Kualitas Elemen Wayfinding pada Malam Hari di Universitas Brawijaya Malang

Pratiwi, Magvira Ardhia (2020) Kualitas Elemen Wayfinding pada Malam Hari di Universitas Brawijaya Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Secara umum, Kota Malang dikenal sebagai Kota Pendidikan karena memiliki banyak fasilitas pendidikan, salah satunya adalah Universitas Brawijaya Malang (UB). Kampus ini memiliki luas wilayah yang besar dan fasilitas-fasilitasnya yang beroperasional hingga pukul 22.00 WIB sehingga mahasiswa dapat beraktivitas aktif, bebas, dan fleksibel didalam lingkungan kampus hingga malam hari. Berbagai aktivitas pada malam hari tersebut tentunya membuat mahasiswa diharuskan berpindah tempat dari satu lokasi menuju lokasi berikutnya atau dapat dikatakan terdapat proses wayfinding dalam menemukan jalan menuju lokasi tersebut. Pencahayaan pada malam hari yang cukup minim dan mengandalkan pencahayaan buatan menjadi tantangan dalam ber-wayfinding. Jika kualitas elemen wayfinding pada malam hari tidak optimal tentunya dapat membuat mahasiswa tersesat dan menghabiskan banyak waktu di jalan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian tentang “Kualitas Elemen Wayfinding pada Malam Hari di Universitas Brawijaya Malang” untuk melihat bagaimana kualitas elemen wayfinding pada malam hari tersebut dan mengetahui hal yang efektif untuk meningkatkan dan memperbaiki kualitasnya, khususnya pada elemen landmark dan elemen signage yang berjenis directional signs. Lokasi penelitian ini berada di koridor antara Pintu Masuk Gerbang KPRI dan Pintu Keluar Gerbang Veteran dengan sistem sirkulasi satu arah dan waktu pengamatan dibatasi pukul 18.00-22.00. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data utamanya menggunakan kuisioner. Teknik pengambilan samplingnya adalah non-probability sampling dengan jenis purposive sampling karena dibatasi pada mahasiswa UB yang pernah melewati koridor studi pada pukul 18.00-22.00 WIB lebih dari satu kali. Penelitian ini mendapatkan responden sesuai kriteria sebanyak 200 orang. Analisis data yang digunakan pada penelitian adalah analisis mean score dan analisis Korelasi Kendall’s Tau B. Dari hasil penelitian ini didapatkan kesimpulan jika pada koridor studi kualitas elemen wayfinding masih berkualitas cukup baik dan sudah optimal dengan aspek wayfinding yang terkuat adalah aspek imageability dan terlemahnya pada aspek pencahayaan sebagai aspek pendukung. Pada elemen landmark, aspek dengan rata-rata kualitas paling tinggi adalah imageability dengan objek paling baik adalah Tugu Bundaran UB. Sedangkan pada elemen signage didapatkan hasil jika aspek yang terbaiknya adalah aspek legibility dan aspek pencahayaan sebagai aspek pendukung menjadi aspek dengan kualitas kurang baik dan belum optimal. Signage yang memiliki kualitas terbaik adalah signage yang bermaterialkan batu alam. Selain itu, dari hasil analisis Korelasi Kendall’s Tau B disimpulkan bahwa pada landmark secara kuat dan pasti aspek pencahayaan dapat meningkatkan kualitas aspek lainnya, sedangkan pada elemen signage terdapat tiga interpretasi hubungan yaitu berhubungan kuat, cukup, dan sangat lemah.

English Abstract

In general, Malang City is known as an Education City because it has many educational facilities, one of which is University of Brawijaya Malang (UB). The campus has a large area and facilities that operate until 22:00 WIB so that students can have active, free, and flexible activities in the campus environment until the evening. Various activities at night certainly make students are required to move from one location to the next location or it can be said there is a wayfinding process in finding the way to that location. Lighting at night is quite minimal and relying on artificial lighting becomes a challenge in wayfinding. If the quality of wayfinding elements at night is not optimal, it certainly can make students get lost and spend a lot of time on the road. Therefore, a study was conducted on "Quality of Wayfinding Elements at Night in University of Brawijaya Malang" to see how the quality of wayfinding elements at night and to find out effective things to improve and improve their quality, especially on landmark elements and signage elements that are directional type signs. The location of this study is in the corridor between the KPRI Gate Entrance and Veterans Gate Exit with a one-way circulation system and the observation time is limited at 18.00-22.00. The research method used is quantitative descriptive with primary data collection using questionnaires. The sampling technique is non-probability sampling with the type of purposive sampling because it is limited to UB students who have passed the study corridor at 18.00-22.00 WIB more than once. This study found respondents according to the criteria of 200 people. Analysis of the data used in the study is the mean score analysis and Kendall's Tau B. Correlation analysis. From the results of this study, it was concluded that in the study corridor the quality of wayfinding elements was still of quite good quality and was optimal with the strongest aspect of wayfinding being the aspect of imageability and the weakest aspect of lighting as a supporting aspect. In the landmark element, the aspect with the highest average quality is imageability with the best object is the Tugu Bundaran UB. Whereas the signage element results are obtained if the best aspect is the aspect of legibility and lighting aspects as supporting aspects to aspects of poor quality and not yet optimal. Signage that has the best quality is signage made of natural stone. Also, the results of Kendall's Tau B Correlation analysis concluded that in landmarks strongly and surely lighting aspects can improve the quality of other aspects, whereas in signage elements there are three interpretations of relationships that are strongly related, sufficient, and very weak.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520070138
Uncontrolled Keywords: wayfinding, landmark, signage, pencahayaan, legibility, imageability , wayfinding, landmarks, signage, lighting, legibility, imageability
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 546 Inorganic chemistry > 546.3 Metals, metallic compounds, alloys
Divisions: Fakultas Teknik > Arsitektur
Depositing User: Bambang Septiawan
Date Deposited: 23 Feb 2021 04:01
Last Modified: 23 Feb 2021 04:01
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182616
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item