Analisis Pendapatan IFS (Integrated Farming System) Usaha Ternak Sapi Potong (studi kasus di Usaha Ternak Sapi Potong Milik Bapak Aris, Dusun Krajan, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk).

Royani, Sarah Intan (2020) Analisis Pendapatan IFS (Integrated Farming System) Usaha Ternak Sapi Potong (studi kasus di Usaha Ternak Sapi Potong Milik Bapak Aris, Dusun Krajan, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kecamatan Ngronggot termasuk sentra sapi potong di Kabupaten Nganjuk dengan populasi 11.097 ekor (BPS, 2019). Daerah tersebut merupakan daerah potensial untuk pengembangan usaha ternak sapi potong yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakatnya. Ketersediaan pakan merupakan faktor utama dalam menentukan produktivitas usaha ternak sapi potong, maka dari itu perlu adanya pengembangan wilayah dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara optimal seperti sektor pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya produksi, penerimaan dan pendapatan serta mengetahui kontribusi terhadap pendapatan rumah tangga dengan menerapkan integrated farming sytem. Pelaksanaan penelitian dilakukan di usaha ternak sapi potong terintegrasi dengan usahatani milik Bapak Aris di Dusun Krajan, Desa Ngronggot, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk pada bulan Oktober-November 2019. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling yaitu sampel dipilih secara sengaja dengan maksud atau kriteria tertentu, beberapa penentuan kriteria diantaranya: Usaha sapi potong telah terintegrasi dengan usaha pertanian yaitu dengan memanfaatkan hasil samping dari sektor peternakan maupun pertanian. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus yaitu riset terhadap suatu objek yang dilakukan dengan cara tanya jawab terhadap subjek peneliti terkait dengan permasalahan. Data yang diperoleh berupa data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui wawancara (interview) dengan responden dan data sekunder diperoleh dari literarur dan kepustakan yang dianggap relevan dan menunjang penelitian meliputi: Dinas Peternakan dan Pertanian Kabuputaen Nganjuk, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, jurnal dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif dan kuantitatif yang meliputi biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan berdarakan skala usaha peternakan sapi potong rakyat. Hasil penelitian ini adalah terdapat 3 jenis usaha yang dijalankan yaitu usaha sapi potong, usahatani (padi,jagung,cabai) dan usaha non sapi potong (entok dan ayam). Usaha sapi potong yang dijalankan termasuk kedalam jenis pembibitan dimana dalam pemeliharaannya indukan dipelihara agar mempunyai penampilan reproduksi yang optimal sehingga dapat menghasilkan anak yang baik. Total ternak yang dipeihara berjumlah 10 ekor. Usahatani yang dijalankan merupakan jenis tanaman semusim yang mana dalam setahun hanya ada 1 kali musim tanam meliputi padi, jagung dan cabai dengan pola penanaman bergantian serta hijauan makanan ternak berupa rumput gajah dengan pola penanaman monoculture pada areal lahan yang berbeda. Usaha ternak entok dan ayam merupakan usaha yang didirikan sebagai usaha tambahan untuk melengkapi siklus produksi dari sistem pertanian terpadu ini. Penerapan sistem pertanian terpadu bertujuan meminimumkan input eksternal dan lebih meningkatkan produksi atau suatu output yang dihasilkan. Biaya produksi yang dikeluarkan untuk usaha ternak sapi potong Rp. 3.079.299/farm/bulan usaha pertanian Rp. 31.551.700/farm/bulan dan usaha non sapi potong Rp. 699.167/farm/bulan. Penerimaan yang diterima responden setiap bulan usaha ternak sapi potong Rp. 6.333.333/farm/ bulan sektor pertanian Rp. 30.608.333/farm/bulan dan usaha non sapi potong Rp. 2.000.000/farm/bulan. Keuntungan yang diterima pada usaha ternak sapi potong Rp. 3.254.034/farm/ bulan, usaha pertanian Rp. 20.091.100/farm/bulan dan usaha non sapi potong Rp. 1.300.833/farm/bulan. Total keuntungan sistem integrasi usaha ternak sapi potong sebesar Rp. 24.645.968/farm/bulan. Sistem integrasi usaha ternak sapi potong dengan menerapkan integrated farming system memberikan kontribusi sebesar sebesar 13.2%, usaha tani sebesar 81.5%, usaha ternak entok dan ayam sebesar 5.3% terhadap rumah tangga. Sistem integrasi usaha ternak sapi potong ini dapat menekan pengeluaran input eksternal 50% dalam pembelian pupuk kimia dan menyumbangkan 61.5% pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan ternak sapi potong. Perlu adanya pengolahan lebih lanjut terhadap limbah usaha sapi potong supaya benefit yang didapat lebih maksimal dan usahatani agar mampu mengurangi input eksternal serta teknologi lebih lanjut dalam mengolah limbah pertanian sebagai pakan ternak supaya kandungan nutrisi pada pakan ternak lebih baik.

English Abstract

This research was conducted at beef cattle business Dusun Krajan, Ds Ngronggot Kabupaten Nganjuk. The purposes of this research were to know how much the cost production, revenue and profit, and how much the contribution of the integrated system to the level of income of the farmer household. The method was used case study in this research with purposive sampling location selection. The population of beef cattle is 10 heads of limousin and agricultural businesses consist of rice, corn and chili. The results of this research were the production cost per month for the beef catle business IDR 3.079.299/farm/month, agricultural businesses IDR 31.551.700/farm/month and non beef cattle business IDR 699.167/farm/month. Total revenue per month for the beef cattle business IDR 6.333.333/farm/month, agricultural businesses IDR 30.608.333/farm/month and non beef catle business IDR 2.000.000/farm/month. The biggest income in agricultural businesses was IDR 24.645.968/farm/month. The contribution for household needs of beef cattle business by implementing integrated farming system was 13.2%, for agricultural businesses was 81.5% and for non-beef cattle business was 5.3%. The conclusion was this integrated farming system can reduce 50% of the cost for buying chemical fertilizer, and it can utilize 61.5% of agricultural waste for beef cattle feed

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520050214
Uncontrolled Keywords: Integrated, Beef Cattle, Income, Contributed, Household.
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.2 Cattle and related animals > 636.21 Cattle for specific purposes > 636.213 Beef / Crackers / Cattle--Carcasses / Beef cattle--Carcasses
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 15 Feb 2021 11:05
Last Modified: 26 Jan 2022 01:26
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/183194
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
Sarah Intan Royani.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2022.

Download (63MB)

Actions (login required)

View Item View Item