Pengaruh Penambahan Bioaditif Minyak Atsiri Gandapura pada Ionisasi Pembakaran Droplet Minyak Kelapa dengan Metode Ignition

Novaldi, Anoga Rizky (2020) Pengaruh Penambahan Bioaditif Minyak Atsiri Gandapura pada Ionisasi Pembakaran Droplet Minyak Kelapa dengan Metode Ignition. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Minyak kelapa adalah salah satu minyak nabati yang memiliki potensi untuk dijadikan bahan bakar, namun karena titik bakar yang tinggi dan rantai karbon yang panjang inilah yang menyebabkan minyak kelapa sulit terbakar. Maka dari itu diperlukanlah bioaditif guna mempermudah proses pembakaran minyak kelapa ini Bioaditif yang digunakan disini adalah minyak gandapura yang kandungan utamanya adalah methyl salicilate. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan gandapura dengan konsentrasi yang berbeda terhadap ionisasi yang berkaitan dengan ignition delay dan waktu pembakaran pula dari minyak kelapa. Metode yang digunakan adalah true experimental denngan variasi masing masing minyak kelapa 100 persen , campuran gandapura 5 % , 10 % dan 15%. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa penambahan gandapura berpengaruh terhadap kenaikan ionisasi , ignition delay dan waktu pembakaran. Minyak gandapura berpengaruh terhadap ionisasi pembakaaran dari minyak kelapa karena minyak gandapura termasuk senyawa aromatik yang didalamnya terdapat medan magnet dan dipol sesaat yang disebabkan karena resonansi elektrronnya. Baik untuk ionisasi tertinggi , waktu tercepat dan ignition delay tercepat diperoleh dari 15 % , 10 % ,5 % dan minyak kelapa murni. Hal ini berkaitan dengan teori tumbukan karena pengaruh konsentrasi dimana semakin banyak atom yang bertumbukan maka menyebabkan sauatu senyawa tersebut lebih mudah terionkan sehingga lebih reaktif dan mudah terbakar [1].

English Abstract

Coconut oil is one of the vegetable oils that has the potential to be used as fuel, but it is because of the high fuel point and the long carbon chain that makes it difficult to burn coconut oil. Therefore bioaditives are needed to facilitate the process of burning coconut oil. Bioaditives used here are gandapura oil whose main content is methyl salicilate. The purpose of this study was to determine the effect of the addition of gandapura with different concentrations on ionization associated with ignition delay and the burning time of coconut oil. The method used is true experimental with variations of each 100% coconut oil, mixed gandapura 5%, 10% and 15%. The results of this study found that the addition of Gandapura affects the increase in ionization, ignition delay and combustion time. Gandapura oil has an effect on the burning ionization of coconut oil because it is an aromatic compound in which there is a magnetic field and a momentary dipole caused by the resonance of the electrons. Good for the highest ionization, the fastest time and the fastest ignition delay obtained from 15%, 10%, 5% and virgin coconut oil. This relates to the collision theory because of the effect of concentration where more and more atoms collide, causing one of the compounds to be ionized more easily so that it is more reactive and flammable [1].

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520070191
Uncontrolled Keywords: ionisasi,resonansi elektron.pembakaran, metyhl salicylate ionization, electron resonance. combustion, metyhl salicylate
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics > 621.4 Prime movers and heat engineering > 621.43 Internal - combustion engines
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Bambang Septiawan
Date Deposited: 28 Feb 2021 04:11
Last Modified: 16 Jan 2023 07:15
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182974
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
0520070191-Anoga Rizky Novaldi.pdf
Restricted to Registered users only until 31 March 2023.

Download (5MB)

Actions (login required)

View Item View Item