Correlation between Affective Variables and Willingness to Communicate in Digital Setting.

Mulya, Amy Amelia and Dr. Widya Caterine Perdhani,, M.Pd. (2020) Correlation between Affective Variables and Willingness to Communicate in Digital Setting. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Pada konteks pemerolehan Bahasa kedua, variabel afektif memengaruhi kesediaan untuk berkomunikasi karena berhubungan dengan perasaan dan emosi. Komuniatas dalam jaringan menyediakan wadah untuk memulai komunikasi dengan orang lain dengan latar belakang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hubungan antara variabel afektif dan kesediaan berkomunikasi pada konteks dalam jaringan, dan menetukan variabel yang signifikan. Subyek pada penelitian ini adalah 85 mahasiswa semester dua pada program studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Brawijaya. Metode dari penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain korelasi. Penelitian ini menggunakan kuesioner. Affective variables scale diadaptasi dari Yashima (2002), Lee dan Lee (2019), Teimouri (2020) dan Wattana (2013). Terdapat tiga sub-dimensi pada variabel afektif, yaitu motivasi, kegigihan, dan kecemasan berbahasa, sementara pada Willingness to Communicate in Digital Setting scale diadaptasi dari Lee dan Lee (2019). Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan regresi berganda pada SPSS. Penelitian ini menunjukkan bahwa korelasi antara variabel afektif dan kesediaan untuk berkomunikasi sebesar 30.4%, sementara sisanya disebabkan oleh variabel yang lain. Variabel yang paling berpengaruh adalah motivasi, dan diikuti oleh kecemasan berbahasa, sementara kegigihan tidak memengaruhi kesediaan siswa untuk berkomunikasi. Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa yang memiliki motivasi tinggi dan kecemasan berbahasa yang rendah cenderung memiliki kesediaan untuk berbicara tinggi pula. Jika dalam kasus apapun, siswa memiliki motivasi yang rendah dan kecemasan berbahasa yang tinggi ternyata memiliki kesediaan untuk berkomunikasi yang tinggi, mungkin dikarenakan oleh factor-faktor yang tidak disebutkan pada penelitian ini. Oleh karena itu, penulis menyarankan untuk penelitian selanjutnya untuk mengadakan penelitian dengan menggunakan variabel yang berbeda, atau dengan pendekatan kualitatif.

English Abstract

In the fields of second language acquisition, affective variables influence willingness to communicate since it is dealt with feelings and emotions. The digital community provides people to communicate with others who have different background. This study aims at finding out the extent of correlation between affective variables and willingness to communicate in digital settings, and which variable of affective is the significant predictors. The subjects of this study were 85 second-semester students of English Language Education Program, Universitas Brawijaya. The approach used in this study was quantitative with correlational design. This study used questionnaires as the instrument. Affective variables scale was adapted from Yashima (2002), Lee and Lee (2019), Teimouri (2020) and Wattana (2013). There were three sub dimensions which were motivation, grit, and language anxiety, while Willingness to Communicate in Digital Setting scale was adapted from Lee and Lee (2019). The collected data then were analyzed using multiple regression analysis in SPSS. The study revealed that the extent of correlation between affective variables and willingness to communicate was 30.4%, while the rest was caused by other variables. The most significant predictor was motivation followed by language anxiety, meanwhile there is no significant predictor of grit toward willingness to communicate. It suggests that when students had a high motivation and low language anxiety, they tend to had a high willingness to communicate with others. If in any cases, students have a low motivation and high anxiety turn out to be highly willing to communicate, it is probably due to the other factors which did not mention in this study. Therefore, the writer suggests the future researcher to conduct similar research using different variables or qualitative approach.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520120019
Uncontrolled Keywords: Correlation, Affective, Willingness to Communicate, Digital Setting Korelasi, Afektif, Kesediaan untuk Berkomunikasi, Dalam Jaringan
Subjects: 400 Language > 421 Writing system, phonology, phonetics of standard English > 421.55 Standard British spelling and pronunciation
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > Bahasa dan Sastra Inggris
Depositing User: Bambang Septiawan
Date Deposited: 28 Feb 2021 04:22
Last Modified: 16 Jun 2022 02:44
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/183766
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
Amy Amelia Mulya 0520120019.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2022.

Download (5MB)

Actions (login required)

View Item View Item