Analisis Sustainable Livelihood Framework Berkaitan Dengan Tingkat Keberdayaan Peternak Pada Usaha Peternakan Broiler Di Sorong Papua Barat

Pandukranisti, Nuruning (2020) Analisis Sustainable Livelihood Framework Berkaitan Dengan Tingkat Keberdayaan Peternak Pada Usaha Peternakan Broiler Di Sorong Papua Barat. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Pembangunan wilayah merupakan bagain dalam proses pembangunan secara keseluruhan yang bertujuan untuk memanfaatkan potensi bagi pembanguan wilayah tersebut, mengurangi kesenjangan antar daerah dengan mencapai tujuan pembangunan daerah yang terbelakang, meningkatkan peranan daerah terbelakang sehingga tidak terpisahkan dari kehidupan nasional. Ukuran dari perkembangan suatu wilayah dan keberhasilan pembangunan dapat di lihat dari tingkat pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Penelitian yang dilakukan dengan tujuan mengetahui aksesibilitas peternak meliputi capital assets (human, physic, natural, social dan financial) berkaitan dengan tingkat keberdayaan peternak pada usaha peternakan Broiler di Sorong Papua Barat. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 1-31 Desember 2019 di Sorong Papua Barat, lokasi tersebut dipilih secara purpusive yaitu dengan kriteria peternakan yang masih aktif melakukan kegiatan beternak minimal satu tahun terakhir. Selain itu Sorong merupakan daerah pemasok utama ayam pedaging yang berada di Papua Barat. Responden dalam penelitian ini berjumlah 20 peternak dengan polulasi ternak skala 1 (500-10.000) ekor, skala 2 (10.000-20.000) ekor dan skala 3 (> 20.000) ekor yang dipilih secara purposive sampling yaitu dengan kriteria peternak masih aktif melakukan kegiatan beternak minimal satu tahun terakhir, maka dilakukan pengumpulan data penelitian dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa interview, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan dan keuntungan untuk mengetahui aksesibilitas peternak terhadap financial capital dan analisis Sustainable Livelihood Framework yang digambarkan dengan pentagonal aset. Hasil penelitian menunjukan BEP peternak dengan skala 1 (500-10.000) Rp26.501 peternak skala 2 (10.000- 20.000) Rp32.440 dan skala 3 (> 20.000 ekor) Rp30.007. Semakin kecil nilai BEP maka keuntungan yang didapat oleh peternak akan semakin besar. R/C rasio usaha peternakan di Sorong Papua pada usaha skala 1 (1,37), skala 2 (1,17) dan skala 3 (1,28), hal tersebut menunjukan bahwa R/C rasio usaha peternakan di Sorong Papua Barat >1 situasi tersebut menunjukkan bahwa usaha tersebut dikatakan untung dan layak untuk dikembangkan. Pengamatan berdasarkan aksesibilitas peternak terhadap financial capital, physical capital dan natural capital tinggi. Hal tersebut menunjukkan bahwa peternak sudah memiliki aksesibilitas yang kuat terhadap tiga aspek terebut. Sedangkan aksesibilitas terhadap social capital dan human capital peternak cukup rendah sehingga keberdayaan peternak dalam kemampuan mengolah informasi, kemampuan mengambil keputusan bersama serta kemampuan penerapan teknologi inovasi cukup rendah sehingga masih perlu untuk lebih dilakukan pemberdayaan terhadap kelompok peternak dalam mengadakan suatu kegiatan pelatihan untuk meningkatkan keberdayaan peternak dalam aspek tersebut. Sustanaible livelihood framework pada lima akses dimana aksesibilitas peternak secara keseluruhan di Sorong Papua Barat terhadap financial capital, physical capital dan natural capital tinggi. Hal tersebut menunjukkan bahwa peternak sudah memiliki aksesibilitas yang kuat terhadap tiga aspek terebut. Aksesibilitas terhadap social capital dan human capital peternak masih rendah sehingga masih perlu untuk lebih dilakukan pemberdayaan terhadap kelompok peternak dalam mengadakan suatu kegiatan pelatihan untuk meningkatkan keberdayaan peternak dalam aspek tersebut. Berdasarkan skala usaha yang dimiliki,semakin besar skala usaha maka semakin besar aksesibilitas yang dimiliki peternak terhadap sumber daya, hal tersebut akan mempengaruhi bentuk pentagonal aset yang akan semakin seimbang. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terutama pada jangkauan daerah yang lebih luas atau dengan menambah variabel- variabel lain misal livelihood goals (pendapatan, pendidikan dan keamanan pangan) dan livelihood strategies (arah pengembangan usaha, saving dan pemenuhan infrastruktur).

English Abstract

The purpose of this research was to analyze farming’s accessibility, which includes human, physical, social, natural, and financial related to the level of empowerment of the Broiler farming in Sorong, West Papua. The research was conducted on December 1st until December 30th, 2019 in Sorong, West Papua. This research was classified with a purposive sampling method. The sample of this research was 20 participants with criteria that are the farmers who are still doing poultry business at least in one last year. Data were analyzed by using economic analysis to identify the farming's accessibility towards financial capital and the Sustainable Livelihood Framework analysis was pictured by pentagonal assets. The results showed that BEP farmers scale 126,501 IDR, scale 2 32,440 IDR, and scale 3 30,007 IDR. R / C ratio of farming businesses in Sorong West Papua to scale 1 (1.37), scale 2 (1.17), and scale 3 (1.28). It indicates that farming's accessibility towards financial capital, physical capital, and human capital is higher. It is indicated that farmers already have strong accessibility to those three aspects. Meanwhile, the accessibility towards social capital and human capital is quite low. Therefore, farmers need empowerment in conducting training and seminars in order to increase farming empowerment related to the aspect. After getting the information about the Broiler farm in Sorong, West Papua, the farmer who has participated in the farming activity is expected to have socialization related to the purpose and benefits of the farming group to the other farmers, so that they have the desire to participate in the farming group by conducting a group meeting at least every month to discuss and monitor the activity as well as to increase the farmer's innovation in participating in the group.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520050110
Uncontrolled Keywords: Sutainability, sustainable livelihood, accessibility, pentagon assets
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 636 Animal husbandry > 636.5 Chickens and other kinds of domestic birds > 636.508 2 Chickens and other kinds of domestic birds (Breeding)
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 03 Feb 2021 03:42
Last Modified: 03 Feb 2021 03:42
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182481
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item