Pengaruh Panjang Rantai Atom Karbon Dan Jumlah Ikatan Rangkap Terhadap Karakteristik Pembakaran Droplet Fatty Acid Methyl Ester

Valentino, Benedict Amadeus (2020) Pengaruh Panjang Rantai Atom Karbon Dan Jumlah Ikatan Rangkap Terhadap Karakteristik Pembakaran Droplet Fatty Acid Methyl Ester. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kebutuhan akan bahan bakar di seluruh sektor semakin besar setiap tahunnya, salah satu contohnya adalah peningkatan konsumsi minyak bumi. Pembakaran dari bahan bakar fosil adalah sumber utama terjadinya polusi udara yang mengandung CO, NOx, SOx, HC, senyawa partikulat, dan karsiogenik. Selain tidak ramah lingkungan, bahan bakar fosil juga merupakan bahan bakar yang tidak dapat diperbaharui. Pemerintah harus mencari solusi berupa sumber energi baru yang dapat menggantikan bahan bakar fosil karena keterbatasannya. Salah satu sumber energi yang dapat dijadikan sebagai solusi untuk menggantikan bahan bakar fosil adalah biodiesel. Biodiesel sebagai bahan bakar alternatif yang dapat meningkatkan kondisi lingkungan dan membuat kontribusi tertentu dalam mendapatkan kesinambungan energi. Berdasarkan kondisi ini, maka diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai karakteristik pembakaran dari setiap jenis Fatty Acid Methyl Ester (FAME) yang merupakan penyusun dari biodiesel. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengamati dan menganalisa pembakar droplet FAME dimana droplet diletakan pada thermocouple junction yang berada diatas coil pemanas. Selama proses pembakaran droplet, video diambil menggunakan kamera agar visualisasi api pada droplet dapat dianalisa. Video yang telah diambil kemudian dipisahkan menjadi gambargambar yang kemudian dianalisa menggunakan software ImageJ. Selain visualisasi api, data temperatur pada saat proses pembakaran droplet diambil menggunakan thermocouple yang tersambung ke datalogger. Data yang diambil oleh datalogger kemudian diolah menggunakan sofware DAQNavi-USB4718 dimana perubahan temperatur dapat terlihat. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa ignition delay time meningkat akibat peningkatan dari flash point yang menyebabkan penguapan terjadi lebih lama. Temperatur droplet mengalami kenaikan seiring dengan meningkatnya higher heating value yang dimiliki oleh fatty acid methyl ester tersebut. Tidak ada fluktuasi yang terjadi pada perubahan diameter droplet yang menyatakan laju penguapan. Tinggi api maksimum dan lebar api maksimum meningkat seiring dengan bertambah panjangnya rantai atom karbon pada fatty acid methyl ester, fatty acid methyl ester yang memiliki ikatan rangkap memiliki temperatur maksimum yang lebih tinggi karena fatty acid methyl ester tersebut memiliki burning rate constant yang lebih rendah. Burning rate constant mengalami kenaikan seiring dengan bertambah panjangnya rantai atom karbon.

English Abstract

The need for fuel in all sectors is getting bigger every year, one example is the increase in oil consumption. Burning from fossil fuels is the main source of air pollution that contains CO, NOx, SOx, HC, particulate compounds, and carcinogenic. Besides being environmentally unfriendly, fossil fuels are also non-renewable fuels. The government must find solutions in the form of new energy sources that can replace fossil fuels because of their limitations. One source of energy that can be used as a solution to replace fossil fuels is biodiesel. Biodiesel as an alternative fuel that can improve environmental conditions and make certain contributions in getting energy sustainability. Under these conditions, further research is needed regarding the combustion characteristics of each type of Fatty Acid Methyl Ester (FAME) which is a constituent of biodiesel. This research was conducted by observing and analyzing the FAME droplet burner where the droplet is placed on the thermocouple junction which is above the heating coil. During the droplet burning process, videos are taken using a camera so that the visualization of the fire on the droplet can be analyzed. Videos that have been taken are then separated into images which are then analyzed using ImageJ software. In addition to fire visualization, temperature data during the droplet combustion process is taken using a thermocouple connected to the datalogger. Data taken by the datalogger is then processed using DAQNavi-USB4718 software where changes in temperature can be seen. In this study it was found that ignition delay time increased due to an increase in the flash point which caused evaporation to occur longer. The droplet temperature increased along with the higher heating value held by the fatty acid methyl ester. No fluctuations occur in the change in the diameter of the droplet which states the rate of evaporation. The maximum flame height and maximum flame width increase with increasing length of the carbon atom chain in the fatty acid methyl ester, fatty acid methyl ester which has a double bond has a higher maximum temperature because the fatty acid methyl ester has a lower burning rate constant. The burning rate constant increases with the length of the carbon atom chain.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520070197
Uncontrolled Keywords: Droplet, pembakaran, fatty acid methyl ester, ignition delay time, burning rate, temperatur pembakaran Droplet, combustion, fatty acid methyl ester, ignition delay time, burning rate, combustion temperature
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics > 621.4 Prime movers and heat engineering > 621.43 Internal - combustion engines
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Bambang Septiawan
Date Deposited: 28 Feb 2021 04:11
Last Modified: 16 Jan 2023 06:49
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/183039
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
0520070197-Benedict Amadeus Valentino.pdf
Restricted to Registered users only until 31 March 2023.

Download (2MB)

Actions (login required)

View Item View Item