Modal Sosial Bobby Nasution Dan Aulia Rachman Dalam Kontestasi Pilkada Kota Medan 2020

Putri, Rania Pramesthi (2021) Modal Sosial Bobby Nasution Dan Aulia Rachman Dalam Kontestasi Pilkada Kota Medan 2020. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Medan tahun 2020 menghadirkan 2 pasangan calon untuk maju berkontestasi, yakni pasangan Bobby Nasution dengan Aulia Rachman dan Akhyar Nasution dengan Salman Alfarisi. Masing-masing calon memanfaatkan latar belakang dan juga dukungan partai politik untuk memenangkan kontestasi pemilihan kepala daerah Kota Medan 2020. Hal menarik dari pilkada Kota Medan 2020 adalah adanya menantu Jokowi yakni Bobby Nasution yang melawan petahana Kota Medan yakni Akyar Nasution. Penelitian ini akan membahas mengenai modal sosial dari pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rachman dalam kontestasi Pilkada Kota Medan 2020 yang merupakan modal awal dari pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rachman dalam prosesnya memenangkan Pilkada Kota Medan 2020. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori modal sosial. Penelitian ini menggunakan metodologi studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi tidak langsung. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya modal sosial yang digunakan oleh pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rachman dimulai dari melakukan pemetaan pemilih, melihat tren perilaku pemilih di Kota Medan, membentuk strategi dalam menarik grassroot electoral vote, membangun komunikasi dengan grassroot electoral vote, memberdayakan para relawan, memainkan sentiment underdog selama kontestasi pilkada Kota Medan 2020, menggunakan jargon “Medan Berkah” sebagai tagline, hingga pemanfaatan media sosial selama kontestasi Pilkada Kota Medan 2020.

English Abstract

Regional head election contestation for Medan City in 2020 presented 2 pairs of candidates to contest, namely Bobby Nasution with Aulia Rachman and Akhyar Nasution with Salman Alfarisi. Each candidates takes advantage of their background and political party support to win the 2020 Medan City regional head election. The interesting thing about the 2020 Medan City election is that Jokowi’s son in law, Bobby Nasution is fighting the incumbent Medan City, Akhyar Nasution. This research discusses about the social capital of candidate Bobby Nasution and Aulia Rachman in the regional head election contestation for Medan City in 2020 which is the main capital of the candidat Bobby Nasution and Aulia Rachman in the process of winning the 2020 Medan City election. This research used social capital theory by using a qualitative case study methodology for data collection by interviewing sources and indirect observations. The results of this research indicate that the social capital used by the candidate Bobby Nasution and Aulia Rachman starts from mapping voters, looking at trends voter behavior in Medan City, forming strategis in attracting the grassroot electoral vote, building communication with the grassroot electoral vote, empowering volunteers, creating underdog sentiments during the 2020 Medan City election contetation, using the jargon “Medan Berkah” as a tagline, and utilizing social media during the 2020 Medan City election contestation.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0521110034
Uncontrolled Keywords: Pilkada Kota Medan, Modal Sosial, Grassroot Electoral Vote., The Regional Election Contest for the city of Medan 2020, Social Capital, Grassroot Electoral Vote.
Subjects: 300 Social sciences > 320 Political science (Politics and government)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Depositing User: Nur Cholis
Date Deposited: 30 Nov 2021 03:20
Last Modified: 24 Feb 2022 04:32
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/186846
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
RANIA PRAMESTHI PUTRI.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2023.

Download (2MB)

Actions (login required)

View Item View Item