Peranan Wanita Dalam Usaha Peternakan Sapi Pedaging Di Desa Sumbersuko Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang.

Pratama, Surya (2020) Peranan Wanita Dalam Usaha Peternakan Sapi Pedaging Di Desa Sumbersuko Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Masyarakat di Desa Sumbersuko Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang memilih usaha peternakan sapi pedaging sebagai salah satu usaha sampingan yang dapat membantu perekonomian keluarga. Perempuan sebagai sumber daya dalam mengelola sektor peternakan. Keikut sertaan gender perempuan dalam kegiatan usaha tani ternak mampu memberikan kontribusi tenaga kerja yang tidak dibayar. Masuknya peran perempuan dalam sektor peternakan dipengaruhi oleh pendapatan rumah tangga yang rendah namun kebutuhan dan tanggungan keluarga yang tinggi, mengisi waktu luang, dan berkontribusi kepada suami dalam mencari nafkah. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis peran perempuan dalam usaha peternakan sapi pedaging yaitu meliputi akses terhadap informasi, aspek aktivitas, aspek kontrol dan aspek manfaat di Desa Sumbersuko Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Penelitian dilaksanakan Bulan Januari sampai dengan Februari 2020 di Desa Sumbersuko Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode ini dipilih untuk memberikan gambaran yang jelas dengan permasalahan peneliti. Analisis data menggunakan analisis gender Feldstein. Responden pada penelitian ini sebanyak 50 perempuan peternak sapi pedaging yang berada di Desa Sumbersuko Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat akses terhadap informasi masih rendah yaitu sejumlah 5 orang (surat kabar), 38 orang (penyuluhan) dan 10 orang (media sosial) hanya saja pada sumber informasi Perempuan dalam memperoleh informasi dari media sosial menunjukan jumlah yang banyak di bandingkan laki-laki hal ini dikarenakan perempuan lebih aktif dalam bertukar informasi dengan peternak lainnya, yang mana media sosial media dijadikan sebagai sarana untuk memperoleh informasi., untuk aspek terhadap aktivitas atas sumber daya masih terbilang rendah karena perempuan dalam memelihara ternak bukan menjadi pekerjaan utama, sedangkan perempuan hanya membantu pekerjaan suami pada kegiatan pemeliharaannya saja, dimana sebanyak 40 orang (membersihkan kandang dan memandikan ternak), 38 orang (memberikan pakan dan minum), 30 orang (mengolah biogas dan kompos),40 orang (menanam tanaman, meberikan pupuk, menyiraman tanaman) dan 36 orang (memanen tanaman), Keterlibatan perempuan dalam usaha peternakan sapi pedaging mampu memberikan pengaruh positif yaitu manajemen keuangan lebih teratur, kebersihan kandang lebih diperhatikan, dan pembagian tugas kerja lebih efisien, selain itu adanya upaya peningkatan kekuatan nilai input yang disumbangkan dalam pengambilan keputusan. Aspek kontrol atau pengambilan keputusan perempuan lebih banyak mengambil kontrol pada penjualan sayuran yaitu sebesar 45 orang sedangkan pembeliaan bibit ternak dan sayuran sebesar 40 orang dan penjualan ternak sebesar 26 orang. Usaha peternakan sapi pedaging yang dikelola memberikan manfaat bagi keluarga terutama perempuan yaitu usaha peternakan mampu menambah pendapatan rumah tangga serta untuk tabungan apabila sewaktu-waktu digunakan untuk kebutuhan mendadak. Masyarakat di Desa Sumbersuko Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang masih sangat lekat dengan budaya bahwa laki-laki lebih diutamakan diberbagai bidang, hal ini karena laki-laki sebagai kepala keluarga yang harus mengontrol segala sesuatu yang menyangkut pekerjaan domestik maupun pekerjaan non domestik. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu peran perempuan peternak sapi pedaging di Desa Sumbersuko Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang dalam aspek akses terhadap informasi, dan aspek aktivitas, aspek kontrol atau pengambilan keputusan masih terlibat didalam kegiatan tersebut, namun perempuan hanya membantu tugas dari laki-laki atau suami. Semua anggota keluarga memperoleh manfaat dari usaha ternak sapi pedaging dalam hal peningkatan pendapatan keluarga. Saran yang dapat diberikan yaitu pemerintah melakukan pembinaan dan penyuluhan terhadap perempuan mengenai usaha sapi pedaging dan perlu dibuatnya kelompok-kelompok atau koperasi agar pemerintah dapat memonitoring kegiatan apa saja yang dilaksanakan serta dapat menambah wawasan terkait dengan usaha sapi pedaging.

English Abstract

The purpose of this research is to analyzing the role of women in the beef cattle business which includes an access for to information, aspects of control, aspects of decision making and aspects of benefits. This research was conducted at Sumbersuko village, Tajinan district, Malang regency from January to February 2020. The conclusion of this research is the level of access to information and asoects of control in the beef cattle breeder at Sumbersuko village, Tajinan district, Malang regency are relative low. The highest of women’s involvement is in the aspects of decision making that is planting activities, fertilizer application, and watering plants with almost 50 women participating in this activity. The benefit that women’s gets from this beef cattle business is in term of increasing family income and increasing knowledge of the beef cattle business.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520050179
Uncontrolled Keywords: women's roles, contributions and benefits
Subjects: 300 Social sciences > 331 Labor economics > 331.4 Women workers > 331.48 Women workers by industry and occupation > 331.481 Women workers in industries and occupations other than extractive, manufacturing, construction > 331.481 636 2 Women dairy farmers
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 12 Feb 2021 06:45
Last Modified: 13 Feb 2021 08:20
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182859
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
Surya Pratama (2).pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2022.

Download (3MB)

Actions (login required)

View Item View Item