Analisa Strategi Bisnis Budidaya Ikan Lele (Clarias Sp) Dengan Sistem Kolam Terpal Di Desa Kepuh, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur

Christanti, Mila (2020) Analisa Strategi Bisnis Budidaya Ikan Lele (Clarias Sp) Dengan Sistem Kolam Terpal Di Desa Kepuh, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Ikan Lele (Clarias Sp) adalah marga (geneus) Ikan yang hidup di air tawar. Ikan ini mempunyai ciri khas dengan tubuhnya yang licin, agak pipih memanjang serta memiliki jenis kumis yang panjang, mencuat dari sekitar bagian mulutnya. Ikan ini sebenarnya terdiri atas berbagai jenis (spesies), dedikitnya terdapat 55 spesies Ikan Lele di seluruh dunia. Dengan adanya peningkatan permintaan ikan lele mendorong masyarakat untuk melakukan kegiatan budidaya ikan lele, budidaya ikan lele merupakan salah satu bentuk manajemen strategi, dimana manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumberdaya organisasi lainnya untuk mencapai tujuan usaha. Persyaratan lokasi, baik kualitas tanah maupun air tidak terlalu spesifik, artinya dengan penggunaan teknologi yang cukup memadai dengan pengaturan suhu air yang baik. Budidaya lele dapat dilakukan pada lahan yang memiliki ketinggian > 800 m dpl. Lele mempunyai kelebihan dari jenis ikan air tawar lainnya yaitu daya tahan terhadap hama penyakit, mampu bertahan hidup pada kondisi air yang kurang baik dan tidak sulit untuk dibudidayakan, sehingga dapat mengurangi resiko kegagagalan dalam pengusahaannya. Tujuan dari penelitian Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif. Analisis kuantitatif dilakukan dengan situasi yang wajar (natural setting) dan data dikumpulkan umumnya bersifat kualitatif. penelitian ini lebih bersifat untuk mengembangkan teori, sehingga akan menemukan teori baru dan dilakukan sesuai dengan kaidah non statistik. Analisis deskriptif dilakukan dengan cara menganalisis dan menggambarkan kondisi usaha budidaya ikan lele dengan sistem kolam terpal. Dari penelitian tersebut didapatkan hasil pada analisis IFE dengan total nilai skor sebesar 2,89. Dari total nilai skor terbobot tersebut dapat disimpulkan bahwa usaha budidaya ikan lele dengan sistem kolam terpal memiliki posisi internal yang kuat karena berada diatas nilai 2,50, hal ini menunjukkan bahwa usaha budidaya ikan lele dengan sistem kolam terpal mampu memanfaatkan kekuatan yang dimiliki dan mampuy mengatasi kelemahan yang ada. Pada analisis EFE didapatkan total nilai skor terbobot sebesar 2,42. Hal ini menunjukkan bahwa usaha budidaya ikan lele dengan system kolam terpal relative kuat dalam memanfaatkan peluang untuk mengatasi ancaman. Pada analisis IE diperoleh bahwa usaha budidaya ikan lele dengan system kolam terpal terletak pada kuadran ke V. dimana perusahaan yang berada pada kuadran ke V digambarkan sebagai HOLD dan MAINTAIN yang memiliki arti menjaga dan mempertahankan. Usaha yang berada pada kuadran ini lebih baik menggunakan strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Bentuk penetrasi yang dapat dilakukan oleh usaha budidaya ikan lele dengan system kolam terpal ini adalah Strategi Penetrasi pasar merupakan kegiatan untuk memfokuskan dan meningkatkan penjualan produk yang ada dipasaran. Berdasarkan analisis SWOT yang didapatkan hasil diagram swot pada kuadran I yaitu strategi agresif menggunakan strategi SO (strength opportunity). Meningkatkan dan mempertahankan mutu dan kualitas produk untuk memperoleh dan menjaga kepercayaan dari pembeli strategi ini akan digunakan untuk meningkatkan keprcayaan konsumen. Memperluas jaringan pemasaran dengan memanfaatkan perkembangan teknologi infirmasi pada strategi kedua dilakukan untuk penyebaran pemasaran agar lebih luas lagi. Pada analisis QSPM Strategi prioritas pertama yaitu strategi meningkatkan dan mempertahankan mutu dan kualitas produk untuk memperoleh dan menjaga kepercayaan dari pembeli. Untuk mendukung strategi ini maka produk yang akan dijual harus sesuai dengan permintaan pembeli. Strategi kedua adalah memperluas jaringan pemasaran dengan menggunakan teknologi. Pada usaha budidaya ikan lele dengan system kolam terpal jaringan pemasaran sudah berjalan dengan baik, akan tetapi akan jauh lebih baik jika dilakukan pemasaran secara online agar dapat pembeli dari luar kota dan hasil pendapatan akan lebih meningkat.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520080222
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing > 639.27 Fishing for specific kinds of fishes > 639.274 92 Catfishing / Catfish fisheries
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Sosial Ekonomi Agrobisnis Perikanan
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 20 Feb 2021 07:12
Last Modified: 19 Oct 2021 06:44
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/183007
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
Mila Christanti (2).pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2022.

Download (4MB)

Actions (login required)

View Item View Item