Analisis Perbedaan Persentase Penutupan Media terhadap Penurunan Bahan Organik Sisa Budidaya Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus)

Kumala, Dara Kamardikan Wan (2020) Analisis Perbedaan Persentase Penutupan Media terhadap Penurunan Bahan Organik Sisa Budidaya Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Air sisa budidaya ikan lele sangkuriang mengandung bahan organik cukup tinggi yang berasal dari feses dan sisa pakan yang tidak termakan, jika air sisa langsung dibuang ke perairan akan dapat menurunkan kualitas air dan menimbulkan pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan persentase penutupan media percobaan menggunakan “besek” terhadap penurunan bahan organik pada air sisa budidaya ikan lele. Dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang disusun dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial, yang terdiri dari 2 faktor yaitu persentase tutupan 25%, 50%, 75% dan 100% dan waktu pengukuran 12 jam, 24 jam, 36 jam, 48 jam, 60 jam dan 72 jam. Pengambilan sampel dilakukan pada outlet kolam induk ikan lele sangkuriang yang tidak pernah diganti airnya selama 3 bulan. Sampel air sisa budidaya diambil dari UPT PTPBP2KP Kepanjen dan penelitian eksperimen dilakukan di Laboratorium Hidrobiologi Divisi Sumberdaya Ikan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya. Sampel air sebanyak 4 liter dimasukkan ke dalam bak percobaan dengan volume 10 liter selanjutnya diberi penutup anyaman bambu “besek” sesuai dengan persentase perlakuan yang berbeda tanpa adanya aerasi pada bak percobaan. Parameter kualitas air yang diukur yaitu suhu, oksigen terlarut, pH, karbondioksida dan bahan organik (TOM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya interaksi tutupan dan waktu berpengaruh terhadap penurunan BO pada air sisa budidaya ikan lele sangkuriang. Hasil pengukuran bahan organik (BO) selama penelitian mengalami penurunan sebesar 17,81% - 82,19%. Penurunan paling optimal yaitu pada luas tutupan 75% dan waktu 48 jam yang mampu menurunkan BO mencapai 82,19% dari bahan organik awal sebesar 73,31 mg/l menjadi 13,06 mg/l. Penurunan bahan organik pada air sisa terjadi karena diduga adanya penguraian bahan organik oleh bakteri pengurai. Hasil pengukuran kualitas air yang didapatkan selama penelitian yaitu suhu berkisar 25,10°C - 26,67°C (rentang suhu tersebut merupakan kisaran optimal bagi bakteri pengurai dalam menguraikan bahan organik), oksigen terlarut diperoleh berkisar 0,67 mg/l - 2,33 mg/l. Rendahnya kadar oksigen terlarut pada air sisa karena bakteri pengurai mengkonsumsi oksigen dalam proses dekomposisi BO, kondisi ini merupakan kondisi transisi antara aerob dan anaerob yang memungkinkan bakteri pengurai tersebut hidup bersamaan dalam mendegradasi BO. pH diperoleh berkisar 7 - 8 (pH pada kisaran tersebut merupakan pH optimal dalam mendegradasi bahan organik) dan karbondioksida diperoleh berkisar 34,63 mg/l - 79,9 mg/l. Tigginya karbondioksida pada penelitian ini karena karbondioksida merupakan salah satu hasil akhir dari proses perombakan. Kesimpulan yang didapatkan yaitu penambahan tutupan “besek” pada media mampu menurunkan BO sebesar 82,19% pada luas tutupan 75% jam ke 48. Dalam penelitian ini masih terdapat sisa BO sebanyak 17,81%. Sehingga perlu perlakuan lebih lanjut yang diperlukan penanganan tingginya karbondioksida, agar ketika dibuang tidak mencemari perairan umum.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520080088
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing > 639.27 Fishing for specific kinds of fishes > 639.274 92 Catfishing / Catfish fisheries
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 20 Feb 2021 07:09
Last Modified: 18 Oct 2021 03:51
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182357
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
Dara Kamardikan Wan Kumala (2).pdf - Published Version
Restricted to Registered users only until 31 December 2022.

Download (4MB)

Actions (login required)

View Item View Item