan. Pada penelitian ini menggunakan kerangka perumusan strategi dalam 3 tahap, yaitu tahap mauskan, tahap pencocokan, dan tahap keputusan. Dimulai dengan identifikasi STP dan dilanjutkan dengan atribut faktor internal menggunakan analisis bauran pemasaran 7P untuk kekuatan dan kelemahan. Untuk atribut faktor eksternal menggunakan Porter’s Five Forces Model dan PEST (Politic, Economy, Social, Technology) untuk identifikasi peluang dan ancaman. Selanjutnya dimasukkan dalam Matriks IFE dan EFE untuk mengetahui nilai dari kondisi internal dan eksternal CV Panadia Laboratory. Pada tahap pencocokkan digunakan Matriks SWOT untuk mendapatkan alternatif strategi yang mempertimbangkan STP perusahaan. Kemudian pada tahap keputusan menggunakan Matriks QSPM untuk menentukan prioritas strategi yang dapat diterapkan oleh CV Panadia Laboratory. Berdasarkan Matriks IFE dan EFE, terdapat 43 faktor faktor yang mempengaruhi kondisi CV Panadia Laboratory, terdiri dari 22 faktor internal dan 21 faktor eksternal. Faktor internal terdiri dari 14 faktor kekuatan dan 8 faktor kelemahan serta untuk faktor eksternal terdiri dari 10 faktor peluang dan 11 faktor ancaman. Nilai yang didapatkan pada matriks IFE yaitu 2,8351 dan untuk matriks EFE yaitu 3,3623. Kemudian dilakukan analisis dengan Matriks SWOT dan didapatkan 9 strategi alternatif. Sebelum masuk tahap keputusan, dilakukan penyaringan strategi alternatif sehingga menjadi 7 strategi. Tahap terakhir yaitu tahap keputusan dengan menggunakan QSPM didapatkan prioritas strategi tertinggi dengan STAS sebesar 6,429 yaitu Pemilik melakukan pengawasan secara berkala terhadap kualitas produk dan kinerja karyawan.

English Abstract

CV Panadia Laboratory is a chemical industry in Malang City. CV Panadia Laboratory sells several chemical products, one of which is “Pupuk Benvite”. Marketing in technology has grown rapidly. However, the marketing for CV Panadia Laboratory is still lacking. So this company experienced an insignificant sales turnover from month to month. In this case, a three-step strategy formulation framework is used, namely the input stage, matching stage, and decision stage. Startting with the identification of STP and internal factor attributes using marketing mix 7P analysus to identify the strengths and weakness. External factor attributes use the Porter’s Five Force Model and PEST Analysis (Political, Economy, Social, Technology) to identify opportunities and threats. Furthermore, it is included in IFE and EFE Matrix to determine the value of CV Panadia Laboratory internal and external conditions. In the matching stage, the SWOT Matrix is used to get alternative strategies that consider the company’s STP. Then in the decision stage, the QSPM Matrix is used to determine the priorities of strategies that can be applied by CV Panadia Laboratory Based on the IFE and EFE Matrix, there are 43 factors that affect the condition of CV Panadia Laboratory, consisting 22 internal conditions and 21 external conditions. Internal factor consist of 14 strengths and 8 weakness. External factors consist of 10 opportunity factors and 11 threat factors. The value obtained from IFE Matrix is 2,8351 and from EFE Matrix is 3,3623. Then an analysis was carried out using SWOT Matrix and obtained 9 alternative strategies. Before going to decision stage, the alternative strategies were filtered so that they became 7 strategies. The last stage, namely the decision stage using QSPM is obtained the highest strategic priority with STAS od 6,429 is The owner conducts regular monitoring of product quality and employee performance.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0521070305
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Faktor Internal, Faktor Eksternal, Pemasaran, Strategi, SWOT
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 620 Engineering and allied operations > 620.1 Engineering mechanics and materials
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: yulia Chasanah
Date Deposited: 29 Mar 2022 06:36
Last Modified: 29 Mar 2022 06:40
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/190044
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
175060700111024 - Atikah Aulia.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2023.

Download (4MB)

Actions (login required)

View Item View Item