Mikroenkapsulasi Senyawa Flavor Dengan Bahan Penyalut Alginat Dari Rumput Laut Cokelat (Sargassum sp.) Dan Karagenan Dari Rumput Laut Merah (Eucheuma sp.)

Firdaus, Naufal Dindan and Dr. Ir. Dwi Setijawati,, M.Kes (2021) Mikroenkapsulasi Senyawa Flavor Dengan Bahan Penyalut Alginat Dari Rumput Laut Cokelat (Sargassum sp.) Dan Karagenan Dari Rumput Laut Merah (Eucheuma sp.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Rumput laut merupakan komoditas perairan yang sangat tinggi potensinya jika dimanfaatkan di Indonesia. Ketersediaannya sangat melimpah yaitu sekitar 6,42% plasma nutfah rumput laut dunia terdapat di indonesia. Rumput laut cokelat jenis sargasum sp dan rumput laut merah jenis Eucheuma sp sangat tersebar luas di perairan indonesia. Keduanya merupakan penghasil hidrokoloid karagenan (rumput laut merah) dan alginat (rumput laut cokelat) yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan penyalut mikroenkapsulasi terhadap senyawa flavor yang diaplikasikan pada bidang pangan. Penelitian ini berupa kajian literatur yang dilakukan dengan metode systematic review. Fokus review ini yaitu menganalisis dan membandingkan beberapa penelitian tentang penggunaan alginat dan karagenan dari kedua jenis rumput laut sebagai bahan penyalut pada mikroenkapsulasi senyawa flavor. Alginat dan karagenan dibandingkan berdasarkan kompatibilitas dan karakteristiknya sebagai penyalut serta melihat efisiensi enkapsulasi dan retensi flavor sebagai salah satu parameter mikroenkapsulasi. Penelitian ini membahas lebih spesifik pada teknik enkapsulasi spray drying dan freeze drying dalam penyalutan senyawa flavor jenis essential oil. Mikroenkapsulasi merupakan pembuatan parrtikel kecil berukuran mikro yang terdiri atas penyalut dan inti. Mikrokapsul memberikan perlindungan pada senyawa flavor yang volatil dari kerusakan akibat faktor lingkungan dan juga untuk melakukan pelepasan terkontrol. Alginat dan karagenan sebagai penyalut memberikan karakteristik tertentu baik dari campuran emulsinya, ikatan dengan flavor, dan juga kompatibilitasnya dengan teknik enkapsulasi yang menghasilkan morfologi mikropartikel tertentu. Baik tidaknya mikrokapsul dinilai dari parameter seperti efisiensi enkapsulasi dan retensi flavor. Dalam review ini didapatkan hasil efisiensi terbaik pada mikrokapsul penyalut karagenan dengan penambahan WPI dan guar gum secara freeze drying. Untuk nilai retensi terbaik didapatkan pada mikrokapsul penyalut alginat dengan penambahan WPI dan maltodekstrin secara spray drying. Adapun penambahan penyalut lain menghasilkan nilai retensi dan efisiensi enkapsulasi lebih tinggi. Oleh karena itu untuk hasil optimum penambahan penyalut lain dapat dilakukan.

English Abstract

Seaweed is a very high potential aquatic commodity in Indonesia. Its availability is very abundant which about 6.42% of the world's seaweed population is found in Indonesia. Sargasum sp (brown seaweed) and Eucheuma sp (red seaweed) are example of seaweed that been widely distributed in Indonesia. Both are producers of hydrocolloids like carrageenan (red seaweed) and alginate (brown seaweed) which can be used as coating materials for microencapsulation of flavor compounds that can be applied in the food industry. This research is a literature review conducted with a systematic review method. The focus of this review is to analyze and compare several studies on the use of alginate and carrageenan from both types of seaweed as coating materials for microencapsulation of flavor compounds. Alginate and carrageenan were compared based on their identification and characteristics as a coating as well as encapsulation efficiency and flavor retention as one of the microencapsulation parameters. This study discusses more specifically on the encapsulation technique of spray drying and freeze drying in the coating of essential oil flavor compounds. Microencapsulation is a method of producing a small micro-sized particles consisting of coating and core material. Microcapsules protect the volatile flavor compounds from degradation caused by environmental factors and also to perform controlled release. Alginate and carrageenan as coating material characterized the emulsion mixture, molecular bond with flavor, and also their compatibility with the encapsulation technique that results in the morphology of the microparticles. Microcapsules effectivity can be measured from some sort of parameters such as encapsulation efficiency and flavor retention. This review showed the best efficiency results were obtained on microcapsules coated with carrageenan with the addition of WPI and guar gum by freeze drying. The best flavor retention obtained on microcapsules coated with alginate with the addition of WPI and maltodextrin by spray drying. The addition of other coatings resulted in higher retention and encapsulation efficiency. Therefore, for maximum results of microencapsulation the addition of other coatings can be implemented

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0521080073
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 19 Jan 2022 06:32
Last Modified: 01 Mar 2022 02:01
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/188506
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
Naufal Dindan Firdaus.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2023.

Download (2MB)

Actions (login required)

View Item View Item