Persepsi Pengguna Terhadap Aksesibilitas Pada Alun-Alun Kabupaten Lamongan

Rihadannafis, Aflah (2020) Persepsi Pengguna Terhadap Aksesibilitas Pada Alun-Alun Kabupaten Lamongan. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Renovasi Alun-alun Lamongan pada akhir tahun 2018 membuat Alun-alun Lamongan mengalami peningkatan angka pengunjung yang berasal dari berbagai kalangan usia. Terdapat banyak perubahan yang terjadi pada Alun-alun Lamongan, seperti pelebaran trotoar pejalan kaki, fasilitas tempat duduk, ruang baca, taman rekreasi, hingga wahana-wahana yang bisa dinikmati langsung oleh pengunjung alun-alun Lamongan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap aksesibilitas pada Alun-alun Lamongan. Berdasarkan observasi awal diketahui bahwa masih terdapat beberapa fasilitas di Alun-alun Lamongan yang belum bisa dimanfaatkan secara maksimal, serta masih ditemui ketidaksesuaian fasilitas pada Alunalun Lamongan dengan standar aksesibilitas yang ada. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data pengamatan kondisi eksisting aksesibilitas pada Alun-alun Lamongan akan dianalisis secara kualitatif dengan standar aksesibilitas yang ada. Data persepsi pengguna dianalisis secara kuantitatif menggunakan analisis meanscore untuk mengetahui tingkat kesesuaian aksesibilitas pada Alun-alun Lamongan berdasarkan persepsi penggunanya. Dari kedua analisis tersebut kemudian dilakukan sintesis data untuk mengetahui keterkaitan antara kesesuaian kondisi eksisting pada Alun-alun Lamongan dengan persepsi pengguna terhadap aksesibilitas pada Alun-alun Lamongan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga elemen aksesibilitas yaitu jalur pemandu, jalur pedestrian dan ruang/ sirkulasi yang dinilai masyarakat sudah cukup baik dan memiliki tingkat kesesuaian yang tinggi dengan standar aksesibilitas yang ada. Sementara untuk elemen ramp, tangga, rambu dan marka, serta area parkir dinilai cukup oleh masyarakat, karena masih terdapat beberapa ketidaksesuaian yang dapat mempengaruhi penggunanya. Serta satu elemen aksesibilitas yang dinilai masih sangat kurang adalah pada elemen toilet karena masih terdapat banyak kekurangan dan ketidaksesuaian dengan standar aksesibilitas yang ada. Hasil tersebut menunjukkan bahwa masyarakat menilai kualitas aksesibilitas pada Alun-alun Lamongan dinilai cukup, karena masyarakat cenderung sudah terbiasa dengan kondisi seperti itu sehingga akan lebih baik jika dilakukan beberapa perbaikan terhadap elemen aksesibilitas yang dirasa kurang oleh masyarakat, agar pengguna dapat merasakan kenyamanan dan bisa beraktivitas sesuai dengan kebutuhannya terhadap Alun-Alun Lamongan.

English Abstract

The renovation of Alun-alun Lamongan at the end of 2018 made Alun-alun Lamongan experienced an increase in the number of visitors from various ages. There are many changes that occur in Alun-alun Lamongan, such as widening pedestrian walkways, seating facilities, reading rooms, and recreational parks that can be enjoyed directly by the visitors. This research was conducted to find out how people's perceptions of accessibility in Alun-alun Lamongan. Based on preliminary observations, it is known that there are still several facilities in Alun-alun Lamongan which cannot be used optimally, and that there are still discrepancies in the facilities of Alun-alun Lamongan with the existing accessibility standards. This research uses descriptive qualitative and quantitative methods. Observation data on the existing condition of accessibility at Alun-alun Lamongan will be analyzed qualitatively with the existing accessibility standards. User perception data were analyzed quantitatively using meanscore analysis to determine the suitability of accessibility in the Lamongan Square based on the user's perception. From the two analyzes, a data synthesis was then performed to find out the relationship between the suitability of the existing conditions in Alun-alun Lamongan with the user's perception of accessibility to the Alun-alun Lamongan The results showed that there were three elements of accessibility, namely the guiding block, pedestrian way and space / circulation which the community considered to be quite good and had a high level of compatibility with the existing accessibility standards. As for the ramp elements, stairs, signs and markers, as well as the parking area are considered sufficient by the community, because there are still some discrepancies that can affect users. And one element of accessibility which is considered to be very lacking is the toilet element, because there are still many shortcomings and incompatibilities with existing accessibility standards. These results indicate that the users evaluates the quality of accessibility at Alun-alun Lamongan is sufficient, because the community tends to be familiar with such condition, so that it would be better if some improvements were made to the accessibility elements that were felt to be lacking by the community, so that users could feel comfortable and be able to move according to their needs for the Lamongan Square.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520070136
Uncontrolled Keywords: aksesibilitas, persepsi, Alun-alun accessibility, perception, Alun-alun
Subjects: 700 The Arts > 711 Area planning (civic art) > 711.5 Specific kinds of areas
Divisions: Fakultas Teknik > Arsitektur
Depositing User: Bambang Septiawan
Date Deposited: 21 Feb 2021 22:33
Last Modified: 21 Feb 2021 22:33
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182614
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item