Elektrokoagulasi Konfigurasi Monopolar Seri untuk Penyisihan Remazol Black B dengan Variasi Tegangan dan Konsentrasi Awal Larutan Pewarna Sintetis

Zahra, Annisa Giani and Luqman, Dimas Maulana (2020) Elektrokoagulasi Konfigurasi Monopolar Seri untuk Penyisihan Remazol Black B dengan Variasi Tegangan dan Konsentrasi Awal Larutan Pewarna Sintetis. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Industri batik saat ini berkembang pesat hingga 15% menurut Asosiasi Pertekstilan Indonesia. Dalam pembuatan batik terdapat proses pewarnaan dan percetakan yang menghasilkan limbah cair mengandung zat warna yang sangat karsinogenik, sehingga pewarna harus dibedakan dan dipisahkan dari air limbah sebelum dibuang. Zat warna yang umum digunakan dalam industri batik adalah jenis pewarna reaktif azo, seperti Remazol Black B. Salah satu metode penyisihan limbah cair yang mengandung zat warna yaitu dengan menggunakan metode elektrokoagulasi. Metode elektrokoagulasi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya yaitu arus, tegangan, jenis elektroda, konsentrasi awal larutan, jarak elektroda, serta pasivasi elektroda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tegangan dan konsentrasi awal larutan pewarna sintetis pada penyisihan zat warna Remazol Black B dengan metode elektrokoagulasi. Penelitian elektrokoagulasi ini menggunakan metode penelitian secara kuantitatif dengan variasi tegangan sebesar 10 V, 15 V, 20 V, dan 25 V. Variasi konsentrasi awal larutan pewarna sintetis yang digunakan sebesar 25 ppm, 50 ppm, 75 ppm, 100 ppm, dan 125 ppm. Proses elektrokoagulasi dilakukan pada reaktor 250 mL berisi larutan pewarna sintetis sebanyak 200 mL dengan kecepatan pengadukan 200 rpm selama 60 menit. Elektroda yang digunakan berupa empat buah pelat aluminium dengan ukuran 7 cm × 4 cm, dimana 2 pelat sebagai anoda dan 2 pelat sebagai katoda yang disusun dengan konfigurasi monopolar seri dengan jarak antar elektroda sebesar 0,5 cm. Pengambilan sampel dilakukan setiap 10 menit untuk diukur konsentrasi akhirnya menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil pengukuran konsentrasi akhir digunakan untuk menentukan penyisihan zat warna. Penyisihan zat warna Remazol Black B meningkat seiring dengan meningkatnya tegangan dan konsentrasi awal larutan pewarna sintetis pada proses elektrokoagulasi selama 60 menit. Elektrokoagulasi dengan tegangan bervariasi didapatkan penyisihan sebesar 94,97% pada tegangan 25 V dan konsentrasi awal larutan pewarna sintetis 25 ppm. Elektrokoagulasi dengan variasi konsentrasi awal pewarna sintetis didapatkan penyisihan optimal sebesar 93,33% pada konsentrasi 125 ppm dan tegangan 25 V.

English Abstract

The current batik industry flourishes by 15% according to Indonesia’s Crude Association. Batik production includes a process of dyeing and printing that produces liquid waste that contains highly carcinogecnic colors, so it has to be distinguished and separated from wastewater before disposal. A typical color dye used in the batik industry is azo reactive dye, such as Remazol Black B. One of the methods of dye wastewater removal using an electrocoagulation method. This method is affected by several factors, including current, applied voltage, electrode type, initial concentration of solution, distance between electrodes, and the passivity of electrode. This study aims to identify the effect of voltage and initial concentration of synthetic dyes on the Remazol Black B removal by electrocoagulation methods. This electocoagulation research employed a quantitative study method with voltage variations of 10 V, 15 V, 20 V, and 25 V. Initial concentration of synthetic dye solutions were 25 ppm, 50 ppm, 75 ppm, 100 ppm, and 125 ppm. Electrocoagulation process carried out on a 250 mL reactor containing 200 mL synthetic dye solution with stirring velocity of 200 rpm for 60 minutes. The electrodes used were four plates of aluminium with size 7 cm × 4 cm, where two plates as anodes and two plates as cathodes arranged in series monopolar configuration with distance between the electrodes is 0.5 cm. Sampling was carried out every 10 minutes to measure the final dye concentration using UV-Vis spectrophotometer. The result of final dye concentration measurement used to determine dye removal percentage. Remazol Black B removal increases as the voltage and initial concentration of synthetic dyes increases in the electrocoagulation process for 60 minutes. With the initial concentration of 25 ppm, the optimum voltage in this study was 25 V with removal percentage of 94.97%. Remazol Black B removal increases as the initial concentration of synthetic dye solutions increases in the electrocoagulation process for 60 minutes. With voltage of 25 V, the highest removal is 93,33% by initial concentration of 125 ppm.

Other obstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: 0520070055
Uncontrolled Keywords: aluminium, elektrokoagulasi, konsentrasi, Remazol Black B, tegangan , aluminum, concentration, electrocoagulation, Remazol Black B, voltage
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 535 Light and related radiation > 535.6 Color
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Kimia
Depositing User: Bambang Septiawan
Date Deposited: 03 Feb 2021 06:47
Last Modified: 10 Jan 2023 07:37
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/182258
[thumbnail of DALAM MASA EMBARGO] Text (DALAM MASA EMBARGO)
0520070055-Annisa Giani Zahra.pdf
Restricted to Registered users only until 31 December 2023.

Download (4MB)

Actions (login required)

View Item View Item