Analisis Profitabilitas Usaha Ternak Kelinci Hias di Kota Batu (Studi Kasus di Peternakan Fauna Jaya Farm Kecamatan Bumiaji Kota Batu)

Harjo, Bagus Prawiro (2020) Analisis Profitabilitas Usaha Ternak Kelinci Hias di Kota Batu (Studi Kasus di Peternakan Fauna Jaya Farm Kecamatan Bumiaji Kota Batu). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Pembangunan peternakan merupakan bagian dari pembangunan keseluruhan yang bertujuan untuk menyediakan pangan hewani berupa daging, susu, dan telur yang bernilai gizi tinggi. Kelinci merupakan salah satu hewan ternak yang sangat mudah untuk di pelihara. Pengembangan usaha ternak kelinci hias ini mempunyai prospek yang bagus untuk diusahakan. Potensi ekonomi usaha ternak kelinci dapat tercermin dari tingkat pendapatan yang diperoleh, tingkat profitabilitas yang dicapai, kemampuan usaha ternak kelinci dalam menyerap tenaga kerja, dan kemampuan suatu usaha untuk memperoleh keuntungan yang besar. Budidaya kelinci hias memiliki prospek yang sangat menguntungkan. Penulisan skripsi berjudul Analisis Profitabilitas Usaha Ternak Kelinci Hias di Kota Batu ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana usaha peternakan tersebut menghasilkan keuntungan/laba. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 1 Februari - 1 Maret 2020 di Fauna Jaya Farm di Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Dusun Kungkuk Desa Punten merupakan salah satu daerah perbatasan dengan Desa Bulukerto yang terkenal akan kampung kelinci. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana penelitian tidak dilakukan perhitungan statistik tetapi mengumpulkan data, dianalisis lalu diinterpretasikan. Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive sampling) dengan pertimbangan tempat yaitu, usaha peternakan kelinci hias yang bersifat usaha mandiri dan telah berdiri dari tahun 1998. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui struktur biaya yang meliputi total modal dan biaya produksi. Biaya-biaya tersebut yang digunakan dalam pengolahan peternakan kelinci dan mengetahui kemampuan perusahaan Fauna Jaya farm dalam menghasilkan laba dilihat dari perhitungan rasio profitabilitas meliputi Net Profit Margin, Gross Profit Margin, Return on Asset, dan Return on Equity. Penelitian ini diharapkan dapat dapat dijadikan pedoman bagi pelaku usaha peternakan kelinci dalam melakukan kegiatan manajemen guna meningkatkan produktifitas usaha ternak dan sebagai pertimbangan dalam pengembangan. Responden penelitian ini diperoleh dari seorang peternak kelinci hias yang sudah memulai pembibitan kelinci selama 22 tahun. Jumlah ternak kelinci yang di miliki Fauna Jaya farm 1890 ekor secara keseluruhan. Data yang di kumpulkan yaitu data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan pengisian kuisioner responden terhadap kegiatan usaha ternak kelinci hias, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai instansi dan dinas terkait seperti badan pusat statistik, kantor kepala Desa dan kantor kecamatan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif yaitu menggunakan rumus-rumus ekonomi sesuai kebutuhan penelitian. Penerimaan pada usaha peternakan kelinci hias Fauna Jaya farm didapatkan yaitu dari penjualan kelinci hias tiap bulan dan tiket wisata Kungkuk. Penerimaan di peternakan ini hanya berasal dari dua hal diatas. Total penerimaan selama bulan Februari adalah sebesar Rp. 84.500.000. Sebanyak 82.25% atau sekitar Rp 69.500.000 penerimaan farm di dapat melalui penjualan kelinci hias didalam peternakan maupun di pameran. Penerimaan lain dari tiket penjualan KWK (Kampung Wisata Kungkuk) sebesar Rp. 15.000.000 atau sekitar 17.75%. Berdasarkan hasil penelitian pada usaha peternakan di Fauna Jaya Farm dapat disimpulkan bahwa besarnya total modal usaha peternakan Fauna Jaya Farm yang terdiri dari modal tetap dan modal kerja adalah sebesar Rp 534.501.750, sedangkan untuk struktur biaya pada pada bulan Februari seperti biaya tetap dengan persentase 11,20 % sebesar Rp 4.574.625, biaya variabel dengan persentase 88,80% sebesar Rp 36.283.000 dan biaya produksi sebesar Rp 40.857.652. Usaha peternakan kelinci hias di Fauna Jaya farm dapat dikatakan sangat menguntungkan dan layak untuk diteruskan dilihat dari berbagai aspek profitabilitas usaha yang meliputi Gross Profit Margin sebesar 51,65%, Net Profit Margin sebesar 49,07%, Return on Asset sebesar 7,76% dan Return on Equity sebesar 30,71%. Saran yang diberikan untuk Fauna Jaya farm berdasarkan analisis yang dilakukan adalah pada usaha peternakan kelinci sebaiknya memanfaatkan hasil samping seperti urin dan feses untuk dijual kembali, meningkatkan jumlah penjualan dan pola distribusi yang lebih luas serta memberikan promosi pada penjualan tiket wisata kungkuk untuk menambah daya tarik pengunjung.

English Abstract

This study aims to determine the ability of the rabbit farm to generate profits seen from the calculation of profitability rations which include Gross Profit Margin, Net Profit Margin, Return on Asset and Return on Equity. Respondent of this study is Fauna Jaya Farm, with population up to 1890. This research was conducted in February to March 2020 and is located at Fauna Jaya Farm in Bumiaji Districts, Batu City. This study is qualitative research, primary data were obtained from interviews and observations, while secondary data were obtained from various resources. Data were analyzed descriptively using economic formulas to calculate profits, production cost, and profitability rations. Based on the cost structure analyzed by Fauna Jaya Farm’s livestock business, the total capital was Rp 488,375,00, and production costs were Rp 40,857,652. The result of the study shows that Fauna Jaya Farm’s livestock business is profitable, based on the calculation of profitability ratio Gross Profit Margin value of 51.65%, Net Profit Margin of 49.07%, Return on Asset of 7.76% and Return on Equity of 30.71%.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520050134
Uncontrolled Keywords: Kelinci, Gross Profit Margin, Net Profit Margin, Profitabilitas, Return on Asset, Return on Equity, Gross Profit Margin, Net Profit Margin, Profitability, Return on Asset, Return on Equity, Rabbit
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.9 Other mammals > 636.932 2 Other mammals (Oryctolagus (Old World rabbit))
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 05 Feb 2021 15:45
Last Modified: 05 Feb 2021 15:45
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182712
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item