Pengaruh Kepadatan Kandang dan Jenis Lampu terhadap Konsumsi Air Minum, IOFC dan IP pada Ayam Bangkok Umur 4-8 Minggu

Ratmandya, Taufani Kahfizam (2020) Pengaruh Kepadatan Kandang dan Jenis Lampu terhadap Konsumsi Air Minum, IOFC dan IP pada Ayam Bangkok Umur 4-8 Minggu. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Ayam Bangkok merupakan salah satu jenis ayam lokal yang banyak dikembangbiakan di Indonesia yang memiliki banyak peminat tersendiri di kalangan masyarakat. Ayam Bangkok memiliki prospek ke depan yang cukup menjanjikan karena memiliki nilai komersial yang tinggi. Keberhasilan usaha peternakan Ayam Bangkok ditentukan oleh beberapa faktor antara lain penggunaan kepadatan kandang dan jenis lampu, dengan memperhatikan faktor tersebut diharapkan mampu menghasilkan produksi yang optimal. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Genengan, Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar selama 30 hari mulai tanggal 15 November sampai 14 Desember 2019. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui serta menjelaskan pengaruh kepadatan kandang dan jenis lampu yang berbeda terhadap konsumsi air minum, IOFC (Income Over Feed Cost) dan indeks produksi pada ayam bangkok. Hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi sumber informasi dan tambahan pengetahuan kepada masyarakat khususnya peternak Ayam Bangkok dan memberikan informasi kepada pembaca mengenai pengaruh kepadatan kandang dan jenis lampu terhadap performa produksi Ayam Bangkok umur 4 sampai 8 minggu. Materi yang digunakan adalah ayam bangkok umur 4 minggu sebanyak 144 ekor dengan jenis kelamin unsex dan rataan bobot badan 166,07±10,61 g/ekor dengan koefisien keragaman 6,39%. Metode penelitian yang digunakan adalah percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial (3x2). Faktor pertama adalah kepadatan kandang dengan kepadatan 4,6 dan 8 ekor dan faktor kedua adalah jenis lampu dengan jenis lampu bohlam dan lampu LED. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan apabila terdapat perbedaan akan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kepadatan kandang yang berbeda memberikan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi air minum dan indeks produksi dan memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap IOFC (Income Over Feed Cost). Rataan konsumsi air minum berkisar antara 2241.563±343.02 – 4699.375±550.59 (ml/ekor/minggu). Rataan IOFC (Income Over Feed Cost) tertinggi yakni 18251.30± 764.79 dan terendah 10767.38±1735.42 dan rataan indeks produksi berkisar antara 604.32±11.60 – 616.63±12.71. Penggunaan jenis lampu yang berbeda memberikan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi air minum, IOFC (Income Over Feed Cost) dan indeks produksi. Rataan konsumsi air minum berkisar antara 3227.083±421.1858 – 3677.708±460.1285 (ml/ekor/minggu). Rataan IOFC (Income Over Feed Cost) berkisar antara 14917.85±1002.64– 15153.3±652.78 dan rataan indeks produksi berkisar antara 609.2789±7.93 – 610.0275±7.66. Interaksi antara tingkat kepadatan kandang dan jenis lampu yang berbeda memberikan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi air minum, IOFC (Income Over Feed Cost) dan indeks produksi. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa perbedaan kepadatan kandang (4 ekor/0,5 m2, 6 ekor/0,5 m2 dan 8 ekor/0,5 m2 ) penggunaan lampu yang berbeda ( LED dan Bohlam) dan kombinasi antara kepadatan serta lampu tidak memberikan perbedaan terhadap konsumsi air minum, nilai Income Over Feed Cost(IOFC) dan Indeks Produksi (IP). Saran dari penelitian ini kepadatan kandang 4 ekor jenis lampu LED dengan daya 5 watt dapat diaplikasikan untuk ternak ayam bangkok umur 4 sampai 8 minggu tanpa memberikan perbedaan yang signifikan terhadap konsumsi air minum, IOFC (Income Over Feed Cost) dan indeks produksi.

English Abstract

The purpose of this study was to determine the housing density and type of lights and interaction of housing density and type of light in bangkok chicken age 4-8 weeks. The material used was bangkok chicken which age 4 weeks and the average weight 166.07±10.61 g. The method used in this study was experimented with completely randomized design (CRD) and factorial pattern. First factor was housing density and second factor was type of light data were analized by analysis of variance (ANOVA), if there was different followed by duncan multiple range test (DMRT). The level of housing density was showed any signifiant effect (P<0.01) on Income Over Feed Cost (IOFC) and was not showed any signifiant effect (P>0.05) on water consumption and index performance The average water consumption (ml) range from 2241.563±343.02 – 4699.375±550.59. The highest average Income Over Feed Cost (IOFC) was 18251.30± 764.79 and the lowest was 10767.38±1735.42. The average index performance range from 604.32±11.60 – 616.63±12.71. The result showed that type of light was not showed any signifiant effect (P>0.05). The average water consumption (ml) range from 3227.083±421.1858 – 3677.708±460.1285. The average Income Over Feed Cost (IOFC) range from 14917.85±1002.64 – 15153.3±652.78. The average index performance range from 609.2789±7.93 – 610.0275±7.66. Interaction of housing density and type of lights were not gave signifiant effect (P>0.05). The conclusion from this study there is not threat to the interaction of housing density and type of lights.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520050181
Uncontrolled Keywords: Bangkok chicken, housing density, type of lights, production performance
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.08 Specific topics in animal husbandry > 636.083 Care, maintenance, training > 636.083 1 Housing
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 12 Feb 2021 07:26
Last Modified: 12 Feb 2021 07:26
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182964
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item