Nilai Kosmologis dalam Tata Spasial Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya

Fairuzahira, Syavana (2020) Nilai Kosmologis dalam Tata Spasial Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kampung Naga memiliki daya tarik yang luar biasa, dari bentuk rumah, ritual-ritual yang masih dijalankan, serta pemandangan alamnya, hingga akhirnya dilakukan pembangunan pariwisata oleh pemerintah, namun hal tersebut tidak berdasarkan adat istiadat masyarakat setempat, sehingga memunculkan pergeseran fungsi tempat-tempat tradisional yang fungsinya merupakan hasil turun-temurun dari nenek moyang. Namun, masyarakat masih memiliki usaha untuk menjaga tradisi warisan dari nenek moyangnya. Tradisi yang dijaga oleh masyarakat ini diwujudkan dalam berbagai bentuk, baik dari norma, ritual, hingga penataan kampungnya. Penataan spasial Kampung Naga bukan hanya dipengaruhi oleh tradisi, namun juga secara kosmologis. Oleh karena itu, peneliti ingin mencari nilai kosmologis yang terkandung dalam tata spasial Kampung Naga. Metode penelitian adalah deskriptif-eksplanatif dengan metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis behaviour mapping, dan analisis overlay. Variabel penelitian adalah keyakinan kosmologis, tradisi, elemen ekistik, dan elemen spasial. Hasil penelitian ini diketahui bahwa: 1) orientasi dipengaruhi oleh keteraturan alam semesta, filosofi tri tangtu dina buana, fisik alam, dan mitos. 2) tata letak dipengaruhi oleh konsep permukiman sunda (kaca-kaca dan lemah-cai), aktivitas, dan tri tangtu (pembagian struktur alam semesta). 3) hierarki ruang dipengaruhi oleh konsep luhur-handap dan tri tangtu (struktur alam semesta).

English Abstract

Kampung Naga has an extraordinary appeal, from the built of the house, the rituals that are still being carried out, as well as the natural scenery, until finally the tourism development is carried out by the government, but this is not based on community local customs, thus, resulting in a shift in the function of traditional places. However, the community still has an effort to maintain the inherited traditions of their ancestors. This tradition is manifested in various forms, from norms, rituals, to village arrangements. The spatial arrangement of Kampung Naga is not only influenced by tradition, but also by cosmological value. Therefore, researcher wants to look for cosmological values contained in the spatial layout of Kampung Naga. The research method is descriptive-explanatory with the analytical method used is descriptive analysis, behavior mapping analysis, and overlay analysis. Research variables are cosmological beliefs, traditions, ecological elements, and spatial elements. The results of this study note that: 1) orientation is influenced by the order of the universe, the philosophy of tri tangtu dina buana, physical nature, and traditional belief. 2) the layout is influenced by the concept of Sundanese settlements (kaca-kaca and lemah-cai), tri tangtu (structure of universe). 3) space hierarchy is influenced by the concepts of luhur-handap and tri tangtu (the structure of universe).

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520070123
Uncontrolled Keywords: nilai-kosmologis, tradisi, tata-spasial , cosmological-value, tradition, spatial-arrangements
Subjects: 300 Social sciences > 392 Customs of life cycle and domestic life
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Perencanaa Wilayah dan Kota
Depositing User: Bambang Septiawan
Date Deposited: 20 Feb 2021 15:25
Last Modified: 20 Feb 2021 15:25
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182598
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item