Analisis Nilai Peak Ground Acceleration (Pga) Menggunakan Metode Deterministic Seismic Hazard Analysis (Dsha) Di Daerah Istimewa Yogyakarta

Maharani, Rosy Prila (2020) Analisis Nilai Peak Ground Acceleration (Pga) Menggunakan Metode Deterministic Seismic Hazard Analysis (Dsha) Di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan daerah yang dilewati oleh Sesar Opak dan daerah yang dekat dengan zona Subduksi Jawa. Identifikasi bahaya gempabumi pada penelitian ini menggunakan metode Deterministic Sesismic Hazard Analysis (DSHA). Perhitungan bahaya gempa dengan DSHA menggunakan modifikasi software CRISIS 2007 yang menghasilkan percepatan tanah di batuan dasar. Hasil dari pengolahan ini kemudian digunakan untuk memodelkan percepatan tanah di batuan permukaan. Berdasarkan estimasi nilai kecepatan tanah maksimum hasil perhitungan DSHA, dari perhitungan sumber gempa Sesar Opak didapat nilai percepatan tanah maksimum di batuan dasar berkisar antara 0.2 – 0.97 g dan percepatan tanah masimum di permukaan berkisar antara 0.42 – 1.94 g. Sedangkan, perhitungan nilai percepatan tanah maksimum sumber gempa Subduksi Jawa didapat nilai percepatan tanah maksimum di batuan dasar berkisar antara 0.58 – 1.03 g dan nilai di batuan permukaan berkisar antara 1.15 – 2.05 g. Daerah Istimewa Yogyakarta dengan nilai percepatan tanah maksimum tinggi berada di daerah sepanjang Sesar Opak yang dominan berada di daerah Bantul dan wilayah bagian selatan yang dekat dengan Subduksi Jawa. Daerah Bantul tersusun dari Formasi Endapan Gunungapi Merapi.

English Abstract

Special Region of Yogyakarta is an area that is passed by the Opak Fault and Megathrust Java. Earthquake hazard identification in this study uses the Deterministic Sesismic Hazard Analysis (DSHA) method. Earthquake hazard calculation using DSHA uses a modification of the CRISIS 2007 software which generate the ground acceleration in the bedrock. The results of this processing are then used to model ground acceleration in surface. Based on the estimation of the maximum soil velocity value from the DSHA calculation, from the calculation of the Opak Fault earthquake sources the maximum ground acceleration values in the bedrock ranged from 0.2 to 0.97 g and the maximum ground acceleration in the surface rocks ranged from 0.42 to 1.94 g. Meanwhile, the calculation of the maximum soil acceleration value of the earthquake source of Java Megathrust obtained the maximum ground acceleration value in the bedrock ranges between 0.58 - 1.03 g and the value in the surface rock ranges between 1.15 - 2.05 g. Special Region of Yogyakarta with a high maximum land acceleration value is in the area along the Opak Fault in the Bantul area and the southern region close to the Java Megathrust. The Bantul area is composed of the Merapi Volcano Deposition Formation.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520090218
Uncontrolled Keywords: Daerah Istimewa Yogyakarta, DSHA, PGA, Sesar Opak, Subduksi Jawa
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 531 Classical mechanics
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika
Depositing User: ismanto
Date Deposited: 16 Feb 2021 14:29
Last Modified: 22 Jul 2022 06:29
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/183176
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
0520090218- Rosy Prila Maharani.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2022.

Download (3MB)

Actions (login required)

View Item View Item