Analisa Kelayakan Ekonomi: Studi Kasus Pada Proyek Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan

Pradany, Ahmad Dwiki (2020) Analisa Kelayakan Ekonomi: Studi Kasus Pada Proyek Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Bendungan Kuwil Kawangkoan dibangun di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara dan terletak pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Tujuan dari pembangunan bendungan ini adalah memasok air baku, menyediakan energi listrik, dan mengendalikan banjir. Membangun sebuah bendungan membutuhkan modal yang sangat besar, oleh karena itu perlu dilakukan pertimbangan dalam aspek kelayakan ekonomi. Studi ini dimulai dengan proses pengumpulan data-data yang diperlukan. Kemudian, dilakukan analisa kebutuhan air baku, potensi energi listrik, dan juga kerugian banjir yang berhasil dihindari setiap tahunnya sebagai dasar penentuan benefit. Kemudian, dilakukan analisa terhadap biaya konstruksi, hidromekanikal, dan instalasi pipa air baku sebagai biaya investasi awal. Biaya tersebut dialokasikan ke masing-masing tujuan dan dibebankan dengan metode depresiasi garis lurus. Selain biaya investasi awal, dilakukan perhitungan biaya operasional sebesar 10% depresiasi pada tahun pertama dan naik 3,5% setiap tahunnya mengikuti tren inflasi. Setelah itu, dilakukan analisa kelayakan ekonomi menggunakan parameter Net Present Value (NPV), Benefit-Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP). Kemudian, dilakukan analisa sensitivitas perubahan usia guna terhadap NPV. Dalam melakukan analisa kelayakan ekonomi, digunakan metode Weighted Average Cost of Capital (WACC) sebagai dasar penentuan discount rate dengan mengasumsikan rasio penggunaan pinjaman dan pendapatan negara sesuai dengan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016. Hasil dari studi ini menunjukan bahwa total kebutuhan air baku pada daerah layanan berubah dan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi penduduk dan pada akhir usia guna mencapai 274.551,70 m3/hari. Analisa potensi energi listrik menunjukan bahwa potensi energi listrik yang dapat dihasilkan dalam satu tahun sebesar 10.676.554,87 kWh atau 10.676,55 MWh. Sedangkan biaya investasi awal yang dibutuhkan untuk membangun bendungan sejumlah Rp.1.835.277.893.220,12. Dengan menggunakan hasil perhitungan WACC sebesar 3,58% sebagai discount rate, didapat hasil analisa ekonomi untuk NPV PLTMH sebesar Rp.137.865.136.838,50, penyediaan air baku Rp.605.637.523.955 sedangkan pengendalian banjir sebesar Rp.324.864.370.824,93. Adapun BCR sebesar 1,94 dan IRR sebesar 3,88%. Payback Period (PP) didapat untuk PLTMH selama 15,92 tahun, penyediaan air baku sebesar 39,04 tahun, dan pengendalian banjir sebesar 18,12 tahun. Berdasarkan analisa tersebut, seluruh parameter kelayakan ekonomi memenuhi syarat sehingga Bendungan Kuwil Kawangkoan layak secara ekonomi. Kemudian hasil dari analisa sensitivitas menunjukan untuk perubahan usia guna sebesar 20% terjadi penurunan NPV PLTMH sebesar 50,28%, air baku sebesar 49,39%, dan pengendalian banjir 5,54%.

English Abstract

Kuwil Kawangkoan Dam is located in Tondano Watershed, Minahasa Utara Regency, North Sulawesi Province. The purpose of this dam is to supply electrical energy form hydropower plant, clean water supply, and flood control. However, building a dam requires huge amount of money for both initial investment and operating costs. Therefore, we should take economic feasibility into account. This study started by collecting data through site visit and literature study. After that, the analysis started by analyzing clean water demand, electrical energy production, and avoided loss from flood reduction as the benefits from this dam. After the benefits is projected, the next step is to analyze the costs needed for initial investment by calculating construction, hydro mechanical, and clean water pipe installment costs. Then, the initial investment costs is allocated to each different purpose and depreciated with straight-line method through each purpose lifetime use. Beside initial investment costs, the operational costs is also calculated by assuming its value equal to 10% of depreciation costs for the first year and assuming it to rise 3.5% every year following the inflation trend. After that, the economic feasibility analysis is conducted using Net Present Value (NPV), Benefit-Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), and Payback Period (PP) as the parameters and using Weighted Average Cost of Capital (WACC) as the discount rate. After that, sensitivity analysis is conducted to understand the impact of change in project lifetime to NPV. The result from this study showing that clean water demand rising every year in the service area as the population keep rising and at the end of operating year, the demand for clean water in service area is 274,551.70 m3/day. The analysis of the potential of electrical energy in this study showing that this dam could generate 10,676.55 MWh in a year. The amount of initial investment that needed to build this dam is Rp.1,835,277,893,220.12. After that, the economic feasibility analysis conducted to all purposes using WACC 3.58% as the discount rate. For NPV parameter, the result is Rp.137,865,136,838.50 for electrical energy supply, Rp.605,637,523,955 for clean water supply, and Rp.324,864,370,824.93 for flood control. For BCR parameter, the result is 1.94 for this project, while the IRR is 3.88%. For PP parameter, the result is 15.92 years for electrical energy supply, 39.04 years for clean water supply, and 18.12 years for flood control. The result showing that all parameters are met the economic feasibility. Therefore, we could conclude that this project is economically feasible. Result from sensitivity analysis showing for 20% reduction in project lifetime, the NPV for electrical energy drop to 50.28%, clean water supply 49.39%, and flood control 5.54%.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520070271
Uncontrolled Keywords: Bendungan Serbaguna, Net Present Value, Benefit-Cost Ratio, Internal Rate of Return. Payback Period. Multi Purpose Dam, Net Present Value, Benefit-Cost Ratio, Internal Rate of Return. Payback Period.
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 627 Hydraulic engineering > 627.8 Dams and reservoirs
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Pengairan
Depositing User: Bambang Septiawan
Date Deposited: 28 Feb 2021 04:18
Last Modified: 07 Dec 2021 01:33
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/183408
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
SKRIPSI AHMAD DWIKI FULL - Ahmad Dwiki Pradany.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2022.

Download (7MB)

Actions (login required)

View Item View Item