Adsorpsi Ion Cr (VI) dari Larutan Artificial Limbah Penyamakan Menggunakan Karbon Aktif Kulit Kacang Tanah dengan Sistem Kolom

Wijaya, Danang Wahyu and Fajr, Fachrizal Tsany (2020) Adsorpsi Ion Cr (VI) dari Larutan Artificial Limbah Penyamakan Menggunakan Karbon Aktif Kulit Kacang Tanah dengan Sistem Kolom. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Industri penyamakan merupakan penghasil limbah cair dengan kadar polutan tinggi, yang mana kandungannya didominasi oleh logam berat kromium dalam bentuk kromium heksavalen atau Cr (VI). Cr (VI) dalam limbah penyamakan memiliki rata-rata konsentrasi sebesar 0,2-218,5 mg/L. Berdasarkan baku mutu limbah cair yang tertera, kandungan Cr total yang diperbolehkan adalah sebesar 1 mg/L. Sedangkan baku mutu Cr (VI) dalam air limbah secara umum adalah 0,5 mg/L (Keputusan Menteri Lingkungan Hidup, 1995). Metode pemisahan Cr (VI) yang diterapkan dalam penelitian ini adalah dengan memanfaatkan kemampuan adsorpsi dari karbon aktif kulit kacang tanah yang mana menggunakan sistem kolom. Bahan baku tersebut dipilih dengan alasan ramah lingkungan, memiliki efisiensi tinggi, dan dapat diregenerasi apabila digunakan sebagai adsorben. Kulit kacang tanah memiliki kadar selulosa serta hemiselulosa yang cukup melimpah, total yaitu 63,5% pada kulit kacang tanah. Seperti diketahui bahwa kandungan selulosa dan hemiselulosa didominasi oleh unsur C, O, dan H sehingga dapat berpotensi dijadikan karbon aktif. Penelitian mengenai adsorpsi ion Cr (VI) menggunakan karbon aktif telah banyak dilakukan dengan sistem batch, namun terdapat beberapa kelemahan seperti sulitnya pemisahan produk akhir dan persen penyisihan yang rendah. Sistem kolom dimanfaatkan karena kemudahannya dalam scale-up pada proses industri serta kontaknya yang lebih optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh ketinggian bed dalam kolom serta pengaruh laju alir umpan untuk meningkatkan kemampuan adsorpsi logam berat Cr (VI). Variabel proses yang digunakan meliputi, ketinggian bed sebesar 2; 3; 4; 5 dan 6 cm dan laju alir adsorbat 20 dan 12 mL/menit. Dalam pembuatan karbon aktif kulit kacang tanah terlebih dahulu dilakukan proses pengeringan, kemudian karbonisasi dan diikuti aktivasi. Merujuk pada penelitian Novridha dkk. (2017) proses pengeringan dilakukan pada suhu 105 °C untuk menghilangkan kadar air, lalu karbonisasi pada suhu 450 °C dilakukan untuk membentuk karbon serta dilakukan pengayakan hingga ukuran 0,595-1,41 mm (-10+30 mesh), kemudian dilakukan proses aktivasi menggunakan aktivator NaOH 0,5 M. Dari proses tersebut nantinya karbon aktif akan mengandung gugus fungsi aktif sehingga memiliki daya adsorpsi yang tinggi dan dapat digunakan sebagai adsorben terhadap Cr (VI). Proses adsorpsi dilakukan pada kolom secara downflow dengan mengalirkan larutan adsorbat K2Cr2O7 (pH 2). Proses adsorpsi dilakukan selama 18 menit dengan waktu pengambilan sampel tiap 4 menit. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa laju alir umpan dan ketinggian bed berpengaruh pada proses adsorpsi ion Cr (VI) menggunakan karbon aktif kulit kacang tanah. Tetapi, penggunan karbon aktif pada rentang ukuran -10+30 mesh kurang tepat untuk pengaplikasian sistem kolom, dikarenakan menghasilkan aliran umpan dan effluen yang berbeda, dimana laju alir effluen lebih kecil sehingga mempengaruhi hasil persen penyisihan. Persen penyisihan optimum pada proses adsorpsi didapati pada laju alir adsorbat 12 mL/menit dengan ketinggian bed 2, 3, dan 5 cm berturut-turut sebesar 41,116%; 83,519%; 88,441% dan pada laju alir 20 mL/menit dengan ketinggian bed 4 dan 6 cm berturut-turut sebesar 79,914%; 92,761%.

English Abstract

-

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520070112
Uncontrolled Keywords: Adsorpsi, Aktivasi, Karbonisasi, Karbon Aktif, Kulit Kacang Tanah
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 628 Sanitary engineering > 628.4 Waste technology, public toilets, street cleaning
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Kimia
Depositing User: Bambang Septiawan
Date Deposited: 16 Feb 2021 22:42
Last Modified: 16 Feb 2021 22:42
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182572
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item