Analisis Profitabilitas Peternakan Kelinci (Studi Kasus Pada Azhar Farm Indonesia Di Kecamatan Bumiaji Kota Batu)

Arfianti, Shelda Iswara (2020) Analisis Profitabilitas Peternakan Kelinci (Studi Kasus Pada Azhar Farm Indonesia Di Kecamatan Bumiaji Kota Batu). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Usaha peternakan merupakan kegiatan yang bertujuan menghasilkan keuntungan dengan ternak sebagai alat produksinya, peternakan kelinci diharapkan mampu meningkatkan perekonomian peternak. Penulisan skripsi berjudul Analisis Profitabilitas Usaha Peternakan Kelinci Azhar Farm Indonesia di Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Penelitian ini dilakukan pada 25 Februari sampai 28 Maret 2020, penelitian ini dilaksanakan di usaha peternakan kelinci Azhar Farm Indonesia yang beralamat di JL. Apel no.3 Dusun Binangun Desa Bumiaji Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana penelitian tidak dilakukan perhitungan statistik tetapi mengumpulkan data, dianalisis lalu diintepretasikan. Lokasi penelitian ini ditentukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Kecamatan Bumiaji merupakan salah satu Kecamatan yang mayoritas penduduknya beternak kelinci. Penentuan sampel penelitian dilakukan melalui dua tahap yaitu sampel desa dan sampel individu. Sampel desa ditentukan desa Bumaji karena desa tersebut merupakan desa wisata dan mengembangkan peternakan kelinci, dari sampel desa tersebut ditentukan peternakan kelinci pedaging Azhar Farm sebagai responden penelitian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui struktur biaya yang meliputi penerimaan, biaya produksi dan modal. Biaya-biaya tersebut yang digunakan dalam pengelolaan peternakan kelinci dan mengetahui kemampuan usaha peternakan kelinci Azhar Farm Inonesia dalam mendapatkan keuntungan/laba yang dilihat berdasarkan rasio profitabilitas meliputi Gross Profit Margin, Net Profit Margin, Return On Investment dan Return On Equity. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan pedoman bagi pelaku usaha peternakan kelinci dalam melakukan kegiatan manajemen guna meningkatkan produktifitas usaha ternak dan sebagai pertimbangan dalam pengembangan usaha. Responden penelitian ini adalah pemilik usaha peternakan Azhar Farm Indonesia yaitu Masyhuri Azhar beliau memiliki usaha dibidang peternakan kelinci selama 7 tahun. Populasi ternak kelinci yang ia miliki di peternakannya saat ini berjumlah 853 ekor. Metode pengumpulan data dilakukan dengan 2 cara yaitu wawancara dan observasi, data yang didapat dari wawancara dan observasi merupakan data primer sedangkan data sekunder didapatkan dari studi literatur yang diambil dari buku dan jurnal. Wawancara merupakan kegiatan tanya jawab yang dilalukan dengan peternak berdasarkan kuesioner yang telah dibuat sedangkan observasi merupakan kegiatan pengamatan secara langsung yang dilakukan di peternakan kelinci. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif yaitu menggunakan rumus-rumus ekonomi sesuai kebutuhan peneitian. Penerimaan pada bulan Februari 2020 dari usaha peternakan Azhar Farm Indonesia terdiri dari penjualan ternak hidup, penjualan karkas, jasa pemotongan kelinci, penyediaan tempat untuk keperluan penelitian. Penerimaan yang didapat dari keperluan penelitian adalah Azhar Farm menyediakan kandang untuk disewakan bagi mahasiswa yang akan melakukan penelitian di peternakan, keuntungan yang di dapat pada bulan Februari 2020 dari beberapa macam penerimaan tersebut sebesar Rp.1.134.006 Berdasarkan hasil penelitian pada usaha peternakan Azhar Farm Indonesia dapat disimpulkan bahwa besarnya total modal usaha peternakan AFI yang terdiri dari modal tetap dan modal kerja adalah Rp.65.884.578 atau Rp.12.994.986 /satuan ternak, sedangkan untuk struktur biaya seperti biaya tetap dengan persentase 31,00% sebesar Rp.10.283.994, biaya variabel dengan persentase 69,00% sebesar Rp.22.892.000 dan biaya produksi sebesar Rp.33.175.994. Usaha peternakan AFI sudah dapat dikatakan menguntungkan namun rasio atau tingkat menghasilkan keuntungan belum belum dapat dikatakan tinggi dilihat dari perhitungan rasio profitabilitas, yang memiliki nilai Gross Profit Margin sebesar 3,3%, Net Profit Margin sebesar 2,8%, Return On Investment sebesar 1,5% dan Return On Equity sebesar 1,5%. Peternakan Azhar Farm Indonesia sudah bisa dikatakan menguntungkan namun sebaiknya untuk menghasilkan keuntungan yang lebih baik lagi sebaiknya pemilik usaha meningkatkan produksi, mempertahankan kualitas ternak dan menerapkan saluran pemasaran yang efektif secara berkelanjutan sehingga dapat mempertahankan pelanggan tetap dan memperoleh pelanggan baru.

English Abstract

The study was conducted at Azhar Farm Indonesia, located at Jl. Apples No.3, Bumiaji, Kec. Bumiaji, Kota Batu, East Java 65331. This study aimed to determine rabbit farming profitability particularly, the amount of capital and cost structure of the Azhar Farm Indonesia rabbit livestock business, determine the ability of Azhar Farm Indonesia companies to generate profits as seen from the calculation of profitability ratios including Gross Profit Margin, Net Profit Margin, Return on Investment and Return in Equity. The respondent of this study is the owners of Azhar Farm Indonesia livestock business which are selected based on two stages of determining the sample, village sample and individual sample. Bumiaji village determine as village sample because there was a tourist village and developed a rabbit farm. From the sample of the village, Azhar Farm was determined as a research respondent. Data were collected from 25 February to 28 March 2020 at the Azhar Farm Indonesia. The data collected in the form of primary data obtained using interviews based on questionnaires and observations. Primary data collected includes data on business revenues, production costs and activities carried out on farms. The primary data collected is based on 1 month of rearing rabbits. Secondary data obtained using the literature study method used as supporting data. The data obtained were analyzed descriptively using predetermined economic formulas following the objectives of the study. The results of the study showed that the total capital of AFI animal husbandry business which consisted of fixed capital and working capital was IDR.65.884.578 or IDR.12.994.986/ animal unit, while for cost structures such as fixed costs with a percentage of 31.00% amounting to IDR.10.283.994, variable costs with a percentage of 69.00% amounting to IDR.22.892.000 and production costs of IDR.33.175994. AFI's livestock business can be said to be profitable but the ratio of the rate of profitability cannot be said to be high yet seen from the calculation of profitability ratios, which have a Gross Profit Margin 3,3%, Net Profit Margin 2,8%, Return On Investment 1,5% and Return On Equity 1,5%.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520050217
Uncontrolled Keywords: Rabbit, Profitability, Gross Porfit Margin, Net Profit Margin, Return on Investment, Return on Equity
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.9 Other mammals > 636.932 2 Other mammals (Oryctolagus (Old World rabbit))
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 17 Feb 2021 03:32
Last Modified: 17 Feb 2021 03:32
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/183208
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
Shelda Iswara Arfianti.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2022.

Download (2MB)

Actions (login required)

View Item View Item