Analisis Putusan Mk Nomor 21/PUU-XII/2014 Mengenai Frasa Bukti Permulaan, Bukti Permulaan Yang Cukup, Bukti Yang Cukup

Nugraha, Achmad Adi (2017) Analisis Putusan Mk Nomor 21/PUU-XII/2014 Mengenai Frasa Bukti Permulaan, Bukti Permulaan Yang Cukup, Bukti Yang Cukup. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Putusan MK nomor 21/PUU-XII/2014 mengenai Frasa bukti permulaan, bukti permulaan yang cukup dan bukti yang cukup menyebabkan suatu perubahan terhadap upaya prapreadilan yang ada di inidonesia. Apakah implikasi dari putusan tersebut bagi upaya pra peradilan merupakan suatu permasalahan yang menarik dikaji . Oleh karena itu diangkat permasalahan ini tentang Analisis putusan MK nomor 21/PUU-XII/2014 mengenai Frasa bukti permulaan, bukti permulaan yang cukup dan bukti yang cukupBerdasarkan penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa : 1. Frasa “bukti permulaan”, “bukti permulaan yang cukup” dan “bukti yang cukup”, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 14, Pasal 17 dan Pasal 21 ayat (1) KUHAP bertentangan dengan UUD NRI Tahun 1945 dan tidak mempunyai kekuatan mengikat sepanjang tidak dimaknai bahwa “bukti permulaan”,“bukti permulaan yang cukup” dan “bukti yang cukup” adalah minimal dua alat bukti sebagaimana dimaksud dalam Pasal 184 KUHAP sudah tepat. Karena tanpa ada pemaknaan dua bukti yang cukup akan mengakibatkan suatu penafsiran yang sewenang wenang dari penyidik. Akibat yang ditimbulkan adalah hak hak seseorang yang telah menjadi tersangka tidak dapat diterimanya. Oleh karena itu tentang pemaknaan dua bukti yang cukup harus menjadi bagian dalam pasal tersebut.2. implikasi yang terjadi dalam upaya pra peradilan yang ada di Indonesia akibat dari putusan Mahkamah Konstitusi No.21/PUU-XII/2014 adalah kepastian hukum bagi masyarakat Indonesia terhadap hak tersangka dalam upaya penerimaan hak haknya dapat mengajukan upaya peradilan dikarenakan penetapan tersangka menjadi bagian dari upaya praperadilan

English Abstract

The ruling of the CONSTITUTIONAL COURT the number 21/PUU-XII/2014 regarding commencement of evidence, evidence of the phrase beginning and sufficient evidence to cause a change against the efforts of prapreadilan which is in inidonesia. Are the implications of the ruling for the pre trial efforts constitute an interesting problem is examined. Therefore raised this issue about the analysis of the ruling of the CONSTITUTIONAL COURT the number 21/PUU-XII/2014 regarding commencement of evidence, evidence of the phrase beginning which is quite enough evidence and based on research conducted can note that: 1. The phrase "beginning", "proof of evidence of the beginning of a fairly" and "sufficient evidence", as referred to in article 1 point 2, article 17 and article 21 paragraph (1) of the CODE of CRIMINAL PROCEDURE is contrary to the CONSTITUTION of 1945 NRI and do not have the force of law meant that "not all evidence of the beginning" , "evidence of the beginning of a fairly" and "sufficient evidence" is a minimum of two evidence as referred to in article 184 CRIMINAL PROCEDURE CODE is just right. Because there is no definition of the two sufficient evidence would result in an interpretation of the arbitrary detention of the investigators. The result is a right the right of a person who has become a suspect could not be received. It is therefore about the definition of two sufficient evidence should be a section in the article. 2. the implications of that happening in an attempt pre existing judiciary in Indonesia resulting from the ruling of the Constitutional Court No. 21/PUU-XII/2014 is a legal certainty for the people of Indonesia against suspects in the efforts of the acceptance of the right of the right can apply judicial efforts due to the determination of the suspects being part of pretrial efforts

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FH/2017/131/051705487
Uncontrolled Keywords: CONSTITUTION COURT- PRELIMINARY EVIDENCE, SUFFICIENT INITIAL PROOF
Subjects: 300 Social sciences > 347 Procedure and courts > 347.06 Evidence
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Dra. Widia Permana., S.Sos., MAB.
Date Deposited: 30 Aug 2017 03:45
Last Modified: 17 Oct 2020 05:06
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/1892
[thumbnail of ACHMAD ADI NUGRAHA.pdf] Text
ACHMAD ADI NUGRAHA.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (78kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (28kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (7kB)
[thumbnail of Thumbnails conversion from text to thumbnail_small] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (2kB)

Actions (login required)

View Item View Item