Penurunan Konsentrasi Zat Warna Remazol Red RB Menggunakan Metode Elektrokoagulasi dengan Variasi Pasangan material elektroda dan Kecepatan Pengadukan

Putra, Bagus Yanuar Widarma and -, Yulizar (2020) Penurunan Konsentrasi Zat Warna Remazol Red RB Menggunakan Metode Elektrokoagulasi dengan Variasi Pasangan material elektroda dan Kecepatan Pengadukan. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Industri tekstil khususnya industri batik di Indonesia telah mengalami perkembangan yang cukup pesat dengan dibuktikannya peningkatan produksi batik sebesar 13% pada tahun 2010. Produksi yang semakin meningkat akan menghasilkan limbah cair yang semakin banyak dan dapat memberikan dampak buruk pada lingkungan dan kesehatan apabila dibuang ke lingkungan tanpa melalui pengolahan terlebih dahulu. Proses pewarnaan adalah proses yang menghasilkan limbah cair dalam jumlah besar. Zat warna yang banyak digunakan adalah Remazol Red RB yang tergolong dalam zat warna azo. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengolah limbah pewarna batik adalah metode elektrokoagulasi. Elektrokoagulasi dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu material elektroda, konduktivitas larutan, bentuk elektroda, pH larutan, kerapatan arus, waktu, kecepatan pengadukan, konsentrasi awal larutan, pasivasi elektroda, jarak elektroda, temperatur dan konfigurasi elektroda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi pasangan material elektroda dan kecepatan pengadukan pada metode elektrokoagulasi terhadap persentasi penurunan zat warna Remazol Red RB. Proses elektrokoagulasi dilakukan dengan menggunakan variasi pasangan material elektroda berupa Al – Fe (Al sebagai anoda) dan Fe – Fe (Fe sebagai anoda) dengan konfigurasi monopolar paralel. Selain itu dilakukan pula variasi kecepatan pengadukan yaitu 0, 50, 100, 150 dan 200 rpm. Proses elektrokoagulasi dilakukan menggunakan limbah zat warna 110 ppm sebanyak 200 mL pada tegangan 5 V selama 60 menit. Pada 10 menit pertama proses elektrokoagulasi dilakukan pengadukan dengan variasi kecepatan 0, 50, 100, 150 dan 200 rpm dan dilanjutkan pengadukan dengan kecepatan 50 rpm hingga menit ke- 60. Selama proses elektrokoagulasi dilakukan pengambilan sampel limbah zat warna yang kemudian diuji menggunakan spektrofotometer UV-Vis untuk mengetahui konsentrasinya. Nilai konsentrasi limbah tersebut akan digunakan untuk menghitung besarnya persentase penurunan konsentrasi zat warna Remazol Red RB. Berdasarkan percobaan dapat diketahui bahwa penggunaan variasi pasangan material elektroda dan kecepatan pengadukan berpengaruh terhadap proses elektrokoagulasi. Kecepatan pengadukan optimum untuk proses elektrokoagulasi diperoleh pada kecepatan 50 rpm. Selain itu, penggunaan pasangan material elektroda Fe – Fe memberikan hasil persentase penurunan yang lebih baik dibandingkan dengan Al – Fe. Persentase penurunan konsentrasi zat warna Fe – Fe sebesar 97,63%, 98,24%, 98,01%, 97,76% dan 97,53%, sedangkan Al – Fe menghasilkan persentase penurunan zat warna sebesar 82,43%, 94,87%, 91,43%, 91,36% dan 88,42%.

English Abstract

The textile industry especially batik industry in Indonesia is developing quite rapidly and it can be seen from the production that increased by 13% in 2010. The increase in batik production will produce more wastewater and can give a negative impact on the environment and health if the wastewater was discharged directly to the environment without any treatment. The coloring process is a process that produces large amounts of wastewater. Remazol Red RB is one of the colorants which is classified as azo dyes and commonly used in dyeing process. One of the methods that can be used to treat the wastewater is electrocoagulation. Electrocoagulation was influenced by several factors like electrode materials, solution conductivity, shape of the electrode, pH of the solution, current density, electrolysis time, stirring speed, initial concentration of solution, electrode passivation, distance between the electrodes, temperature, and arrangement of electrodes. The purpose of this research was to determine the effect of variations in electrode materials and stirring speeds on the electrocoagulation process to the percentage of Remazol Red RB dye removal. The Electrocoagulation process was carried out by using variations of electrode material pairs in the form of Al – Fe (Al as an anode) and Fe – Fe (Fe as an anode) with a parallel monopolar configuration. In addition, the electrocoagulation process was carried out by using 200 mL of 110 ppm dye wastewater with a voltage of 5V for 60 minutes. In the first 10 minutes of the electrocoagulation process, stirring was carried out with variations in speeds of 0, 50, 100, 150 and 200 rpm and continued with stirring at 50 rpm until the end of the process. Sampling was divided into two during the process. For Al –Fe, sampling was carried out every 10 minutes, but for Fe –Fe sampling was carried out every 3 minutes in the first 12 minutes and continued every 10 minutes from the 20th minutes to the 60th minutes. The purpose of the sampling was to measure the final dye concentration using UV-Vis spectrophotometer. The result of final dye concentration measurement will be used to determine dye removal percentages. Based on the experiment, it can be seen that the variations of electrode material pairs and stirring speeds affected to the electrocoagulation process. The optimum stirring speed in this experiment was 50 rpm. In addition, the result of electrocoagulation using Fe – Fe as the electrode materials is better than Al – Fe as the electrode materials. The percentages of Remazol Red RB removal using Fe – Fe are 97,63%, 98, 24%, 98,01%, 97,76% and 97,53%, while Al – Fe are 82,43%, 94,87%, 91,43%, 91,36% dan 88,42%.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520070073
Uncontrolled Keywords: elektrokoagulasi; kecepatan pengadukan; konsentrasi; material elektroda; Remazol Red RB , concentration; electrocoagulation; electrode material; Remazol Red RB; stirring speed
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 628 Sanitary engineering > 628.4 Waste technology, public toilets, street cleaning
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Kimia
Depositing User: Bambang Septiawan
Date Deposited: 04 Feb 2021 08:39
Last Modified: 04 Feb 2021 08:39
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182325
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item