Pengaruh Penambahan Medan Magnet yang Berfluktuasi Dengan Posisi Tegak Lurus Katode Terhadap Produksi Hidrogen pada Elektrolisis Air

Ambarita, Roberto Elias Sommal (2020) Pengaruh Penambahan Medan Magnet yang Berfluktuasi Dengan Posisi Tegak Lurus Katode Terhadap Produksi Hidrogen pada Elektrolisis Air. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Era pemakaian bahan bakar fosil sudah berlangsung sejak lama. Permasalahan terjadi ketika terjadi kelangkaan bahan bakar tersebut yang merupakan energi tidak terbarukan dan bahan bakar fosil tersebut menyebabkan pencemaran udara. Pencarian sumber daya alternatif yang ramah lingkungan pun dilakukan, salah satunya adalah hidrogen. Elektrolisis air merupakan salah satu proses untuk memproduksi gas Hidrogen dengan bantuan aliran arus listrik untuk memecah atom oksigen dan atom hidrogen pada senyawa air. Namun proses ini masih memiliki permasalahan efisiensi yang rendah hanya sebesar 16,47%. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut dengan menambahkan medan magnet secara eksternal variasi pengujian yang digunakan adalah dari 2 buah magnet yang terpasang, ada salah satu magnet yang diputar secara statis dengan kecepatan rotasi sebesar 0 rpm, 1000 rpm dan 2000 rpm, Penambahan medan magnet eksternal akan meningkatkan kecepatan perpindahan muatan-muatan yang ada yang nantinya dapat melemahkan ikatan hidrogen antar molekul air, sedangkan fluktuasi medan magnet eksternal yang terjadi berperan dalam memberikan impuls dari gaya Lorentz yang ada. Semakin banyak dan/atau cepat fluktuasi medan magnet yang terjadi pada elektrolisis air, semakin besar impuls yang ditimbulkan oleh medan magnet yang menghasilkan gaya Lorentz, sehingga kecepatan muatan dalam berpindah dalam elektrolit semakin cepat, sehingga akan menurunkan nilai pH, meningkatkan kemampuan menghantarkan arus, dan kemampuan dalam memutuskan ikatan hidrogen akan semakin meningkat pula.

English Abstract

The era of fossil fuel use has been going on for a long time. The problem happens when scarcity of these fuels which are non-renewable energy occurs and evidently these fossil fuels cause air pollution. The investigation for alternative resources which are environmentally friendly was carried out, one of them is hydrogen. Water electrolysis is one of the processes for producing Hydrogen gas by conducting an electric current to break up oxygen atoms and hydrogen atoms in water compounds. However, this process still has a low efficiency problem of only 16.47%. One way to overcome this problem is by externally applying magnetic field. The study variations that used are from the 2 magnets available, there is one magnet being rotated at 0 rpm, 1000 rpm, and 2000 rpm. The addition of external magnetic field will increase the speed of charge in moving which can later weaken the hydrogen bonds between water molecules, while the external magnetic field fluctuations that occur play a role in increasing the impulse of Lorentz force. The more and/or faster magnetic field fluctuations that occur in the electrolysis of water cause as the more impulses caused the speed of charge in moving in the electrolyte is faster and more, so the ability to break hydrogen bonds will increase as well. Keywords: Hydrogen, external magnetic field, water electrolysis

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520070155
Uncontrolled Keywords: Hidrogen, medan magnet eksternal, elektrolisis air
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 538 Magnetism
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Bambang Septiawan
Date Deposited: 27 Feb 2021 22:06
Last Modified: 27 Feb 2021 22:06
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182761
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item