Pengaruh Variasi Individu Pejantan Terhadap Produksi Semen Segar Dan Semen Beku Sapi Bali Di Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari Malang

Fazrien, Wahyu Alif (2020) Pengaruh Variasi Individu Pejantan Terhadap Produksi Semen Segar Dan Semen Beku Sapi Bali Di Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kualitas semen pada ternak dapat dipengaruhi beberapa faktor salah satunya yaitu adanya variasi individu dari masingmasing pejatan, masing-masing individu mempunyai potensi produksi yang berbeda, hal ini memungkinkan adanya pengaruh dari variasi individu tersebut terhadap produksi semen pejantan Sapi Bali. Namun hingga saat ini informasi terkait adanya pengaruh variasi individu terhadap produksi semen pejantan, masih sangat jarang ditemukan. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan informasi terkait adanya pengaruh variasi individu terhadap produksi semen pejantan. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Malang, pada tanggal 9 September hingga 9 Oktober 2019. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya pengaruh variasi individu terhadap produksi semen segar dan semen beku pejantan unggul Sapi Bali. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan informasi kepada pegiat peternakan dan pembaca umum, terkait informasi tentang pengaruh variasi individu terhadap kualitas semen segar dan semen beku Sapi Bali serta dapat digunakan sebagai dasar dalam penentuan program seleksi pejantan oeh pihak BBIB Singosari. Materi penelitian ini yaitu data hasil pencatatan uji kualitas semen segar dan semen beku dari 5 pejantan Sapi Bali yang sebelumnya telah ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Kegiatan penampungan semen dan pengujian semen secara keseluruhan dilaksanakan oleh tenaga ahli BBIB Singosari. Data yang telah diperoleh, dilakukan uji menggunakan uji Non-Parametrik Kruskal-Wallis dengan taraf signifikansi 0.05, apabila menunjukkan hasil yang berbeda nyata maka dilakukan uji lanjutan menggunakan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Variabel penelitian yang digunakan meliputi volume, pH, motilitas individu spermatozoa, konsentrasi spermatozoa, motilitas before freezing, post thawing motility dan recovery rate. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa variasi individu berpengaruh terhadap volume semen dengan hasil analisa statistik yang berbeda nyata (P<0.05) dengan hasil pada masing-masing individu yaitu P1: 6,6±1,64 ml, P2 : 5,5±0,88 ml, P3 : 6,9±0,78 ml, P4 : 6,0±1,10 ml dan P5 : 6,4±1,61 ml. Hasil uji makroskopis yang lainnya yaitu uji pH menunjukkan hasil yang berbeda nyata pada masing-masing individu yaitu P1: 6,6±0,27, P2: 6,5±0,20, P3: 6,5±0,15, P4: 6,8±0,21 dan P5: 6,4±0,17. Uji konsentrasi spermatozoa menunjukkan hasil yang berbeda nyata (P<0.05) dengan hasil yaitu P1: 900,79±91,36 106 sperm/ml, P2: 1130±250,66 106 sperm/ml, P3: 902,85±157 106 sperm/ml, P4: 651,1±143,1 106 sperm/ml dan P5: 943,68±162,11 106 sperm/ml. Uji motilitas individu spermatozoa menunjukkan hasil yang kontradiktif yaitu tidak berbeda nyata (P>0.05) dengan hasil P1: 83,8±8%, P2: 82,3±8%, P3: 80,1±7%, P4: 81,6±8% dan P5: 83,8±4%. Pada uji semen cair dilakukan uji motilitas before freezing menunjukkan hasil yang berbeda nyata (P<0.05) dengan hasil yang ditunjukkan pada masing-masing individu yaitu P1: 58,2±2%, P2: 57,5±3%, P3: 55,5±2%, P4: 56,3±2% dan P5: 56,1±2%. Sedangkan pada semen beku dilakukan uji post thawing motility dimana menunjukkan hasil yang berbeda nyata (P<0.05) dengan hasil yaitu P1: 48,2±3%, P2: 48,0±3%, P3: 43,0±3%, P4: 41,3±2% dan P5: 44,5±3%. Variabel berikutnya perhitungan recovery rate yang menunjukkan hasil yang berbeda nyata (P<0.05) dengan hasil yaitu P1: 58,0±7%, P2: 58,9±9%, P3: 54,2±6%, P4: 50,9±5% dan P5: 53,2±5%. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa variasi individu pejantan berpengaruh terhadap volume semen, pH, konsentrasi spermatozoa, motilitas before freezing, post thawing motility dan recovery rate yang menujukkan hasil perbedaan yang nyata (P<0,05) dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap motilitas individu spermatozoa. Hasil penelitian didapatkan bahwa pejantan Sapi Bali dengan produksi semen paling baik yaitu Renon dan paling rendah adalah Puputan. Disarankan untuk pihak BBIB Singosari dapat melakukan program seleksi dalam pemilihan calon pejantan sumber semen dengan standar yang lebih baik, serta melakukan pemeliharaan pejantan dengan lebih baik lagi untuk memastikan kualitas produksi semen beku yang dihasilkan.

English Abstract

This research was conducted to study the effect of individual variation on the production of fresh and frozen semen in Bali Bulls. This research was conducted at the Artificial Insemination Center Singosari, Malang on September 8th, 2019, to October 9th, 2019. The research material used secondary data from the results of testing fresh and frozen semen quality from 5 Bali bulls of the same age, 8 years old. This research used data of macroscopic and microscopic test, also frozen semen evaluation. The method used a case study with the data obtained then analyzed using Kruskal Wallis with SPSS v25 program. The results showed significant difference in the research variables macroscopic quality test of fresh semen, that is, volume and pH with the analysis results showed significant level smaller than 0.05 (P<0.05). Also show different results on quality tests of frozen semen (before freezing, post-thawing motility, and recovery rate) with significance levels results smaller than 0.05 (P<0.05). Microscopically fresh semen quality test showed contradictory results, while the concentration semen test is significantly level smaller than 0,05 (P<0.05). Not significantly different in motility test of individual spermatozoa (P> 0.05). Six of the seven research variables that used, showed significantly different results (P<0.05), it can be concluded that individual variation has affected to quality of fresh and frozen semen of Bali Bulls.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520050187
Uncontrolled Keywords: Bali bulls, individual variations, semen quality.
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.2 Cattle and related animals > 636.208 2 Cattle and related animals (Breeding) > 636.208 24 Cattle and related animals (Breeding and reproduction methods) > 636.208 245 Cattle and related animals (Artificial insemination)
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 12 Feb 2021 14:14
Last Modified: 12 Feb 2021 14:14
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182978
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item